Menu

Dark Mode
Pemerintah Kebut Swasembada Bawang Putih, Ketergantungan Impor Ditargetkan Turun Presiden Prabowo Targetkan Indonesia Setop Impor Bawang Putih dalam 3 hingga 4 Tahun Swasembada Bawang Putih dan Jalan Baru Kedaulatan Pangan Indonesia Dukungan Untuk Pembibitan Petani Indonesia Kejar Swasembada Bawang Putih Paket Stimulus Pemerintah Dinilai Jadi Bantalan Penting Hadapi Tekanan Global Ekonomi Semester II Didorong Lewat Stimulus, Pemerintah Fokus Jaga Daya Beli

Berita

Pimpinan Buruh: Perayaan May Day 2025 Harus Damai, dan Tetap Dukung Pemerintahan Prabowo

badge-check


					Pimpinan Buruh: Perayaan May Day 2025 Harus Damai, dan Tetap Dukung Pemerintahan Prabowo Perbesar

Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) KSBSI, Dedi Hardianto mengajak seluruh buruh untuk dapat merayakan Hari Buruh (May Day) tahun 2025 dengan damai dan tetap mendukung segala program pemerintahan Prabowo dalam menyejahterakan Buruh.

Pernyataan tersebut di sampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) KSBSI, Dedi Hardianto saat di Jakarta 29/4/2025.

Menurutnya, buruh harus dapat dewasa dan bertanggung jawab dalam merayakan Hari May Day.

“Aksi Buruh dalam perayaan May Day harus Damai dan Bertanggung Jawab serta tetap dukung Pemerintah Prabowo dalam Menyejahterakan Pekerja”, ujarnya.

Hal senada juga di sampaikan Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal

Said Iqbal mengatakan kehadiran Presiden Prabowo Subianto dalam Perayaan May Day Menjadi Momen Bersejarah dan simbol komitmen Pemerintah dalam menghormati perjuangan buruh.

“Presiden Prabowo akan hadir di lapangan monas, hal ini adalah sejarah yang kedua terulang kembali, seorang Presiden RI hadir langsung bersama buruh dalam perayaan May Day atau Hari Buruh Internasional, yang pertama melakukan itu adalah Bung Karno atau Ir Soekarno pada tanggal 1 Mei 1965”, jelasnya.

Dilain pihak, Pengamat Politik Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Dr. Nurmadi Harsa Sumarta mengatakan May Day sebagai momentum refleksi dan sikap bijak Buruh.

“Demonstrasi yang tidak bijak menimbulkan banyak dampak negatif dan buruh juga harus dapat menjaga iklim investasi untuk kesejahteraan bersama, pungkasnya.

“Jangan sampai kondisi yang tidak kondusif dapat mencemarkan nama Indonesia sehingga para investor pada hengkang sehingga pentingnya peran buruh dalam menjaga kondusifitas didalam negeri”, tutupnya.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Kebut Swasembada Bawang Putih, Ketergantungan Impor Ditargetkan Turun

24 June 2026 - 10:12

Presiden Prabowo Targetkan Indonesia Setop Impor Bawang Putih dalam 3 hingga 4 Tahun

24 June 2026 - 10:12

Ekonomi Semester II Didorong Lewat Stimulus, Pemerintah Fokus Jaga Daya Beli

24 June 2026 - 10:12

Paket Stimulus Pemerintah Dinilai Jadi Bantalan Penting Hadapi Tekanan Global

24 June 2026 - 10:12

Danantara Benahi Struktur BUMN, Pemerintah Dorong Pengelolaan Aset Lebih Produktif

24 June 2026 - 10:12

Trending on Berita