Menu ✖

Dark Mode
Pemerintah Perkuat Penyaluran Bansos Beras bagi Keluarga Membutuhkan Pemerintah Kawal Penyaluran Bansos Beras hingga Penerima Manfaat Musim Hujan Lebih Singkat, Semua Pihak Perlu Antisipasi Risiko Bencana Hidrometeorologi Bencana Hidrometeorologi Diwaspadai, BMKG Ingatkan Risiko Banjir dan Longsor Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat Kontribusi Investasi Hilirisasi Meningkat, Pemerintah Fokus pada Kualitas

Berita

Dukungan Mengalir atas Seruan Presiden Prabowo Perangi Korupsi

badge-check


					Dukungan Mengalir atas Seruan Presiden Prabowo Perangi Korupsi Perbesar

Jakarta — Gelombang dukungan terus mengalir atas seruan Presiden RI, Prabowo Subianto untuk memerangi korupsi secara menyeluruh dan tanpa kompromi. Komitmen tersebut dipandang sebagai penegasan arah kepemimpinan nasional dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada kepentingan rakyat. Pemberantasan korupsi dinilai menjadi fondasi penting dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Presiden RI, Prabowo Subianto kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk memerangi korupsi, praktik manipulatif dalam penggunaan uang rakyat, serta pemborosan anggaran negara. Seluruh jajaran pemerintahan, termasuk di lingkungan BUMN, diminta bekerja secara efisien, transparan, dan bersih.

“Saya merasakan Indonesia sekarang berada di momentum bangkit, momentum optimis, momentum kerja keras. Untuk itu, semua, sekali lagi saya ingatkan seluruh pejabat, seluruh petugas di BUMN-BUMN untuk mulai dan meneruskan cara bekerja yang efisien, memberi pelayanan dengan manajemen terbaik, manajemen yang transparan, manajemen yang bersih,” kata Presiden Prabowo.

“Kita harus terus memerangi korupsi, manipulasi, boros, pekerjaan yang boros. Hentikan semua kebocoran! Dengan demikian ekonomi kita akan meningkat dengan baik, kesejahteraan rakyat akan meningkat,” sambung Presiden.

Penegasan tersebut dinilai sebagai sinyal kuat bahwa perang terhadap korupsi menjadi prioritas strategis nasional. Upaya ini tidak hanya menyasar kasus besar, tetapi juga berbagai bentuk penyimpangan yang merugikan keuangan negara dan menghambat pelayanan publik.

Dukungan datang dari kalangan akademisi, pelaku usaha, organisasi masyarakat sipil, hingga komunitas pemuda yang menilai konsistensi penegakan hukum akan memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi negara.

Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis (TPS), Agung Baskoro, menyatakan tingginya tingkat kepuasan publik ini merupakan sinyal positif bahwa arah pemberantasan korupsi di bawah Prabowo-Gibran berjalan sesuai harapan.

“Komitmen Presiden Prabowo tidak berhenti pada pernyataan simbolik, melainkan sudah diwujudkan melalui tindakan nyata. Pemberantasan korupsi kini memasuki fase implementasi, tidak lagi sekadar jargon politik.” tegas Agung.

Di sektor ekonomi, komitmen antikorupsi diyakini menciptakan iklim investasi yang lebih sehat dan kompetitif melalui kepastian hukum dan tata kelola yang akuntabel. Reformasi birokrasi, digitalisasi layanan publik, serta penguatan pengawasan menjadi bagian penting dalam menutup celah penyimpangan.

Dengan dukungan luas masyarakat, seruan memerangi korupsi berkembang menjadi gerakan nasional demi mewujudkan pemerintahan yang bersih, berwibawa, dan berpihak pada kepentingan rakyat.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Perkuat Penyaluran Bansos Beras bagi Keluarga Membutuhkan

26 October 2026 - 01:24

Pemerintah Kawal Penyaluran Bansos Beras hingga Penerima Manfaat

26 October 2026 - 01:24

Musim Hujan Lebih Singkat, Semua Pihak Perlu Antisipasi Risiko Bencana Hidrometeorologi

26 October 2026 - 01:24

Bencana Hidrometeorologi Diwaspadai, BMKG Ingatkan Risiko Banjir dan Longsor

26 October 2026 - 01:24

Makin Dirasakan Manfaatnya, Kontribusi Hilirisasi terhadap Investasi Meningkat

26 October 2026 - 01:24

Trending on Berita