Menu ✖

Dark Mode
Penindakan OPM di Yahukimo Tegaskan Kehadiran Negara dalam Melindungi Masyarakat Guru Sejahtera Masuk Radar Besar Pembaruan Sisdiknas Guru Sejahtera Jadi Fokus Penyempurnaan RUU Sisdiknas Dua Tahun Prabowo-Gibran, APBN Topang Pendidikan, Kesehatan, dan Produktivitas Dua Tahun Prabowo-Gibran, APBN Perkuat Program Prioritas Nasional Hilirisasi Menguat, Dua Tahun Prabowo-Gibran Dorong Investasi Bernilai Tambah

Berita

Presiden Prabowo Tegaskan Indonesia Mampu Tangani Bencana Sumatra, Tolak Bantuan Asing

badge-check


					Presiden Prabowo Tegaskan Indonesia Mampu Tangani Bencana Sumatra, Tolak Bantuan Asing Perbesar

Jakarta – Pemerintah menegaskan kesiapan dan kemampuan nasional dalam menangani bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra. Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa meskipun banyak pemimpin negara sahabat menawarkan bantuan, Indonesia memilih mengandalkan kekuatan sendiri karena kapasitas penanganan bencana dinilai memadai.

“Saya ditelepon banyak pimpinan kepala negara ingin kirim bantuan, saya bilang, ‘Terima kasih, konsen Anda, kami mampu. Indonesia mampu mengatasi ini,’” kata Prabowo saat memimpin sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).

Presiden menekankan bahwa negara memiliki perangkat yang kuat dan terlatih, mulai dari TNI, Polri, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), hingga Basarnas. Seluruh unsur tersebut bergerak terpadu dalam operasi kemanusiaan, termasuk pengerahan puluhan helikopter dan belasan pesawat untuk menjangkau daerah terdampak yang sulit diakses.

“TNI kuat, Polri kuat, BNPB kuat, Basarnas kuat. Mampu kita kerahkan puluhan helikopter dalam waktu singkat, belasan pesawat terbang. Ada tempat-tempat yang tiap hari BBM diantar dengan pesawat terbang, dengan Hercules. Ini hanya bisa oleh negara yang kuat,” tegas Prabowo.

Di lapangan, pemerintah pusat dan daerah terus membuka akses darat menuju desa-desa yang masih terisolasi akibat banjir dan longsor. Sambil menunggu jalur darat pulih, helikopter TNI AU dikerahkan untuk memastikan bantuan logistik, obat-obatan, dan kebutuhan pokok tetap sampai kepada warga. Presiden menyebut kehadiran aparat di tengah masyarakat sebagai cerminan negara yang bekerja.

“Ini adalah suatu hal yang perlu kita banggakan. Saya terus terang saja, saya sebagai Presiden Republik Indonesia, saya bangga lihat aparat-aparat kita di setiap tingkatan berada di tengah rakyat,” ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen pengawasan langsung, Prabowo berencana rutin mengunjungi wilayah terdampak. “Saya merencanakan minimal satu minggu sekali saya lihat daerah itu untuk memantau perkembangan,” kata dia.

Dari sisi legislatif, Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menegaskan negara tidak akan membiarkan warga menghadapi bencana sendirian. “Pemerintah pasti hadir, tetapi mohon kesabaran. Curah hujan masih sangat tinggi,” ujar Marwan saat meninjau pengungsian di Deli Serdang. Ia juga menyoroti pentingnya evaluasi tata kelola lingkungan pascabencana agar kejadian serupa tidak terulang.

Dengan koordinasi lintas lembaga, kehadiran langsung pimpinan negara, serta dukungan penuh aparat dan relawan, pemerintah optimistis penanganan dan pemulihan bencana di Sumatra dapat berjalan cepat, tepat, dan berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Penindakan OPM di Yahukimo Tegaskan Kehadiran Negara dalam Melindungi Masyarakat

14 October 2026 - 04:18

Guru Sejahtera Masuk Radar Besar Pembaruan Sisdiknas

14 October 2026 - 01:13

Guru Sejahtera Jadi Fokus Penyempurnaan RUU Sisdiknas

14 October 2026 - 01:13

Dua Tahun Prabowo-Gibran, APBN Topang Pendidikan, Kesehatan, dan Produktivitas

14 October 2026 - 01:13

Dua Tahun Prabowo-Gibran, APBN Perkuat Program Prioritas Nasional

14 October 2026 - 01:13

Trending on Berita