Menu

Dark Mode
Pemerintah Kebut Swasembada Bawang Putih, Ketergantungan Impor Ditargetkan Turun Presiden Prabowo Targetkan Indonesia Setop Impor Bawang Putih dalam 3 hingga 4 Tahun Swasembada Bawang Putih dan Jalan Baru Kedaulatan Pangan Indonesia Dukungan Untuk Pembibitan Petani Indonesia Kejar Swasembada Bawang Putih Paket Stimulus Pemerintah Dinilai Jadi Bantalan Penting Hadapi Tekanan Global Ekonomi Semester II Didorong Lewat Stimulus, Pemerintah Fokus Jaga Daya Beli

Berita

Buruh Tunjukkan Martabat dan Semangat Persatuan di May Day 2025

badge-check


					Buruh Tunjukkan Martabat dan Semangat Persatuan di May Day 2025 Perbesar

Jakarta – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada 1 Mei 2025, seruan untuk memperingatinya secara damai, bermartabat, dan penuh makna digaungkan oleh berbagai elemen serikat pekerja dan tokoh masyarakat. Momentum ini dinilai tidak hanya sebagai hari perjuangan buruh, tetapi juga refleksi atas peran strategis pekerja dalam menjaga stabilitas bangsa dan kemajuan ekonomi nasional.

Dewan Pimpinan Daerah Serikat Pekerja Nasional (DPD-SPN) Provinsi Banten mengajak seluruh buruh untuk memperingati May Day 2025 secara bermartabat, damai, dan bermakna. “May Day tahun 2025 ini mari kita peringati dan rayakan dengan cara-cara yang bermartabat, damai, dan bermakna,” ujar perwakilan DPD-SPN Banten. Mereka juga mendorong para buruh menyampaikan aspirasi dengan semangat dan kecerdasan, termasuk dalam aksi unjuk rasa yang akan digelar di depan Monas.

Senada dengan itu, Ketua Umum Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), Habib Syakur Ali mengingatkan agar aspirasi disampaikan secara damai dan produktif. “May Day adalah momen penting bagi buruh untuk menyuarakan hak-haknya, tetapi harus dirayakan dengan cara yang positif, riang gembira, dan tetap menjaga persatuan,” tegasnya.

Sementara itu, pengamat politik dari Universitas Sebelas Maret (UNS), Dr. Nurmadi Harsa Sumarta menilai pentingnya sikap bijak dari para buruh dalam menyikapi May Day. Menurutnya, aksi demonstrasi yang tidak dikelola secara bijak bisa menimbulkan efek domino berupa kerugian ekonomi dan kehancuran reputasi industri. Ia mengingatkan agar iklim investasi tetap dijaga demi kesejahteraan bersama.

Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Aceh Selatan, Muhammad Dini menyebut, “May Day is Collaboration Day, semangat harus tetap digelorakan, mari kita rajut kebersamaan untuk peningkatan kesejahteraan pekerja dan produktivitas nasional.”

Dukungan terhadap pelaksanaan aksi yang tertib juga datang dari Ketua Umum AJI, Nany Afrida, serta Ketua DPC Garteks Kabupaten Subang, Herman, yang menekankan pentingnya sinergi dengan aparat dan menjaga suasana kondusif.

“Bangsa ini besar bukan karena gaduhnya, tetapi karena bersatunya,” tutup pernyataan SPN Banten, mencerminkan semangat buruh yang cerdas, bersatu, dan bermartabat.

Dengan semangat reflektif dan kolaboratif, May Day 2025 menjadi pengingat bahwa perjuangan buruh harus dilandasi kebijaksanaan, kedamaian, dan komitmen menjaga keharmonisan sosial. Inilah saatnya menjadikan Hari Buruh sebagai ruang evaluasi diri dan peneguhan sikap yang dewasa di hadapan publik.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Kebut Swasembada Bawang Putih, Ketergantungan Impor Ditargetkan Turun

24 June 2026 - 10:12

Presiden Prabowo Targetkan Indonesia Setop Impor Bawang Putih dalam 3 hingga 4 Tahun

24 June 2026 - 10:12

Ekonomi Semester II Didorong Lewat Stimulus, Pemerintah Fokus Jaga Daya Beli

24 June 2026 - 10:12

Paket Stimulus Pemerintah Dinilai Jadi Bantalan Penting Hadapi Tekanan Global

24 June 2026 - 10:12

Danantara Benahi Struktur BUMN, Pemerintah Dorong Pengelolaan Aset Lebih Produktif

24 June 2026 - 10:12

Trending on Berita