Menu ✖

Dark Mode
Tokoh Adat Sentani Ajak Warga Jaga Kedamaian dan Tak Terprovokasi Isu Roma Agreement Tokoh Adat Sentani Dorong Masyarakat Tak Terpengaruh Isu Roma Agreement Koordinasi Kebijakan Fiskal Perkuat Stabilitas Keuangan dan Jaga Ketahanan Ekonomi Nasional Pemerintah Optimistis Jaga Ketahanan Ekonomi Nasional Melalui Investasi Strategis Danantara Ketahanan Ekonomi Nasional Kunci Menghadapi Ketidakpastian Global APBN Pilar Utama Pemerintah Dorong Pertumbuhan dan Ketahanan Ekonomi Nasional

Berita

Sambut Kemerdekaan, Masyarakat Diajak Perkuat Persatuan dan Tolak Provokasi

badge-check


					Sambut Kemerdekaan, Masyarakat Diajak Perkuat Persatuan dan Tolak Provokasi Perbesar

Jakarta – Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, masyarakat diajak bersama-sama menjaga persatuan, kerukunan, dan situasi yang kondusif. Masyarakat juga diingatkan agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terkonfirmasi atau berbagai narasi yang berpotensi memicu perpecahan di tengah suasana perayaan kemerdekaan.

Ajakan tersebut menjadi bagian dari semangat Bulan Kemerdekaan 2026 yang disiapkan Kementerian Sekretariat Negara. Dengan mengangkat tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan diarahkan untuk memperkuat kebersamaan serta membangun partisipasi masyarakat dalam menyambut HUT ke-81 RI.

Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-81 RI tidak hanya menjadi momentum mengenang perjuangan kemerdekaan, tetapi juga kesempatan untuk memperkokoh semangat kebangsaan dan meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurut Juri, tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” merefleksikan semangat kebangsaan sekaligus upaya nyata pemerintah dalam mewujudkan cita-cita Indonesia. “Tahun ini, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI mengusung tema ‘Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur’. Tema ini menggambarkan semangat dan kerja nyata pemerintah mewujudkan cita-cita kebangsaan kita,” kata Juri di Jakarta.

Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri menegaskan bahwa menjaga keamanan Jakarta merupakan bagian dari menjaga Indonesia.

“Menjaga Jakarta berarti menjaga Indonesia. Melalui semangat kebangsaan, kita bangun kekuatan bersama antara unsur pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta persatuan,” ujarnya.

Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi turut mengingatkan pentingnya stabilitas ibu kota. “Jakarta adalah wajah Indonesia. Ketika Jakarta aman, Indonesia semakin kuat,” ujarnya.

Dalam apel tersebut, masyarakat membacakan Deklarasi Jaga Jakarta untuk Indonesia yang memuat komitmen menolak provokasi, intoleransi, kekerasan, dan perpecahan serta memperkuat gotong royong.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengajak masyarakat terus menjaga kedamaian dan tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

“Apel Kebangsaan ini menjadi momentum memperkuat persatuan, sinergitas, dan kebersamaan lintas suku maupun agama. Kami mengajak seluruh masyarakat menjaga Jakarta tetap damai dan kondusif,” ujarnya.

Menjelang 17 Agustus, masyarakat diharapkan mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif, memasang Bendera Merah Putih, mempererat silaturahmi, serta menjaga lingkungan tetap aman dan tertib. Perbedaan pandangan hendaknya tidak menjadi alasan mengorbankan persatuan. Dengan sinergi pemerintah dan masyarakat, HUT ke-81 RI diharapkan berlangsung aman, damai, dan penuh sukacita.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tokoh Adat Sentani Ajak Warga Jaga Kedamaian dan Tak Terprovokasi Isu Roma Agreement

28 September 2026 - 10:55

Tokoh Adat Sentani Dorong Masyarakat Tak Terpengaruh Isu Roma Agreement

28 September 2026 - 10:55

Ketahanan Ekonomi Nasional Kunci Menghadapi Ketidakpastian Global

28 September 2026 - 10:48

APBN Pilar Utama Pemerintah Dorong Pertumbuhan dan Ketahanan Ekonomi Nasional

28 September 2026 - 10:48

Prabowo Bentuk BPGMN, Ilmuwan dan Profesional Dilibatkan Cegah Karhutla

28 September 2026 - 10:48

Trending on Berita