Menu

Dark Mode
Koperasi Merah Putih Perkuat Pemerataan APBN hingga Masyarakat Bawah Koperasi Merah Putih Didorong untuk Perluas Distribusi Manfaat APBN Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat Koperasi Desa Merah Putih dan Ikhtiar Memperluas Akses Ekonomi Rakyat Sekolah Garuda Transformasi 2026, Langkah Nyata Hadirkan Pendidikan Bermutu dan Inklusif Pemerintah Perkuat Talenta Global Lewat Sekolah Garuda Berbasis Pendidikan Bermutu

Berita

THR Cair Jelang Lebaran, Konsumsi Masyarakat Diprediksi Melonjak

badge-check


					THR Cair Jelang Lebaran, Konsumsi Masyarakat Diprediksi Melonjak Perbesar

Jakarta – Pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) menjelang Idulfitri 1447 Hijriah diperkirakan akan memberikan dorongan signifikan terhadap konsumsi masyarakat. Momentum tahunan ini selalu menjadi salah satu penggerak utama aktivitas ekonomi domestik, terutama di sektor ritel, transportasi, hingga pariwisata.

Pemerintah bersama pelaku usaha meluncurkan berbagai program untuk memperkuat konsumsi domestik. Salah satunya melalui program Belanja di Indonesia Aja (BINA) Lebaran 2026 yang melibatkan ratusan merek, puluhan ribu gerai ritel, dan ratusan pusat perbelanjaan di berbagai daerah.

Program tersebut ditargetkan mampu menghasilkan transaksi hingga Rp53 triliun selama periode Ramadan hingga Idulfitri, sekaligus menjadi katalis bagi pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal pertama tahun ini.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menilai momentum Ramadan dan Lebaran merupakan periode penting untuk mendorong konsumsi masyarakat.

“Pemerintah melihat dana yang beredar menjelang Lebaran cukup besar. Penyaluran THR kepada ASN, TNI, Polri, serta pekerja swasta diperkirakan akan memicu peningkatan perputaran uang di masyarakat hingga sekitar Rp179 triliun. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan konsumsi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama tahun ini,” ujar Airlangga.

Optimisme serupa juga disampaikan oleh pelaku industri ritel. Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO), Budihardjo Iduansjah, menyebut momentum Lebaran selalu menjadi pendorong utama pergerakan sektor ritel nasional.

“Momentum Lebaran selalu menjadi periode penting bagi industri ritel. Melalui program BINA Lebaran 2026, kami berharap konsumsi domestik semakin kuat dan masyarakat semakin terdorong untuk berbelanja produk-produk dalam negeri,” kata Budihardjo.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha sangat penting dalam menciptakan iklim belanja yang kondusif.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Alphonzus Widjaja, menilai bahwa peningkatan aktivitas ekonomi menjelang Lebaran sudah mulai terlihat di berbagai pusat perbelanjaan di Indonesia.

“Menjelang Lebaran, pusat perbelanjaan biasanya mengalami peningkatan kunjungan yang signifikan. Dengan adanya program promosi dan festival belanja, kami optimistis aktivitas ritel akan meningkat dan memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional,” tutur Alphonzus.

Di sisi lain, pemerintah juga memastikan pencairan THR bagi pekerja dilakukan tepat waktu. Regulasi yang berlaku mewajibkan perusahaan menyalurkan THR paling lambat tujuh hari sebelum Hari Raya Idulfitri, sehingga masyarakat memiliki waktu yang cukup untuk merencanakan kebutuhan Lebaran.*

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Koperasi Merah Putih Didorong untuk Perluas Distribusi Manfaat APBN

10 April 2026 - 23:13

Koperasi Merah Putih Perkuat Pemerataan APBN hingga Masyarakat Bawah

10 April 2026 - 23:13

Sekolah Garuda Transformasi 2026, Langkah Nyata Hadirkan Pendidikan Bermutu dan Inklusif

10 April 2026 - 23:13

Pemerintah Perkuat Talenta Global Lewat Sekolah Garuda Berbasis Pendidikan Bermutu

10 April 2026 - 23:13

Tren Positif Stabilitas Keamanan Papua Perkuat Percepatan Pembangunan

10 April 2026 - 23:13

Trending on Berita