Menu ✖

Dark Mode
Program MBG Menjadi Fondasi Strategis Generasi Emas dan Pemerataan Ekonomi Nasional Peningkatan Kualitas MBG sebagai Investasi Gizi dan Pendidikan Karakter Anak Indonesia Mengapresiasi Pembenahan Tata Kelola MBG untuk Pelayanan yang Lebih Baik Dua Tahun Prabowo-Gibran, Perluasan MBG Perkuat Pemerataan Gizi di Papua Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG Perluas Jangkauan hingga Papua Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemerintah Perluas Akses Gizi di Papua melalui MBG

Berita

Swasembada Pangan Diperkuat Lewat Pertanian Berkelanjutan

badge-check


					Swasembada Pangan Diperkuat Lewat Pertanian Berkelanjutan Perbesar

Jakarta – Agenda swasembada pangan yang terus diupayakan pemerintah diperkuat melalui penerapan pertanian berkelanjutan. Salah satu langkah konkret yang didorong adalah implementasi sustainable pesticide management framework (SPMF) sebagai kerangka pengelolaan pestisida yang aman, bertanggung jawab, dan berbasis ilmu pengetahuan. Inisiatif ini dinilai mampu menopang ketahanan pangan nasional sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Head of Crop Protection Research & Development Asia Tenggara & Pakistan Bayer Crop Science sekaligus Chairman CropLife Indonesia, Kukuh Ambar Waluyo, menegaskan bahwa SPMF sejalan dengan arah kebijakan pemerintah.

“SPMF dinilai sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mendorong pertanian berkelanjutan guna menjaga ketahanan pangan nasional,” ujar Kukuh Ambar Waluyo.

Menurut Kukuh, pihaknya berpartisipasi aktif dalam pengembangan SPMF bersama berbagai pemangku kepentingan, mulai dari Kementerian Pertanian hingga Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Kerangka ini diperkenalkan sebagai pendekatan nasional dalam pengelolaan pestisida berkelanjutan untuk memperkuat sistem pertanian Indonesia yang tangguh, modern, dan berdaya saing.

Ia menjelaskan, SPMF berpotensi meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat daya tahan sektor pertanian terhadap dampak perubahan iklim.

“SPMF melengkapi berbagai program strategis pemerintah yang selama ini telah berjalan,” kata Kukuh. Kerangka tersebut disebut menjadi penguat transformasi pertanian nasional menuju sistem yang lebih efisien dan adaptif.

Lebih lanjut, Kukuh menyampaikan bahwa SPMF menggenapi rangkaian kebijakan pemerintah, mulai dari penyaluran pupuk bersubsidi, bantuan alat dan mesin pertanian, hingga perbaikan infrastruktur irigasi.

“Semua itu merupakan bagian dari upaya besar menuju pertanian modern yang berkelanjutan,” ujarnya.

Indonesia, lanjut Kukuh, memiliki potensi pertanian yang sangat besar, namun dihadapkan pada tantangan multidimensi seperti perubahan iklim, dinamika geopolitik global, alih fungsi lahan, keterbatasan sumber daya manusia, serta tuntutan adopsi teknologi terkini.

“Dalam kondisi tersebut, penggunaan sarana produksi pertanian, termasuk produk perlindungan tanaman, harus dikelola secara aman, bertanggung jawab, dan berbasis sains,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP) Kementerian Pertanian, Leli Nuryati, mengapresiasi pemanfaatan teknologi drone yang menjadi salah satu komponen dalam SPMF. Menurutnya, teknologi tersebut sangat efektif untuk mendukung sektor pertanian nasional.

“Penggunaan drone membantu menghadapi tantangan iklim yang tidak menentu sekaligus memperkuat ketahanan pangan,” ujar Leli Nuryati.

Ia menambahkan, pemanfaatan drone untuk penyemprotan pestisida dinilai mampu meningkatkan efisiensi sekaligus menjaga aspek keamanan lingkungan. Program ini mendukung swasembada pangan yang tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG Perluas Jangkauan hingga Papua

8 October 2026 - 06:41

Pemerintah Perkuat Pengawasan Anggaran Tingkatkan Integritas Program MBG

8 October 2026 - 06:41

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemerintah Perluas Akses Gizi di Papua melalui MBG

8 October 2026 - 06:41

BGN Hadirkan 13 SPPG Baru untuk Perluas Jangkauan MBG di Papua

8 October 2026 - 06:41

Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG Jadi Bukti Program Prioritas Berorientasi Rakyat

8 October 2026 - 06:41

Trending on Berita