Menu

Dark Mode
Pemberantasan Korupsi Jadi Pilar Penting Pemerintahan Prabowo Langkah Tegas Pemerintah Berantas Korupsi Perkuat Reformasi Birokrasi Tokoh Papua Lintas Elemen Mendukung Penegakan Hukum atas Tragedi Pilot SAMA Tokoh Papua Bersatu Kecam Penembakan Pilot dan Dukung Penegakan Hukum Demokrasi Sehat saat Demo Mahasiswa Dihormati Tanpa Intervensi Demo Mahasiswa dan Komitmen Pemerintah Menjaga Ruang Demokrasi

Berita

Program MBG Jadi Penggerak Konsumsi Ikan dan Kesejahteraan Nelayan Papua

badge-check


					Program MBG Jadi Penggerak Konsumsi Ikan dan Kesejahteraan Nelayan Papua Perbesar

Jayapura – Pemerintah Provinsi Papua terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan pemenuhan gizi masyarakat. Salah satu langkah yang didorong adalah optimalisasi pemanfaatan potensi perikanan lokal dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh wilayah Papua.

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menegaskan bahwa pemanfaatan ikan dalam menu MBG merupakan langkah tepat untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Menurutnya, tingginya tingkat konsumsi ikan masyarakat Papua menjadi modal penting dalam mendukung upaya peningkatan gizi dan pencegahan stunting.

“Ini menjadi indikator positif dalam upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat dan pencegahan stunting di Tanah Papua. Saya berharap ikan bisa menjadi sumber utama gizi bagi kita di Provinsi Papua,” ujar Fakhiri.

Ia menilai Program MBG telah membuka peluang besar untuk menghubungkan kebutuhan gizi peserta didik dengan potensi ekonomi lokal. Melalui peningkatan penggunaan ikan dalam menu harian sekolah, manfaat program tidak hanya dirasakan oleh anak-anak sebagai penerima manfaat, tetapi juga oleh nelayan, pelaku usaha perikanan, dan keluarga-keluarga yang menggantungkan hidup pada sektor kelautan.

Fakhiri mendorong agar konsumsi ikan dibiasakan sejak dini melalui berbagai inovasi pengolahan pangan yang lebih menarik bagi anak-anak.

“Kita harus membiasakan anak-anak mengonsumsi ikan sejak dini. Karena itu diperlukan inovasi dalam penyajian dan pengolahan produk perikanan agar semakin diminati oleh peserta didik,” katanya.

Dorongan tersebut mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan Program MBG tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pemenuhan gizi, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan. Pemanfaatan hasil tangkapan nelayan lokal dan produk pangan masyarakat Papua diyakini mampu menciptakan efek berganda yang signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat.

Selain memperkuat ketahanan pangan daerah, kebijakan ini juga menjadi bukti bahwa Program MBG mampu menghadirkan manfaat yang menyentuh berbagai sektor secara bersamaan. Dengan semakin besarnya penyerapan produk lokal oleh dapur-dapur MBG, roda perekonomian Papua dapat bergerak lebih dinamis, sementara anak-anak memperoleh asupan gizi berkualitas untuk mendukung tumbuh kembang mereka.

Melalui sinergi antara peningkatan gizi, pemberdayaan nelayan, dan penguatan ekonomi lokal, Program MBG semakin menunjukkan perannya sebagai program strategis yang tidak hanya membangun generasi sehat dan unggul, tetapi juga memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat Papua secara berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Indikator Ekonomi RI Sangat Stabil, Fundamental Kuat, Jauh dari Ancaman Krisis

7 July 2026 - 10:31

Pemerintah Pastikan Ekonomi Indonesia Jauh dari Ancaman Krisis

7 July 2026 - 10:31

Pemerintah Tegaskan Tak Pernah Kondisikan Demonstrasi Mahasiswa

7 July 2026 - 10:31

Pemerintah Tidak Mengondisikan Demo, Justru Menghormati Aspirasi Warga

7 July 2026 - 10:31

Penembakan Pilot di Papua Tuai Kecaman, Dukungan bagi Penegakan Hukum Menguat

7 July 2026 - 10:31

Trending on Berita