Menu

Dark Mode
Peresmian BBM B50 Menjadi Tonggak Penguatan Transisi Energi Nasional RAPBN 2027 Ekspansif, Terukur, dan Tetap Prudensial RAPBN 2027 dan Jalan Transformasi Struktural Ekonomi Indonesia Resmikan Biodiesel B50, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Swasembada Energi Presiden Prabowo Resmikan Program B50, Indonesia Perkuat Kemandirian Energi Presiden Prabowo Dorong Kemandirian Energi melalui Peluncuran Biodiesel B50

Berita

Beasiswa Otsus Papua Buka Peluang Kuliah hingga Luar Negeri

badge-check


					Beasiswa Otsus Papua Buka Peluang Kuliah hingga Luar Negeri Perbesar

Jakarta – Program beasiswa Otonomi Khusus (Otsus) Papua menjadi salah satu skema pendanaan pendidikan yang dimanfaatkan untuk mendukung akses generasi muda Papua menempuh pendidikan tinggi, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Program ini dinilai berperan dalam memperluas kesempatan belajar bagi pelajar dan mahasiswa Papua melalui dukungan pembiayaan dari dana Otsus.

Dua perempuan muda Papua, Cecilia Novani Mehue dan Yunita Alanda Monim, menilai beasiswa Otsus harus dimanfaatkan secara maksimal agar semakin banyak anak muda Papua memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih luas.

Keduanya juga mendorong pemerintah daerah terus memperkuat sosialisasi program, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih merata oleh masyarakat.

Cecilia Mehue menjadi contoh keberhasilan program tersebut. Ia berhasil menempuh pendidikan Strata 1 dan Strata 2 di Oregon State University, Amerika Serikat, melalui beasiswa Otsus Papua. Setelah menyelesaikan studi selama kurang lebih tujuh tahun, Cecilia memilih kembali ke Papua untuk mengabdi.

“Saya ini aset hidup otonomi khusus Papua. Jadi saya harus pulang ke Papua untuk membantu masyarakat dalam bentuk apapun,” kata Cecilia.

Selama menjalani pendidikan di Amerika Serikat, Cecilia aktif dalam organisasi Ikatan Mahasiswa Papua Amerika dan Kanada (IMAPA), bahkan dipercaya sebagai Wakil Presiden.

“Saya ini berasal dari keluarga yang sederhana. Karena itu saya mencari beasiswa untuk sekolah dan pulang membantu orang tua dan masyarakat kami,” ungkapnya.

Sepulang ke Papua, Cecilia mulai menerapkan ilmunya melalui berbagai aktivitas sosial. Ia juga ikut seleksi anggota DPRP Papua jalur Otsus periode 2024–2029 dan berhasil terpilih sebagai anggota dewan.

“Sebagai anggota Dewan hasil pengangkatan dari jalur Otsus, tugas saya adalah menjaga dan memperjuangan hak-hak adat orang asli Papua agar bisa masuk dalam program pemerintah daerah,” timpalnya.

Sementara itu, Puteri Indonesia Papua 2023, Yunita Alanda Monim menilai program beasiswa Otsus kini semakin dirasakan manfaatnya.

“Yang penting pemerintah perlu terus melakukan sosialisasi tentang program-program Otsus supaya makin banyak masyarakat Papua merasakan manfaatnya, terutama di bidang pendidikan,” kata Yunita.

Menurutnya, pendidikan harus menjadi fokus utama program Otsus agar anak muda Papua semakin berdaya dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. #

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Resmikan Biodiesel B50, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Swasembada Energi

10 July 2026 - 10:08

Presiden Prabowo Resmikan Program B50, Indonesia Perkuat Kemandirian Energi

10 July 2026 - 10:08

Skema Baru MBG Disiapkan Agar Program Lebih Efisien dan Tepat Sasaran

10 July 2026 - 10:08

RAPBN 2027, Pemerintah Dorong Pertumbuhan Ekonomi tanpa Abaikan Stabilitas Nasional

10 July 2026 - 10:08

Target Pertumbuhan Optimistis, RAPBN 2027 Perkuat Daya Tahan Ekonomi Nasional

10 July 2026 - 10:08

Trending on Berita