Menu

Dark Mode
Mengapresiasi Capaian Pangan Prabowo-Gibran, Merawat Stabilitas dan Menolak Provokasi Pemerintah Perkuat Agenda Penyelesaian Kasus HAM, Masyarakat Jangan Terjebak Provokasi Masyarakat Dukung Kebijakan Pro-Buruh Prabowo, Tegaskan Sikap Tolak Provokasi Pemerintah Terus Benahi Berbagai Masalah, Penyampaian Aspirasi Jangan Dikotori Provokasi Menko Pangan Tegaskan: Pemerintah Perkuat Dukungan Terhadap Petani dan Nelayan Pemerintah dan DPR Buka Ruang Aspirasi, Buruh Bisa Kawal RUU Ketenagakerjaan

Berita

Presiden Prabowo Percepat Renovasi Ribuan Puskesmas untuk Perkuat Layanan Kesehatan Nasional

badge-check


					Presiden Prabowo Percepat Renovasi Ribuan Puskesmas untuk Perkuat Layanan Kesehatan Nasional Perbesar

Jakarta – Sebagai pilar utama dalam membangun kesejahteraan masyarakat dan kemandirian bangsa, Presiden Prabowo mempercepat akselerasi penguatan layanan kesehatan dasar di berbagai pelosok daerah di Indonesia. Komitmen ini diwujudkan secara nyata melalui program pembenahan infrastruktur berskala besar, yang menyasar renovasi ribuan puskesmas.

Presiden Prabowo menyebut penerimaan negara sebesar Rp10,27 triliun hasil penertiban berupa denda administrasi dan penyelamatan keuangan negara dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki sekitar 5.000 puskesmas. Langkah tersebut dinilai menjadi bagian strategis dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat hingga tingkat desa dan kecamatan.

Menurut Presiden, kebutuhan renovasi satu puskesmas diperkirakan mencapai Rp2 miliar sehingga total kebutuhan untuk memperbaiki 10 ribu puskesmas mencapai sekitar Rp20 triliun.

“Saya bilang kau butuh uang berapa untuk perbaiki 10 ribu? Kira-kira satu puskesmas Rp2 miliar. Jadi, kita butuh kurang lebih Rp20 triliun. Sebenarnya hari ini artinya kita bisa selesaikan 5 ribu puskesmas Rp10 triliun,” jelasnya.

Presiden Prabowo juga mengungkapkan bahwa pada bulan depan negara berpotensi memperoleh tambahan penerimaan sekitar Rp10 triliun dari Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) dan Rp39 triliun dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan. Apabila tambahan penerimaan tersebut terealisasi, pemerintah menilai renovasi seluruh puskesmas di Indonesia dapat dipercepat.

“Kalau bulan depan benar yang masuk Rp10 triliun lagi dari Satgas, plus Rp39 triliun dari PPATK, berarti Rp49 triliun, berarti semua puskesmas dengan mudah kita perbaiki, sekolah-sekolah yang belum diperbaiki bisa segera kita perbaiki,” ujarnya.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa proyek perbaikan ini didanai oleh uang rakyat yang berhasil diselamatkan dari para oknum.

“Kita perbaiki dengan uang yang kalau tidak kita selamatkan dan uang tersebut akan hilang dimakan para koruptor dan para maling dan perampok tersebut,” tambahnya.

Percepatan renovasi puskesmas menjadi langkah penting dalam memperluas akses layanan kesehatan yang berkualitas, merata, dan cepat di berbagai daerah. Melalui fasilitas dasar yang layak, langkah ini tidak hanya memperkuat pelayanan preventif demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat, tetapi juga berdampak strategis terhadap produktivitas SDM, ketahanan nasional, serta kemandirian bangsa. #

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Menko Pangan Tegaskan: Pemerintah Perkuat Dukungan Terhadap Petani dan Nelayan

23 September 2026 - 02:12

Pemerintah dan DPR Buka Ruang Aspirasi, Buruh Bisa Kawal RUU Ketenagakerjaan

23 September 2026 - 02:12

Pemerintah Percepat Pembangunan Papua, Masyarakat Harus Jaga Kondusivitas

23 September 2026 - 02:12

Mahasiswa Apresiasi Kebijakan Transformatif Pemerintahan Prabowo-Gibran

23 September 2026 - 02:12

Komitmen Pemerintah Tangani Pelanggaran HAM Terus Berjalan, Masyarakat Diajak Jaga Kedamaian

23 September 2026 - 02:12

Trending on Berita