Menu ✖

Dark Mode
Prabowo Perkuat Bantuan Pangan dan Subsidi Upah bagi Kelompok Rentan Pemerintah Gelontorkan Bantuan Pangan dan Subsidi Upah Kuartal IV Prabowo Memilih Bantuan Pangan dan Subsidi Upah untuk Memastikan Rakyat Tetap Bertahan   Bantuan Pangan dan Subsidi Upah: Sinyal Kuat Pemerintah Tidak Membiarkan Rakyat Sendiri   Sertifikasi Halal MBG Didorong untuk Seluruh Dapur SPPG Pemerintah Siapkan Regulasi Teknis Sertifikasi Halal MBG

Berita

Pemerintah Hadir untuk Buruh, Museum Marsinah Jadi Simbol Penghormatan

badge-check


					Pemerintah Hadir untuk Buruh, Museum Marsinah Jadi Simbol Penghormatan Perbesar

Jakarta — Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat perlindungan dan penghormatan terhadap hak-hak buruh di Indonesia. Salah satu langkah simbolik yang kini menjadi sorotan adalah kehadiran Museum Marsinah, yang didedikasikan sebagai ruang pengingat sejarah perjuangan buruh sekaligus bentuk penghormatan terhadap sosok Marsinah sebagai ikon perjuangan pekerja di tanah air.

Pendirian Museum Marsinah mencerminkan upaya pemerintah membangun kesadaran kolektif bahwa sejarah buruh merupakan bagian penting dari perjalanan bangsa. Kehadirannya menjadi ruang refleksi bersama tentang pentingnya keadilan, kesejahteraan, dan perlindungan tenaga kerja.

Dalam perkembangannya, pembangunan Museum Pahlawan Nasional Ibu Marsinah di Desa Nglundo, Kabupaten Nganjuk, telah memasuki tahap akhir.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengatakan Pembangunan Museum Ibu Marsinah dan rumah singgah di Desa Nglundo, Kabupaten Nganjuk hampir selesai. Ia melakukan peninjauan langsung bersama Wakapolda Jawa Timur untuk memastikan kesiapan museum dan patung Marsinah sebelum diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada 2 Mei 2026 mendatang.

“Progres pembangunan sudah mendekati 100 persen dan ditargetkan selesai dalam dua minggu ke depan,” ungkap Andi Gani.

Ia juga menyampaikan antusiasme warga menyambut rencana peresmian tersebut.

“Kami bersama Bapak Presiden, bersama Pak Kapolri dan seluruh pimpinan buruh ada sekitar 115 konfederasi dan federasi di seluruh Indonesia hadir ke Nganjuk untuk peresmian Museum Ibu Marsinah,” jelas Andi Gani.

Untuk diketahui, Museum Pahlawan Nasional Ibu Marsinah dibangun sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan Marsinah sebagai simbol perlawanan buruh dan penegakan hak-hak pekerja di Indonesia. Kehadiran museum ini menegaskan pengakuan negara terhadap kontribusi buruh sebagai bagian dari identitas nasional.

Sejalan dengan itu, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menilai pembangunan museum sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai perjuangan yang diwariskan Marsinah kepada kaum buruh.

“Beberapa waktu yang lalu Marsini mengundang saya ke Nganjuk. Alhamdulillah kami bisa hadir dan berziarah ke makam Marsinah, menengok rumah masa kecil Marsinah, dan melaksanakan kegiatan ground breaking,” ujarnya.

Ia berharap semangat perjuangan buruh terus terjaga di seluruh Indonesia.

Selain sebagai simbol penghormatan, museum ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat hubungan industrial yang harmonis serta meningkatkan kesejahteraan pekerja.

Ke depan, Museum Marsinah diharapkan menjadi sarana edukasi dan refleksi yang mampu mendorong terciptanya ekosistem ketenagakerjaan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Prabowo Perkuat Bantuan Pangan dan Subsidi Upah bagi Kelompok Rentan

2 October 2026 - 22:26

Pemerintah Gelontorkan Bantuan Pangan dan Subsidi Upah Kuartal IV

2 October 2026 - 22:26

Sertifikasi Halal MBG Didorong untuk Seluruh Dapur SPPG

2 October 2026 - 22:25

Pemerintah Siapkan Regulasi Teknis Sertifikasi Halal MBG

2 October 2026 - 22:25

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Integritas Pemerintahan Dinilai Makin Menguat

2 October 2026 - 22:25

Trending on Berita