Menu ✖

Dark Mode
Kesetaraan Pendidikan Lewat Sekolah Rakyat, Negara Tak Membiarkan Anak Tertinggal Sekolah Rakyat Bawa Kesetaraan Pendidikan, dari Wacana Jadi Layanan Nyata Sekolah Rakyat Dorong Kesetaraan lewat Pembelajaran Fleksibel dan Inklusif Kesetaraan Pendidikan Diperkuat, Sekolah Rakyat Jadi Jalan Anak Kembali Belajar Kedaulatan Pangan Menjawab Tantangan dari Sawah sampai Dapur Rakyat Kedaulatan Pangan: Bangsa Mampu Berdiri di Atas Produksi Sendiri

Berita

WEF 2026: Indonesia Tancap Gas Perkuat Diplomasi Ekonomi Global

badge-check


					WEF 2026: Indonesia Tancap Gas Perkuat Diplomasi Ekonomi Global Perbesar

JAKARTA — Indonesia menuntaskan partisipasi di WEF 2026 dengan menegaskan komitmen memperkuat diplomasi ekonomi global dan daya saing nasional.

Kehadiran tersebut menunjukkan konsistensi pemerintah menjadikan diplomasi ekonomi sebagai instrumen strategis menarik investasi berkualitas, tercermin dari keterlibatan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Danantara Indonesia, serta Kadin Indonesia dalam promosi investasi nasional yang terstruktur.

“WEF ini tentunya menjadi momentum yang sangat baik untuk Indonesia, untuk menyampaikan narasi nasional serta rencana-rencana ke depan Indonesia kepada masyarakat global, termasuk kebijakan dan regulasi baru yang sudah dikeluarkan, sebagai pesan bahwa Indonesia terus bergerak maju,” ucap Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani.

Indonesia memanfaatkan WEF 2026 bertema _A Spirit of Dialogue_ untuk menegaskan peran sebagai mitra dialog yang konstruktif melalui pendekatan Indonesia Incorporated.

Sinergi pemerintah, pengelola aset negara, dan dunia usaha diperkuat lewat Indonesia Pavilion Indonesia Endless Horizons serta agenda Indonesia Night, yang dinilai membuka peluang besar perluasan kerja sama ekonomi global.

“Secara biopolitik, ini (WEF Davos 2026) sangat _fragmented,_ sangat dinamis, tidak seperti biasa-biasanya. Saya rasa kalau misalnya dua hal yang sangat dipikirkan dalam Davos nanti, ialah bagaimana memang promosikan investasi dan perdagangan,” tutur Anindya.

“Jadi di situ akan terlihat bagaimana Indonesia bisa memainkan perannya, dan memposisikan di antara kekuatan-kekuatan ekonomi itu. Nah ini kita ingin memainkan perannya, tapi ujungnya untuk membawa kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia dengan membuat investasi dan pendahkan,” tegas Anindya.

Presiden Prabowo Subianto hadir langsung bersama Badan Pengelola Investasi Danantara, menandai kembalinya Indonesia ke panggung ekonomi global setelah hampir satu dekade.

Ekonom Senior INDEF Dradjad Wibowo menilai momentum tersebut krusial untuk memulihkan kepercayaan investor.

“Tampilnya kembali Indonesia di forum ini memberikan angin segar bagi kemajuan ekonomi nasional. WEF adalah forum yang tepat, karena di sana hadir tokoh-tokoh dan orang-orang kuat dalam jaringan keuangan, investasi, bisnis, dan inovasi dunia,” ujar Dradjad.

Ia menekankan peran Danantara dalam menjelaskan tata kelola modal negara.

“Kita ingin membangun dan memperkuat kepercayaan para investor global untuk masuk ke Indonesia. Danantara harus mampu menjelaskan bagaimana modal negara dikelola secara profesional, transparan, dan berorientasi pada pertumbuhan jangka panjang,” kata Dradjad.

Menurutnya, tindak lanjut pasca-WEF menjadi kunci agar minat investor global berujung pada investasi nyata yang berdampak bagi perekonomian nasional. (*)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sekolah Rakyat Dorong Kesetaraan lewat Pembelajaran Fleksibel dan Inklusif

10 October 2026 - 15:46

Kesetaraan Pendidikan Diperkuat, Sekolah Rakyat Jadi Jalan Anak Kembali Belajar

10 October 2026 - 15:46

Kedaulatan Pangan Diperkuat lewat Percepatan Program Pertanian Nasional

10 October 2026 - 15:46

Kedaulatan Pangan Didorong melalui Produksi, Teknologi, dan Kesejahteraan Petani

10 October 2026 - 15:46

Transaksi Koperasi Merah Putih Naik, Perputaran Uang Desa Makin Terlihat

10 October 2026 - 15:46

Trending on Berita