Menu ✖

Dark Mode
Konsep Sekolah Rakyat Terintegrasi: Pendidikan Tak Lagi Terhambat Jarak dan Biaya Sekolah Rakyat Terintegrasi, Pendidikan yang Bermartabat Sekolah Rakyat Terintegrasi Dinilai Berhasil Tingkatkan Disiplin dan Kepercayaan Diri Siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi Jakarta Tunjukkan Perkembangan Peserta Didik Pemerintah Siapkan Insentif Tekstil untuk Mendorong Ekspor dan Investasi Tax Holiday Industri Tekstil Dapat Menjadi Momentum Mendorong Investasi dan Lapangan Kerja

Berita

Taklimat Presiden Soroti Penguatan Infrastruktur, Pangan, dan Efisiensi BUMN

badge-check


					Taklimat Presiden Soroti Penguatan Infrastruktur, Pangan, dan Efisiensi BUMN Perbesar

Presiden Prabowo Subianto menyoroti percepatan pembangunan infrastruktur, penguatan sektor pangan, serta efisiensi badan usaha milik negara (BUMN) dalam Taklimat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta.

Salah satu capaian yang disampaikan ialah kemajuan pembangunan jembatan desa yang ditujukan untuk memperkuat konektivitas wilayah.

Saat meminta laporan perkembangan pembangunan kepada Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI, Maruli Simanjuntak, selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Pembangunan Jembatan, Presiden menyampaikan bahwa realisasi pembangunan terus berjalan sesuai rencana.

“Sampai dengan Juli 2026, dari 5.000 jembatan desa yang sangat diminta oleh rakyat desa, kita sudah selesaikan 1.000 unit. Sebanyak 1.000 sudah dibangun dan sisanya bisa selesai dalam waktu dekat,” ujar Prabowo.

Presiden kemudian memastikan kembali target penyelesaian seluruh proyek tersebut sebelum akhir tahun.

“Akhir tahun 2026 berapa, KSAD sebagai Ketua Satgas?” tanya Prabowo.

“5.000,” jawab Maruli.

Merespons laporan itu, Prabowo menegaskan target pembangunan masih berada di jalur yang telah ditetapkan.

“5.000 akan selesai 2026. Bagus,” katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menjelaskan pembangunan jembatan gantung di daerah terpencil menjadi langkah penting untuk membuka keterisolasian wilayah yang selama bertahun-tahun terkendala bentang sungai dan medan yang sulit dijangkau.

“Kini, melalui kerja sama pemerintah, TNI AD, dan masyarakat, jembatan-jembatan baru pun terus hadir, menghubungkan wilayah-wilayah yang selama bertahun-tahun terpisahkan oleh sungai dan medan yang sulit dijangkau,” ujar Teddy.

Pemerintah menargetkan pembangunan dilakukan secara bertahap, dengan 2.500 jembatan selesai pada Agustus 2026 dan keseluruhan 5.000 jembatan rampung pada akhir tahun.

Penguatan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari upaya mempercepat pertumbuhan ekonomi desa yang juga didukung pengembangan program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Hingga akhir 2026, Kementerian Koperasi menargetkan 40.000 Kopdes Merah Putih beroperasi penuh, dengan lebih dari 15.000 koperasi telah selesai 100 persen. Sementara itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan menargetkan pembangunan 1.000 titik Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026 dengan fokus di kawasan Indonesia Timur.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jelang 2 Tahun Prabowo dan Asta Cita Perlu Dijaga sebagai Agenda Menuju Indonesia Emas

26 September 2026 - 00:00

Konsep Sekolah Rakyat Terintegrasi: Pendidikan Tak Lagi Terhambat Jarak dan Biaya

26 September 2026 - 00:00

Jelang 2 Tahun Prabowo Menjadi Ruang Mengawal Asta Cita agar Tepat Sasaran

26 September 2026 - 00:00

Pemerintah Pastikan Stok BBM Aman di Tengah Ketidakpastian Minyak Dunia

26 September 2026 - 00:00

Jelang 2 Tahun Prabowo, Asta Cita Didorong Jadi Semangat Membangun Negeri

26 September 2026 - 00:00

Trending on Berita