Menu

Dark Mode
Pelimpahan Kasus Air Keras Dari Polisi Ke TNI Bukti Peradilan Militer Sesuai Aturan Peradilan Militer Didorong Tuntaskan Kasus Penyiraman Air Keras Kasus Air Keras Diproses di Peradilan Militer Sesuai Ketentuan Hukum Kasus Air Keras Ditangani Profesional melalui Peradilan Militer Koperasi Merah Putih dan Harapan Baru Ekonomi Desa Koperasi Merah Putih, Model Intervensi Ekonomi Berbasis Desa

Berita

Sekolah Garuda Dinilai Perkuat Transisi Menuju Pendidikan Bermutu

badge-check


					Sekolah Garuda Dinilai Perkuat Transisi Menuju Pendidikan Bermutu Perbesar

JAKARTA — Program Sekolah Garuda yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dinilai menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperkuat transisi menuju sistem pendidikan nasional yang lebih bermutu dan berdaya saing global.

Program ini dirancang sebagai ekosistem terintegrasi yang mencakup pembangunan sekolah unggulan baru, penguatan sekolah yang telah ada, serta dukungan keberlanjutan hingga ke jenjang pendidikan tinggi.

Sebagai bagian dari penguatan ekosistem tersebut, pemerintah meluncurkan program SMA Unggul Garuda Transformasi (SUGT) 2026.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menegaskan bahwa program SUGT merupakan instrumen penting dalam membangun keterhubungan antara pendidikan menengah dan pendidikan tinggi.

“Program ini dirancang untuk mendorong lahirnya lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat dan siap bersaing di tingkat global,” ujarnya.

Brian menegaskan bahwa program SMA Unggul Garuda Transformasi menyasar SMA/MA dengan rekam jejak prestasi akademik yang kuat.

“Sekolah terpilih akan mendapatkan penguatan melalui berbagai intervensi strategis, mulai dari peningkatan kapasitas guru, pengayaan kurikulum berbasis sains dan teknologi, hingga pembinaan siswa agar mampu menembus perguruan tinggi terbaik dunia,” ungkapnya.

Dirjen Sains dan Teknologi, Ahmad Najib Burhani, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari pengembangan ekosistem Sekolah Garuda secara bertahap.

“Tahun ini ada rencana penambahan sekitar 30 sekolah baru sebagai bagian dari pengembangan hingga 80 sekolah pada 2029,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi kunci dalam menghadirkan pengayaan yang komprehensif.

Sejumlah kampus terkemuka seperti Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, IPB University, Universitas Negeri Jakarta, dan Universitas Padjadjaran turut terlibat dalam mendukung peningkatan kapasitas sekolah, guru, dan peserta didik.

Berbagai program penguatan tersebut mencakup pelatihan internasional bagi guru seperti SAT dan IELTS, riset kolaboratif, penguatan kompetensi STEM, hingga pengembangan soft skills dan personal branding siswa.

Sementara itu, Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif, Ardi Findyartini, menambahkan bahwa program ini bertumpu pada tiga pilar utama.

“Program ini dirancang untuk memastikan setiap siswa memiliki peluang yang sama untuk berkembang menjadi pemimpin masa depan,” tuturnya.

Sejak diluncurkan pada 2025, program ini telah menjangkau 12 sekolah dan memberikan dampak pengimbasan kepada 680 SMA/MA di berbagai daerah.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kasus Air Keras Diproses di Peradilan Militer Sesuai Ketentuan Hukum

2 April 2026 - 09:41

Kasus Air Keras Ditangani Profesional melalui Peradilan Militer

2 April 2026 - 09:41

Koperasi Merah Putih Segera Beroperasi, Penguatan Ekonomi Desa Didorong

2 April 2026 - 09:41

Koperasi Merah Putih Masuki Tahap Operasional, Pemerintah Siapkan Implementasi

2 April 2026 - 09:41

Sekolah Garuda Dorong Pendidikan Bermutu melalui Integrasi Menengah dan Tinggi

2 April 2026 - 09:41

Trending on Berita