Menu

Dark Mode
Peresmian BBM B50 Menjadi Tonggak Penguatan Transisi Energi Nasional RAPBN 2027 Ekspansif, Terukur, dan Tetap Prudensial RAPBN 2027 dan Jalan Transformasi Struktural Ekonomi Indonesia Resmikan Biodiesel B50, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Swasembada Energi Presiden Prabowo Resmikan Program B50, Indonesia Perkuat Kemandirian Energi Presiden Prabowo Dorong Kemandirian Energi melalui Peluncuran Biodiesel B50

Berita

Capaian CKG di Sejumlah Wilayah Dinilai Positif dan Merata

badge-check


					Capaian CKG di Sejumlah Wilayah Dinilai Positif dan Merata Perbesar

Jakarta — Capaian program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di sejumlah wilayah dinilai menunjukkan hasil yang positif dan semakin merata. Implementasi yang dilakukan secara bertahap dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah mampu memperluas jangkauan layanan sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat.

Pelaksanaan CKG kini diperluas, tidak hanya di Puskesmas, tetapi menjangkau sekolah, tempat kerja, hingga berbagai institusi lainnya. Perluasan ini memperkuat pendekatan promotif dan preventif dengan mendekatkan layanan kesehatan ke aktivitas harian masyarakat. Strategi tersebut dinilai efektif dalam menjangkau kelompok usia produktif dan pelajar yang sebelumnya memiliki keterbatasan waktu untuk melakukan pemeriksaan rutin.

Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menunjukkan capaian CKG terus meningkat. Dimana hingga awal 2026, lebih dari 4,5 juta masyarakat telah mengikuti CKG.

“Tujuan akhirnya sederhana, jangan sampai masyarakat terlambat berobat. Jalur utama agar masyarakat sehat bukan hanya tahu, tapi benar-benar memastikan kita tidak sedang kurang sehat,” jelas Menkes Budi.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa orientasi utama program ini adalah pencegahan dan deteksi dini agar risiko penyakit dapat ditangani sebelum berkembang lebih lanjut.

Sejumlah wilayah di Pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi hingga kawasan timur Indonesia mencatat tren capaian yang relatif seimbang. Optimalisasi sistem pendataan digital dan penguatan koordinasi antarinstansi dinilai mempercepat proses layanan serta pelaporan. Pemerintah daerah juga semakin adaptif dalam menyesuaikan pelaksanaan program dengan karakteristik wilayah masing-masing.

Capaian positif juga terlihat di ibu kota. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengatakan cakupan program CKG telah melampaui target yang ditetapkan melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025-2029 sebesar 36 persen.

“Pada tahun 2025, sebanyak 4.202.586 orang telah menerima CKG atau sebesar 37,5 persen dari total penduduk sasaran CKG,” kata Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati.

Realisasi tersebut menunjukkan efektivitas strategi pelaksanaan di wilayah dengan jumlah penduduk besar dan mobilitas tinggi.

Secara umum, pemerataan capaian CKG mencerminkan semakin kuatnya tata kelola dan koordinasi lintas sektor dalam mendukung layanan kesehatan preventif. Dengan capaian yang terus meningkat dan distribusi yang semakin merata, CKG dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun budaya pemeriksaan kesehatan rutin di tengah masyarakat. Upaya ini diharapkan memperkuat sistem kesehatan nasional sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Resmikan Biodiesel B50, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Swasembada Energi

10 July 2026 - 10:08

Presiden Prabowo Resmikan Program B50, Indonesia Perkuat Kemandirian Energi

10 July 2026 - 10:08

Skema Baru MBG Disiapkan Agar Program Lebih Efisien dan Tepat Sasaran

10 July 2026 - 10:08

RAPBN 2027, Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi tanpa Abaikan Stabilitas Nasional

10 July 2026 - 10:08

Target Pertumbuhan Optimistis, RAPBN 2027 Perkuat Daya Tahan Ekonomi Nasional

10 July 2026 - 10:08

Trending on Berita