Menu

Dark Mode
Presiden Tegaskan Jalan Inpres Daerah Pangkas Biaya Logistik Nasional Presiden Prabowo Resmikan Jalan Inpres Daerah di Seluruh Indonesia, Konektivitas Pelosok Kian Terbuka Presiden Prabowo dan Jalan Inpres Daerah sebagai Fondasi Pemerataan Ekonomi Jalan Inpres Daerah: Infrastruktur dan Jalan Kesejahteraan Pemerintah Perpanjang Bansos Pangan hingga September 2026 untuk Jaga Daya Beli Rakyat Bansos Beras hingga September Bagian dari Perlindungan Sosial Semester II

Berita

Presiden Tegaskan Jalan Inpres Daerah Pangkas Biaya Logistik Nasional

badge-check


					Presiden Tegaskan Jalan Inpres Daerah Pangkas Biaya Logistik Nasional Perbesar

Jakarta — Pemerintah terus memperkuat pembangunan infrastruktur sebagai instrumen utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat konektivitas nasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui percepatan pembangunan jalan daerah yang menjangkau berbagai wilayah Indonesia guna memastikan pemerataan pembangunan dapat dirasakan seluruh masyarakat.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan pemerintah adalah melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah. Program ini diarahkan untuk memperlancar distribusi barang dan jasa, menekan biaya logistik nasional, serta memperkuat keterhubungan antarwilayah sehingga mampu meningkatkan daya saing ekonomi nasional.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan memiliki peran yang sangat penting bagi kemajuan bangsa. Penegasan tersebut disampaikan saat meresmikan 1.151 kilometer jalan hasil pelaksanaan Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) yang dipusatkan di Ruas Kedungdung–Bringkoning, Desa Lar Lar, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, pada 23 Juni 2026.

Melalui program tersebut, pemerintah berhasil menyelesaikan pembangunan dan penanganan jalan sepanjang 1.151 kilometer yang tersebar di 37 provinsi. Kehadiran infrastruktur jalan yang memadai diyakini akan membuka akses ekonomi baru, mempercepat distribusi hasil produksi, serta memperkuat konektivitas antara kawasan produksi dan pusat-pusat perdagangan.

“Kita bertekad tidak boleh ada daerah yang tertinggal hanya karena akses yang terbatas. Kita harus turunkan biaya logistik untuk seluruh rakyat dan perekonomian kita,” ujar Presiden Prabowo.

Presiden juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

“Pembangunan jalan bukan hanya membangun fisik semata, tetapi membangun masa depan, mempercepat pemerataan kesejahteraan, dan membuka peluang ekonomi bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Presiden.

Keberadaan jalan yang lebih baik memberikan manfaat langsung bagi petani, nelayan, pelaku UMKM, dan masyarakat luas karena mempercepat distribusi hasil produksi, memperluas akses pasar, serta membantu menjaga stabilitas harga barang.
Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menjelaskan bahwa pembangunan jalan daerah merupakan bagian penting dalam mendukung swasembada pangan, energi, dan air sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden Prabowo.

“Kementerian Pekerjaan Umum mengambil peran strategis untuk memastikan infrastruktur konektivitas hadir sebagai penyokong utama dan urat nadi sistem logistik nasional,” kata Dody.

Ia menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur yang merata akan menjadi fondasi kuat bagi terwujudnya Indonesia maju.

“Dengan konektivitas yang semakin baik, aktivitas ekonomi masyarakat akan semakin berkembang, investasi akan meningkat, dan kesejahteraan masyarakat dapat terus didorong secara berkelanjutan,” ujar Dody.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Presiden Prabowo Resmikan Jalan Inpres Daerah di Seluruh Indonesia, Konektivitas Pelosok Kian Terbuka

28 June 2026 - 00:11

Pemerintah Perpanjang Bansos Pangan hingga September 2026 untuk Jaga Daya Beli Rakyat

28 June 2026 - 00:11

Bansos Beras hingga September Bagian dari Perlindungan Sosial Semester II

28 June 2026 - 00:11

Pemerintah Tegaskan Perpres Ojol Efektif per Juli, Komisi Driver Dipangkas Maksimal 8 Persen

28 June 2026 - 00:11

Perpres Ojol Berlaku Juli, Pemerintah Pastikan Tidak Ada Hidden Fees

28 June 2026 - 00:11

Trending on Berita