Menu ✖

Dark Mode
Prabowo Perkuat Bantuan Pangan dan Subsidi Upah bagi Kelompok Rentan Pemerintah Gelontorkan Bantuan Pangan dan Subsidi Upah Kuartal IV Prabowo Memilih Bantuan Pangan dan Subsidi Upah untuk Memastikan Rakyat Tetap Bertahan   Bantuan Pangan dan Subsidi Upah: Sinyal Kuat Pemerintah Tidak Membiarkan Rakyat Sendiri   Sertifikasi Halal MBG Didorong untuk Seluruh Dapur SPPG Pemerintah Siapkan Regulasi Teknis Sertifikasi Halal MBG

Berita

Dampak Global Meningkat, Pemerintah Aktif Amankan Energi Nasional

badge-check


					Dampak Global Meningkat, Pemerintah Aktif Amankan Energi Nasional Perbesar

Jakarta – Pemerintah bergerak cepat menjaga stabilitas energi nasional di tengah meningkatnya tensi geopolitik global yang berpotensi mengganggu rantai pasok minyak dan gas. Saat banyak negara menghadapi tekanan harga, Indonesia menegaskan komitmennya menjaga pasokan dan harga energi tetap aman bagi masyarakat.

Stok BBM nasional dilaporkan berada di atas batas aman, sementara kerja sama dengan mitra strategis terus diperluas guna memperkuat cadangan domestik.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, memastikan kondisi global tidak akan langsung mengganggu kebutuhan energi masyarakat.

“Pemerintah berupaya agar harga BBM dan LPG subsidi di Indonesia tidak mengalami kenaikan dan kami terus mencari jalan keluar,” ujar Bahlil.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi dari sisi pasokan.

“Kita akan berdayakan sumber daya alam yang kita punya, sehingga swasembada energi bisa tercapai,” kata Bahlil.

Menurutnya, stok nasional dalam kondisi aman dan pemerintah terus meminimalkan impor melalui penguatan produksi domestik, diversifikasi sumber pasokan, hingga pembangunan fasilitas penyimpanan baru agar cadangan energi semakin kokoh menghadapi gejolak eksternal.

Sekretaris Jenderal BPP HIPMI, Anggawira, melihat langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas energi sebagai fondasi penting bagi keberlanjutan iklim investasi. Ia menilai kepastian harga BBM subsidi dan LPG memberi ruang napas bagi sektor industri, logistik, serta UMKM agar tetap bergerak produktif.

“Yang dibutuhkan dunia usaha saat ini adalah kepastian. Ketika pemerintah cepat mengamankan pasokan dan menjaga harga tetap stabil, maka kepercayaan pelaku usaha juga tetap terjaga,” tutur Anggawira.

Menurut Anggawira, langkah mitigasi yang dilakukan pemerintah juga memberikan efek psikologis positif di pasar.

“Stabilitas energi sangat menentukan biaya produksi dan distribusi. Karena itu, respons cepat pemerintah dalam mengantisipasi dampak global patut diapresiasi,” katanya.

Dukungan dunia usaha ini memperlihatkan bahwa kebijakan energi pemerintah tidak hanya melindungi masyarakat, tetapi juga menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan optimisme besar pemerintah dalam menghadapi tekanan global yang saat ini melanda banyak negara.

“Saya percaya diri tidak ada itu bagi saya Indonesia gelap, Indonesia cerah di saat banyak negara susah,” ujarnya.

Presiden juga menekankan bahwa penguatan ketahanan energi tidak berhenti pada stabilisasi jangka pendek, tetapi diarahkan untuk membangun fondasi jangka panjang melalui swasembada energi, penguatan lifting migas, pengembangan bioenergi, serta percepatan hilirisasi sumber daya alam.***

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Prabowo Perkuat Bantuan Pangan dan Subsidi Upah bagi Kelompok Rentan

2 October 2026 - 22:26

Pemerintah Gelontorkan Bantuan Pangan dan Subsidi Upah Kuartal IV

2 October 2026 - 22:26

Sertifikasi Halal MBG Didorong untuk Seluruh Dapur SPPG

2 October 2026 - 22:25

Pemerintah Siapkan Regulasi Teknis Sertifikasi Halal MBG

2 October 2026 - 22:25

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Integritas Pemerintahan Dinilai Makin Menguat

2 October 2026 - 22:25

Trending on Berita