Menu

Dark Mode
Presiden Prabowo Perintahkan Pengawasan Menyeluruh agar Program MBG Tetap Berjalan Pengawasan MBG Diperketat, Presiden Pastikan Tidak Ada Celah untuk Korupsi Presiden Prabowo Pastikan Program MBG Berjalan dengan Pengawasan Dapur yang Maksimal Pemerintah Terus Perluas MBG dan Prabowo Minta Masyarakat Bersabar Pemerintah Targetkan 80 Sekolah Garuda Transformasi Terbangun pada 2029 Pemerintah Gandeng PTN Bangun Ekosistem Sekolah Garuda

Berita

Program Magang Nasional Dinilai Efektif Siapkan SDM Siap Kerja

badge-check


					Program Magang Nasional Dinilai Efektif Siapkan SDM Siap Kerja Perbesar

Jakarta – Program Magang Nasional yang digagas Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dinilai efektif dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan siap memasuki dunia kerja. Program ini dianggap mampu menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri, khususnya bagi lulusan baru perguruan tinggi yang masih minim pengalaman kerja.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS, Netty Prasetiyani, saat menanggapi pelaksanaan Program Magang Nasional yang terus diperluas oleh pemerintah. Menurutnya, langkah Kemenaker menghadirkan program magang terstruktur merupakan terobosan penting untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia di tengah dinamika pasar kerja yang semakin kompetitif.

“Kami mengapresiasi jika Kementerian Ketenagakerjaan mampu memberikan pengalaman kepada fresh graduate, para sarjana lulusan perguruan tinggi, untuk mendapatkan pengetahuan, pembelajaran, dan pengalaman melalui Program Magang Nasional,” ujar Netty dalam keterangan persnya di Jakarta.

Netty menilai, selama ini banyak lulusan perguruan tinggi yang memiliki kemampuan akademik memadai, namun terkendala minimnya pengalaman praktis saat memasuki dunia kerja. Melalui program magang, para peserta tidak hanya dibekali keterampilan teknis sesuai bidangnya, tetapi juga diperkenalkan dengan budaya kerja, etos profesionalisme, serta tuntutan kinerja di lingkungan industri dan dunia usaha.

“Program ini tidak sekadar memberi pengalaman kerja, tetapi juga membangun kesiapan mental dan kompetensi lulusan baru agar lebih adaptif menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Netty menyampaikan bahwa program ini berpotensi menjadi salah satu instrumen strategis dalam menekan angka pengangguran, khususnya di kalangan generasi muda dan lulusan baru. Dengan keterlibatan langsung dunia usaha dan industri, peluang peserta magang untuk direkrut menjadi tenaga kerja tetap dinilai semakin terbuka.

“Bukan tidak mungkin Program ini menjadi salah satu milestone untuk menekan angka pengangguran dan memberikan kesempatan bagi fresh graduate mendapatkan pekerjaan di tempat-tempat magangnya,” ungkap Netty.

Ia juga mendorong agar pelaksanaan program tersebut terus dievaluasi dan ditingkatkan kualitasnya, baik dari sisi kurikulum, pendampingan, hingga kesesuaian penempatan magang dengan latar belakang pendidikan peserta. Manurunya, program yang terukur dan berkelanjutan akan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas SDM nasional.

“Pemerintah perlu memastikan Program ini berjalan secara inklusif, transparan, dan berorientasi pada hasil, sehingga benar-benar menjadi solusi dalam mencetak tenaga kerja yang kompeten, produktif, dan siap bersaing di pasar kerja nasional maupun global,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pengawasan MBG Diperketat, Presiden Pastikan Tidak Ada Celah untuk Korupsi

15 July 2026 - 09:57

Presiden Prabowo Perintahkan Pengawasan Menyeluruh agar Program MBG Tetap Berjalan

15 July 2026 - 09:57

Pemerintah Gandeng PTN Bangun Ekosistem Sekolah Garuda

15 July 2026 - 09:57

Pemerintah Targetkan 80 Sekolah Garuda Transformasi Terbangun pada 2029

15 July 2026 - 09:57

Implementasi B50 Diproyeksikan Serap 2,1 Juta Tenaga Kerja

15 July 2026 - 09:57

Trending on Berita