Menu ✖

Dark Mode
Program MBG Menjadi Fondasi Strategis Generasi Emas dan Pemerataan Ekonomi Nasional Peningkatan Kualitas MBG sebagai Investasi Gizi dan Pendidikan Karakter Anak Indonesia Mengapresiasi Pembenahan Tata Kelola MBG untuk Pelayanan yang Lebih Baik Dua Tahun Prabowo-Gibran, Perluasan MBG Perkuat Pemerataan Gizi di Papua Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG Perluas Jangkauan hingga Papua Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemerintah Perluas Akses Gizi di Papua melalui MBG

Berita

Selama Bulan Puasa, Penyaluran MBG Diadaptasi agar Tetap Tepat Sasaran

badge-check


					Selama Bulan Puasa, Penyaluran MBG Diadaptasi agar Tetap Tepat Sasaran Perbesar

Jakarta – Selama bulan suci Ramadan, mekanisme penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengalami sejumlah penyesuaian guna memastikan manfaatnya tetap tepat sasaran dan selaras dengan kebutuhan masyarakat yang menjalankan ibadah puasa. Adaptasi ini dilakukan tanpa mengurangi tujuan utama program, yakni meningkatkan asupan gizi kelompok penerima manfaat, khususnya anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengatakan, MBG tetap berjalan dengan penyesuaian mekanisme penyaluran pada Ramadan nanti. Penyesuaian disiapkan agar layanan tetap menjangkau seluruh penerima manfaat tanpa mengganggu pelaksanaan ibadah puasa.

“Untuk Ramadan, MBG akan tetap berlanjut. Jadi, ada empat mekanisme yang akan kita kembangkan. Penyesuaian penyaluran MBG selama Ramadan difokuskan pada waktu, jenis, serta pola distribusi makanan,” ujarnya

Jika pada hari biasa makanan dikonsumsi pada pagi atau siang hari, selama bulan puasa penyaluran dilakukan dengan pendekatan yang lebih fleksibel. Makanan dapat dibawa pulang untuk dikonsumsi saat berbuka puasa atau sahur, sehingga tetap memberikan nilai gizi optimal bagi penerima manfaat.

Sementara itu, Menteri Koordinator Pangan, Zulkifli Hasan mengatakan selama bulan puasa, menu MBG disesuaikan dengan kebutuhan penerima manfaat. Komposisi makanan dirancang agar memiliki daya simpan yang baik, bergizi seimbang, dan praktis dikonsumsi di luar jam sekolah.

“Menu MBG disesuaikan dengan kebutuhan selama berpuasa. Kandungan protein, karbohidrat, vitamin, dan mineral tetap menjadi perhatian utama, sehingga manfaat program tidak berkurang meskipun waktu konsumsinya berubah,” jelasnya.

Pemerintah menegaskan bahwa bulan puasa tidak menjadi hambatan dalam pelaksanaan program strategis nasional seperti MBG. Ramadan justru menjadi momentum untuk menunjukkan fleksibilitas kebijakan yang berpihak pada kebutuhan masyarakat, sekaligus tetap menjaga akuntabilitas dan efektivitas program.

Selain itu, koordinasi dengan pihak sekolah, tenaga pendidik, serta mitra penyedia makanan diperkuat selama Ramadan. Hal ini penting untuk memastikan distribusi berjalan tertib, higienis, dan sesuai dengan kondisi lapangan. Sosialisasi kepada orang tua dan siswa juga dilakukan agar mekanisme penyaluran yang telah disesuaikan dapat dipahami dan dimanfaatkan secara optimal.

Dengan berbagai penyesuaian tersebut, diharapkan program MBG tetap mampu mendukung tumbuh kembang anak dan kesehatan kelompok rentan selama Ramadan. Pemerintah berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan agar pelaksanaan MBG berjalan berkelanjutan, adaptif, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG Perluas Jangkauan hingga Papua

8 October 2026 - 06:41

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemerintah Perluas Akses Gizi di Papua melalui MBG

8 October 2026 - 06:41

Pemerintah Perkuat Pengawasan Anggaran Tingkatkan Integritas Program MBG

8 October 2026 - 06:41

BGN Perbaharui PKS dengan Mitra Pengelola Dapur SPPG Demi Perbaikan Tata Kelola

8 October 2026 - 06:41

BGN Hadirkan 13 SPPG Baru untuk Perluas Jangkauan MBG di Papua

8 October 2026 - 06:41

Trending on Berita