Menu

Dark Mode
Perpres Ojol Segera Terbit, Pemerintah Perkuat Perlindungan Pengemudi Perpres Ojol Jadi Payung Baru Kesejahteraan Pengemudi Transportasi Online Perpres Ojol, Harapan Baru Bagi Pengemudi Makin Sejahtera Perpres Ojol Bukti Negara Serius Melindungi Pengemudi Ekonomi Digital Tidak Ada Ampun, Dapur MBG Tak Penuhi Standar Ditutup Permanen Tegas, Pemerintah Tutup Dapur MBG Bermasalah demi Keamanan Pangan Anak

Berita

Hormati Konstitusi, Tolak Provokasi Pemakzulan Wapres Gibran

badge-check


					Hormati Konstitusi, Tolak Provokasi Pemakzulan Wapres Gibran Perbesar

Jakarta – Desakan pemakzulan terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali mencuat setelah Forum Purnawirawan TNI mengirimkan surat resmi kepada DPR dan MPR. Namun, respons tenang dan tegas dari kalangan legislatif menandai bahwa langkah tersebut dinilai tidak berdasar dan berpotensi merusak stabilitas politik nasional.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman, meminta semua pihak untuk tidak terbawa arus provokasi yang berpotensi menimbulkan kegaduhan politik. Ia menegaskan bahwa hasil pemilu adalah wujud kedaulatan rakyat yang harus dijaga bersama.
“Sudah, hormati hasil Pemilu ya,” ujar Habiburokhman di Kompleks Parlemen.

Ia menekankan bahwa dalam sistem demokrasi, pergantian kepemimpinan hanya bisa dilakukan melalui mekanisme yang sah dan sesuai konstitusi.

“Jangan ganggu jalannya pemerintahan dengan isu-isu yang tidak berdasar. Kalau ada ketidakpuasan, salurkan lewat jalur hukum, bukan narasi pemakzulan,” tegas Habiburokhman.

Lebih lanjut, ia menilai isu yang dilemparkan ke publik tanpa pijakan hukum yang kuat hanya akan memperkeruh ruang demokrasi dan melemahkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.

“Ini saatnya semua komponen bangsa fokus pada kerja nyata, bukan sibuk membangun wacana yang memecah belah,” tambah Habiburokhman.

Sebelumnya, Forum Purnawirawan TNI mengirimkan surat bernomor 003/FPPTNI/V/2025 yang berisi usulan pemakzulan Gibran kepada pimpinan DPR dan MPR. Surat tersebut diklaim telah masuk ke Sekretariat Jenderal parlemen sejak awal Juni lalu. Namun hingga kini, belum ada pernyataan resmi mengenai proses lebih lanjut atas surat itu.

Di tengah masa transisi pemerintahan, stabilitas politik menjadi faktor krusial bagi kelanjutan pembangunan nasional. Suara-suara yang mendorong provokasi politik perlu dihadapi dengan ketegasan dan kedewasaan dalam menjaga demokrasi yang sehat dan berlandaskan hukum.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Tegaskan PFII Tetap Kawal Transparansi dan Aturan Antipencucian Uang

22 August 2026 - 00:14

Investor Global Sambut Positif Rencana Pengembangan PFII di Indonesia

22 August 2026 - 00:14

Pemerintah Pastikan Pembangunan Koperasi Merah Putih Terus Dikoreksi dan Dipercepat

22 August 2026 - 00:14

Pemerintah Tertibkan Lokasi Koperasi Merah Putih Lebih Tepat Guna

22 August 2026 - 00:14

Pemerintah Perkuat Satgas Karhutla untuk Lindungi Layanan Dasar Masyarakat

22 August 2026 - 00:14

Trending on Berita