Menu

Dark Mode
Pemerintah Kebut Swasembada Bawang Putih, Ketergantungan Impor Ditargetkan Turun Presiden Prabowo Targetkan Indonesia Setop Impor Bawang Putih dalam 3 hingga 4 Tahun Swasembada Bawang Putih dan Jalan Baru Kedaulatan Pangan Indonesia Dukungan Untuk Pembibitan Petani Indonesia Kejar Swasembada Bawang Putih Paket Stimulus Pemerintah Dinilai Jadi Bantalan Penting Hadapi Tekanan Global Ekonomi Semester II Didorong Lewat Stimulus, Pemerintah Fokus Jaga Daya Beli

Berita

Danantara Benahi Struktur BUMN, Pemerintah Dorong Pengelolaan Aset Lebih Produktif

badge-check


					Danantara Benahi Struktur BUMN, Pemerintah Dorong Pengelolaan Aset Lebih Produktif Perbesar

Jakarta – Pemerintah melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) terus memperkuat transformasi pengelolaan aset negara guna meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan daya saing ekonomi nasional. Penataan struktur perusahaan negara menjadi bagian dari agenda besar pemerintah untuk memastikan aset publik mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Chief Executive Officer Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa pembentukan dan penguatan peran Danantara merupakan langkah strategis untuk memastikan aset negara dapat dikelola secara optimal dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas.

“Danantara hadir untuk memastikan pengelolaan aset negara menjadi lebih produktif, efisien, dan mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Rosan.

Pemerintah menilai pengelolaan aset yang lebih terintegrasi menjadi kebutuhan penting di tengah meningkatnya kebutuhan investasi dan persaingan ekonomi global. Melalui Danantara, pengelolaan aset negara diarahkan agar lebih adaptif, profesional, dan mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Menurut pemerintah, pembenahan struktur perusahaan negara bukan sekadar restrukturisasi kelembagaan, tetapi juga bagian dari pembangunan ekosistem investasi yang lebih modern dan berorientasi pada hasil. Fokus pengelolaan diarahkan pada sektor-sektor prioritas seperti hilirisasi industri, ketahanan pangan, energi, infrastruktur, teknologi, dan industri strategis nasional.

Ekonom Senior Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin, menilai langkah konsolidasi aset dan penguatan tata kelola menjadi bagian penting dalam meningkatkan efektivitas perusahaan negara.

“Penataan struktur dan fokus pengelolaan investasi dapat menjadi instrumen penting untuk memperbesar produktivitas aset nasional dan meningkatkan daya saing ekonomi Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Bhima Yudhistira, menilai keberhasilan transformasi pengelolaan aset sangat ditentukan oleh konsistensi implementasi dan kualitas tata kelola.

“Yang terpenting adalah memastikan setiap aset negara menghasilkan manfaat ekonomi yang terukur dan dikelola secara transparan agar kepercayaan publik dan investor terus meningkat,” katanya.

Selain mendorong efisiensi, pemerintah juga menargetkan penguatan produktivitas aset dapat memperbesar kapasitas pembiayaan pembangunan nasional serta memperluas ruang investasi pada sektor-sektor prioritas.

Pemerintah optimistis langkah pembenahan yang dilakukan melalui Danantara akan memperkuat kualitas pengelolaan aset nasional sekaligus menciptakan ruang pertumbuhan ekonomi yang lebih sehat dan berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Kebut Swasembada Bawang Putih, Ketergantungan Impor Ditargetkan Turun

24 June 2026 - 10:12

Presiden Prabowo Targetkan Indonesia Setop Impor Bawang Putih dalam 3 hingga 4 Tahun

24 June 2026 - 10:12

Ekonomi Semester II Didorong Lewat Stimulus, Pemerintah Fokus Jaga Daya Beli

24 June 2026 - 10:12

Paket Stimulus Pemerintah Dinilai Jadi Bantalan Penting Hadapi Tekanan Global

24 June 2026 - 10:12

Danantara Pangkas Entitas BUMN untuk Efisiensi dan Kurangi Beban Negara

24 June 2026 - 10:12

Trending on Berita