Menu

Dark Mode
Presiden Prabowo Perintahkan Pengawasan Menyeluruh agar Program MBG Tetap Berjalan Pengawasan MBG Diperketat, Presiden Pastikan Tidak Ada Celah untuk Korupsi Presiden Prabowo Pastikan Program MBG Berjalan dengan Pengawasan Dapur yang Maksimal Pemerintah Terus Perluas MBG dan Prabowo Minta Masyarakat Bersabar Pemerintah Targetkan 80 Sekolah Garuda Transformasi Terbangun pada 2029 Pemerintah Gandeng PTN Bangun Ekosistem Sekolah Garuda

Berita

Program Bedah Rumah Diperluas, Jangkau Lebih Banyak Masyarakat Berpenghasilan Rendah

badge-check


					Program Bedah Rumah Diperluas, Jangkau Lebih Banyak Masyarakat Berpenghasilan Rendah Perbesar

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat komitmennya dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui perluasan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah. Kebijakan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi secara merata di seluruh Indonesia.
Program ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari percepatan pembangunan sektor perumahan rakyat sekaligus penguatan kesejahteraan sosial. Pemerintah memandang akses terhadap hunian layak sebagai fondasi penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung produktivitas nasional.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menegaskan bahwa peningkatan target program mencerminkan dukungan penuh pemerintah terhadap kebutuhan rakyat.
“Dukungan Presiden sangat luar biasa untuk perumahan rakyat, termasuk peningkatan signifikan program bedah rumah,” ujarnya dalam keterangan pers di Jakarta.
Pada 2026, cakupan program BSPS diperluas ke seluruh kabupaten dan kota di Indonesia. Kebijakan ini memastikan bahwa masyarakat di berbagai daerah, termasuk wilayah yang sebelumnya belum tersentuh program, kini memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan hunian yang layak dan aman.
Perluasan ini juga diperkuat dengan sinergi lintas kementerian, seperti Kementerian Keuangan, Kementerian Sekretariat Negara, dan Sekretariat Kabinet. Kolaborasi tersebut dirancang untuk memastikan pelaksanaan program berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.
“Program ini tidak hanya menyediakan hunian layak, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi di daerah dan memperkuat keadilan sosial,” tambah Maruarar. Hal ini menunjukkan bahwa program bedah rumah memiliki dampak ganda, baik dari sisi sosial maupun ekonomi.
Dukungan juga datang dari kalangan akademisi. Pengamat Politik dan Kebijakan Publik Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, menilai program ini sebagai kebijakan yang tepat dan sangat dibutuhkan masyarakat.
“Program bedah rumah adalah program primer yang menyentuh kebutuhan dasar rakyat dan telah lama dinantikan,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya penggunaan data yang akurat agar penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran. Dengan pendekatan berbasis data, program ini diyakini mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat yang berhak.
Perluasan Program BSPS menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam menjawab kebutuhan mendasar rakyat. Dengan cakupan yang semakin luas, dukungan lintas sektor, dan komitmen kuat pemerintah, program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat pemerataan pembangunan nasional secara berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pengawasan MBG Diperketat, Presiden Pastikan Tidak Ada Celah untuk Korupsi

15 July 2026 - 09:57

Presiden Prabowo Perintahkan Pengawasan Menyeluruh agar Program MBG Tetap Berjalan

15 July 2026 - 09:57

Pemerintah Gandeng PTN Bangun Ekosistem Sekolah Garuda

15 July 2026 - 09:57

Pemerintah Targetkan 80 Sekolah Garuda Transformasi Terbangun pada 2029

15 July 2026 - 09:57

Implementasi B50 Diproyeksikan Serap 2,1 Juta Tenaga Kerja

15 July 2026 - 09:57

Trending on Berita