Menu ✖

Dark Mode
Prabowo Perkuat Bantuan Pangan dan Subsidi Upah bagi Kelompok Rentan Pemerintah Gelontorkan Bantuan Pangan dan Subsidi Upah Kuartal IV Prabowo Memilih Bantuan Pangan dan Subsidi Upah untuk Memastikan Rakyat Tetap Bertahan   Bantuan Pangan dan Subsidi Upah: Sinyal Kuat Pemerintah Tidak Membiarkan Rakyat Sendiri   Sertifikasi Halal MBG Didorong untuk Seluruh Dapur SPPG Pemerintah Siapkan Regulasi Teknis Sertifikasi Halal MBG

Berita

Pemerintah Pastikan Stabilitas Harga Pangan di Tengah Gejolak Dunia

badge-check


					Pemerintah Pastikan Stabilitas Harga Pangan di Tengah Gejolak Dunia Perbesar

Jakarta – Pemerintah memastikan stabilitas harga pangan tetap terjaga di tengah dinamika global melalui berbagai intervensi yang terukur. Upaya ini dilakukan untuk menjaga keseimbangan harga di tingkat produsen dan konsumen, sekaligus melindungi petani serta mempertahankan daya beli masyarakat.

Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Badan Pangan Nasional (Bapanas), Maino Dwi Hartono, menegaskan bahwa langkah pemerintah dilakukan secara kolaboratif dan responsif.

“Pemerintah terus menjaga stabilitas pangan nasional melalui langkah-langkah kolaboratif yang terukur dan responsif,” ujarnya.

Harga pangan pokok strategis terpantau stabil di tingkat konsumen. Di sisi lain, perhatian terhadap keseimbangan harga di tingkat produsen terus diperkuat guna menjaga keberlanjutan usaha petani dan peternak.

Menurutnya, stabilitas harga dan ketersediaan stok mulai menunjukkan hasil positif, seiring efektifnya penerapan instrumen kebijakan seperti harga eceran tertinggi (HET) dan harga acuan penjualan (HAP).

“Namun kadang yang terjadi di lapangan, dinamikanya cepat berubah. Begitu harga di konsumen berfluktuasi, pemerintah cepat bertindak. Ini tentu langkah taktis yang luar biasa,” jelasnya.

Pengawasan harga juga terus diperkuat bersama Satgas Saber Pangan.

“Pengawasan harga di tingkat konsumen sudah berjalan baik, selanjutnya juga perlu ditingkatkan pada penjagaan harga di tingkat produsen,” tambahnya.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tren positif, di mana sejumlah komoditas mengalami penurunan harga.

“Daging ayam ras ada penurunan IPH di 125 kabupaten/kota, meningkat dari sebelumnya 64 daerah. Telur ayam ras juga turun di 116 kabupaten/kota,” ungkapnya.

Penurunan juga terjadi pada cabai merah di 198 daerah, cabai rawit di 161 daerah, serta daging sapi di 105 daerah.

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa program pemerintah berdampak langsung pada kesejahteraan petani dan peternak. “Program prioritas pemerintah sangat berpihak pada rakyat. Ini nyata, karena langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mengangkat kesejahteraan petani dan peternak,” ujarnya.

Di sisi lain, Wakil Menteri Perindustrian Mohammad Faisal Reza memastikan ketersediaan pangan nasional dalam kondisi aman. “Cadangan pangan dalam kondisi aman dan mencukupi, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” katanya.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Prabowo Perkuat Bantuan Pangan dan Subsidi Upah bagi Kelompok Rentan

2 October 2026 - 22:26

Pemerintah Gelontorkan Bantuan Pangan dan Subsidi Upah Kuartal IV

2 October 2026 - 22:26

Sertifikasi Halal MBG Didorong untuk Seluruh Dapur SPPG

2 October 2026 - 22:25

Pemerintah Siapkan Regulasi Teknis Sertifikasi Halal MBG

2 October 2026 - 22:25

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Integritas Pemerintahan Dinilai Makin Menguat

2 October 2026 - 22:25

Trending on Berita