Menu

Dark Mode
Presiden Prabowo Perintahkan Pengawasan Menyeluruh agar Program MBG Tetap Berjalan Pengawasan MBG Diperketat, Presiden Pastikan Tidak Ada Celah untuk Korupsi Presiden Prabowo Pastikan Program MBG Berjalan dengan Pengawasan Dapur yang Maksimal Pemerintah Terus Perluas MBG dan Prabowo Minta Masyarakat Bersabar Pemerintah Targetkan 80 Sekolah Garuda Transformasi Terbangun pada 2029 Pemerintah Gandeng PTN Bangun Ekosistem Sekolah Garuda

Berita

Taklimat Presiden Prabowo Dorong Penguatan Kemandirian Energi, Pangan, dan Air Hadapi Krisis Global

badge-check


					Taklimat Presiden Prabowo Dorong Penguatan Kemandirian Energi, Pangan, dan Air Hadapi Krisis Global Perbesar

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya kemandirian di sektor energi, pangan, dan air sebagai strategi utama menghadapi potensi krisis global. Dalam taklimat kepada jajaran Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan, ia menggarisbawahi bahwa ketiga sektor tersebut merupakan pilar fundamental yang menentukan ketahanan dan keselamatan bangsa di tengah ketidakpastian dunia yang kian meningkat.

Dalam taklimat kepada jajaran Kabinet Merah Putih di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (8/4/2026), Prabowo mengingatkan bahwa potensi krisis di tiga sektor tersebut telah lama menjadi perhatiannya. Ia menyebut pangan, energi, dan air sebagai isu mendasar yang harus menjadi prioritas kebijakan negara. Pandangan tersebut, kata dia, juga sejalan dengan proyeksi Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui agenda Sustainable Development Goals (SDGs).

“Saya telah meyakini bahwa daftar keselamatan bangsa mencakup tiga hal utama, dan ini juga dibenarkan oleh PBB dalam SDGs, bahwa dunia akan menghadapi krisis pangan, energi, dan air,” ujar Prabowo.

Ia menjelaskan, gagasan tersebut telah dituangkan dalam berbagai pemikiran dan tulisan selama puluhan tahun. Bahkan, jauh sebelum menjadi perhatian global, ia telah menekankan pentingnya ketahanan nasional berbasis tiga sektor tersebut sebagai langkah antisipasi menghadapi krisis dunia.

Di sisi lain, Prabowo menilai Indonesia memiliki modal kuat, khususnya dalam ketersediaan sumber daya air. Meski demikian, ia mengakui masih terdapat tantangan di sejumlah wilayah, terutama di kawasan Indonesia timur.

“Di beberapa wilayah memang masih ada kesulitan air, tetapi pada dasarnya kita memiliki sumbernya. Tantangannya adalah bagaimana kita mengelola dan menjaganya dengan baik,” katanya.

Menurut dia, persoalan air lebih banyak disebabkan oleh pengelolaan lingkungan yang belum optimal, termasuk kerusakan hutan yang berdampak pada berkurangnya daya serap air. Namun, ia optimistis masalah tersebut dapat diatasi melalui kebijakan yang tepat dan komitmen menjaga kelestarian lingkungan.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga mengumpulkan seluruh jajaran kabinet hingga pejabat eselon I guna memastikan keselarasan visi dalam menjalankan kebijakan. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah, Angga Raka Prabowo, mengatakan langkah tersebut bertujuan menyatukan pemahaman seluruh jajaran.

Prabowo menegaskan, pemerintah akan terus mendorong swasembada pangan, energi, dan air sebagai pilar utama kemandirian nasional agar Indonesia mampu bertahan sekaligus memperkuat posisinya di tengah ancaman krisis global.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pengawasan MBG Diperketat, Presiden Pastikan Tidak Ada Celah untuk Korupsi

15 July 2026 - 09:57

Presiden Prabowo Perintahkan Pengawasan Menyeluruh agar Program MBG Tetap Berjalan

15 July 2026 - 09:57

Pemerintah Gandeng PTN Bangun Ekosistem Sekolah Garuda

15 July 2026 - 09:57

Pemerintah Targetkan 80 Sekolah Garuda Transformasi Terbangun pada 2029

15 July 2026 - 09:57

Implementasi B50 Diproyeksikan Serap 2,1 Juta Tenaga Kerja

15 July 2026 - 09:57

Trending on Berita