Menu ✖

Dark Mode
Program MBG Menjadi Fondasi Strategis Generasi Emas dan Pemerataan Ekonomi Nasional Peningkatan Kualitas MBG sebagai Investasi Gizi dan Pendidikan Karakter Anak Indonesia Mengapresiasi Pembenahan Tata Kelola MBG untuk Pelayanan yang Lebih Baik Dua Tahun Prabowo-Gibran, Perluasan MBG Perkuat Pemerataan Gizi di Papua Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG Perluas Jangkauan hingga Papua Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemerintah Perluas Akses Gizi di Papua melalui MBG

Berita

Sejumlah Pihak Sebut Program Gentengisasi Dongkrak Ekonomi Desa

badge-check


					Sejumlah Pihak Sebut Program Gentengisasi Dongkrak Ekonomi Desa Perbesar

JAKARTA – Program “gentengisasi” yang digagas Presiden Prabowo Subianto dinilai tidak hanya berorientasi pada perbaikan kualitas hunian, tetapi juga berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi desa. Sejumlah pihak, mulai dari pemerintah, legislatif daerah, hingga pelaku industri, menyebut program penggantian atap rumah berbahan seng dengan genteng tanah liat tersebut mampu mendorong perputaran ekonomi dari tingkat akar rumput.

Gagasan gentengisasi disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Presiden menilai dominasi atap seng berkarat di sejumlah daerah tidak hanya membuat hunian lebih panas, tetapi juga mengurangi estetika lingkungan.

“Saya ingin atap Indonesia dari genteng. Proyek gentengisasi seluruh Indonesia,” kata Prabowo.

Senada, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan program gentengisasi dipastikan akan dibiayai pemerintah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026 dengan kebutuhan anggaran yang relatif terbatas. Estimasi pembiayaan program ini tidak mencapai Rp 1 triliun dan masih dapat ditopang oleh ruang fiskal yang tersedia.

“Gentengisasi tidak sampai Rp 1 triliun. Kami bisa ambil dari dana cadangan,” ujar Purbaya.

Ia menjelaskan, pendanaan program tersebut berpotensi bersumber dari Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BA BUN) maupun realokasi dari pos anggaran lain yang masih memungkinkan. Namun demikian, skema pendanaan masih dalam tahap pembahasan dan pemerintah akan memastikan agar alokasi anggaran tetap terkendali serta tidak membebani keuangan negara.

”Kalau dihitung secara realistis, cakupannya jauh lebih terbatas. Jadi, anggarannya bisa dikendalikan,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, H. Chusni Mubarok, menilai program gentengisasi dapat menjadi instrumen strategis untuk mengangkat potensi ekonomi masyarakat desa, khususnya perajin genteng. Keterlibatan Koperasi Desa Merah Putih juga akan memperkuat rantai ekonomi desa sehingga perputaran ekonomi tidak lagi terpusat di kota besar.

“Gentengisasi bukan hanya soal bangunan, tetapi bagaimana potensi ekonomi masyarakat desa benar-benar dihidupkan. Presiden ingin memastikan perputaran ekonomi mengalir sampai ke desa-desa,” tuturnya di Surabaya.

Kalangan pelaku industri juga menyambut positif rencana tersebut. Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki), Edy Suyanto menyatakan, program gentengisasi memberi optimisme baru bagi subsektor genteng nasional.

“Tentu ini kabar menggembirakan. Memberikan optimisme baru bagi subsektor genteng. Kami siap melakukan ekspansi untuk menyambut pasar baru,” ungkapnya.

Menurutnya, saat ini kapasitas produksi genteng anggota Asaki mencapai 85 juta meter persegi per tahun dengan tingkat utilisasi di atas 90 persen. Dengan adanya kepastian program gentengisasi.

”Kita optimistis ekspansi industri akan dipercepat, meski tetap membutuhkan dukungan pemerintah, terutama terkait kepastian pasokan gas industri dan bahan baku tanah liat,” pungkasnya.

Program gentengisasi kini dipandang sebagai bagian dari agenda besar penataan lingkungan nasional yang diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendorong kebangkitan ekonomi desa secara berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG Perluas Jangkauan hingga Papua

8 October 2026 - 06:41

BGN Hadirkan 13 SPPG Baru untuk Perluas Jangkauan MBG di Papua

8 October 2026 - 06:41

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemerintah Perluas Akses Gizi di Papua melalui MBG

8 October 2026 - 06:41

BGN Perbaharui PKS dengan Mitra Pengelola Dapur SPPG Demi Perbaikan Tata Kelola

8 October 2026 - 06:41

Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG Jadi Bukti Program Prioritas Berorientasi Rakyat

8 October 2026 - 06:41

Trending on Berita