Menu

Dark Mode
Perjalanan Reformasi Masih Berlanjut Melalui Penguatan Institusi Negara Pasokan Minyakita Tetap Aman, Pemerintah Fokuskan Distribusi ke Pasar Rakyat Koordinasi Distribusi Diperkuat untuk Menjaga Ketersediaan Minyakita di Seluruh Daerah Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar Pengalihan Distribusi Minyakita: Masyarakat Lebih Mudah Dapatkan Minyak Goreng Terjangkau Fakta Kemajuan Nasional Menegaskan Semangat Reformasi Tetap Terjaga

Berita

Danantara Siap Evaluasi Total BUMN, Targetkan Aset Tembus USD 1 Triliun

badge-check


					Danantara Siap Evaluasi Total BUMN, Targetkan Aset Tembus USD 1 Triliun Perbesar

JAKARTA – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) tengah memulai langkah besar dalam pengelolaan aset negara dengan target ambisius menembus nilai aset hingga USD 1 triliun. Transformasi pengelolaan BUMN melalui konsolidasi dan evaluasi menyeluruh menjadi langkah awal dari visi besar Danantara dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional.

Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan P. Roeslani, menegaskan lembaga ini secara resmi telah mengelola 844 perusahaan pelat merah, mulai dari anak, cucu, hingga cicit perusahaan BUMN, sejak 21 Maret 2025.

“Itu semua sekarang berada di bawah kendali Danantara dan sudah mulai kami konsolidasikan,” ujar Rosan di Jakarta.

Tak hanya terbatas pada perusahaan BUMN, Danantara juga akan mengelola sejumlah aset negara lainnya, termasuk kawasan strategis seperti Gelora Bung Karno (GBK). Aset ini sebelumnya berada di bawah pengelolaan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg), namun ke depan akan dialihkan ke Danantara untuk dikelola secara lebih produktif.

“Jadi GBK dan seluruh lokasi yang ada di sini akan dimasukkan ke dalam Danantara. Dan dilakukan perencanaan yang matang agar ini menjadi aset yang produktif,” imbuh Rosan.

Saat ini, total nilai aset yang telah dikelola Danantara mencapai USD 982 miliar. Dengan tambahan aset seperti GBK dan aset lainnya dari Kemensetneg yang ditaksir bernilai USD 25 miliar, total nilai aset yang dikelola diprediksi segera melampaui USD 1 triliun.

D sisi lain, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keyakinannya terhadap potensi besar Danantara sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kita kelola dengan baik, kita hitung aset kita ternyata kita kaya. Mungkin sebentar lagi kekayaan Danantara akan tembus USD 1 triliun,” ujar Prabowo dalam arahannya kepada manajemen Danantara dan BUMN.

Prabowo menekankan pentingnya reformasi manajemen secara menyeluruh, termasuk evaluasi rutin terhadap integritas dan kinerja direksi. Untuk proses rekrutmen pegawai Danantara harus bebas dari unsur SARA dan kepentingan politik.

“Kalau dia tidak berprestasi, malas, atau menyalahgunakan wewenang, saya minta diganti,” tegasnya.

Langkah BPI Danantara ini dinilai sebagai momentum strategis dalam menciptakan tata kelola aset negara yang transparan dan akuntabel. Dengan pendekatan profesional dan komitmen tinggi terhadap efisiensi, target USD 1 triliun bukan sekadar ambisi, tetapi refleksi dari potensi besar kekayaan negara yang dikelola dengan visi masa depan. {}

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Perjalanan Reformasi Masih Berlanjut Melalui Penguatan Institusi Negara

10 June 2026 - 09:45

Pasokan Minyakita Tetap Aman, Pemerintah Fokuskan Distribusi ke Pasar Rakyat

10 June 2026 - 09:45

Koordinasi Distribusi Diperkuat untuk Menjaga Ketersediaan Minyakita di Seluruh Daerah

10 June 2026 - 09:45

Fakta Kemajuan Nasional Menegaskan Semangat Reformasi Tetap Terjaga

10 June 2026 - 09:45

Ketahanan Pangan Diperkuat melalui Hilirisasi Pertanian dan Inovasi Agroindustri

10 June 2026 - 09:45

Trending on Berita