Menu

Dark Mode
Pemerintah Siapkan Reskilling bagi Pekerja Terdampak PHK Reskilling dan Upskilling Disiapkan untuk Pekerja Terdampak PHK Reskilling: Menjaga Daya Saing Pekerja Terdampak PHK Reskilling Pekerja dan Jalan Baru Mitigasi PHK Pemerintah Bentuk Tim Khusus BGN-KPK untuk Benahi Sistem Program MBG Percepat Perbaikan Program MBG Pemerintah Perkuat Koordinasi BGN-KPK

Berita

Presiden Prabowo Bawa Isu Konservasi dan Investasi dalam Rangkaian Kunjungan ke Inggris

badge-check


					Presiden Prabowo Bawa Isu Konservasi dan Investasi dalam Rangkaian Kunjungan ke Inggris Perbesar

Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan kunjungan resmi ke Inggris sebagai bagian dari rangkaian lawatan kenegaraan yang telah dijadwalkan sejak tahun lalu. Kunjungan ini menjadi momentum strategis bagi Indonesia untuk memperkuat diplomasi internasional, khususnya dalam isu konservasi lingkungan dan penguatan kerja sama jangka panjang yang berdampak pada pembangunan nasional.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa salah satu agenda utama Presiden Prabowo di Inggris adalah pertemuan dengan Raja Charles III. Pertemuan tersebut difokuskan pada tindak lanjut komitmen kerja sama konservasi gajah di Provinsi Aceh, sebuah isu lingkungan yang telah lama menjadi perhatian bersama antara Indonesia dan Inggris.

“Pertama, ada rencana Bapak Presiden melakukan pertemuan dengan Raja Charles untuk menindaklanjuti kembali komitmen dari kita berkenaan konservasi gajah di Provinsi Aceh,” kata Prasetyo.

Menurut Prasetyo, pembahasan mengenai konservasi gajah Aceh bukanlah isu baru, melainkan kelanjutan dari komitmen bilateral yang telah terbangun sebelumnya. Pemerintah Indonesia memandang dukungan internasional sebagai faktor penting dalam menjaga kelestarian satwa liar yang terancam punah, sekaligus melindungi ekosistem hutan Aceh yang memiliki nilai ekologis tinggi.

Isu konservasi ini dinilai strategis karena tidak hanya menyangkut keberlanjutan lingkungan, tetapi juga upaya mitigasi konflik antara manusia dan satwa, serta penguatan posisi Indonesia dalam diplomasi hijau di tingkat global. Pemerintah ingin menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi nasional sejalan dengan komitmen perlindungan lingkungan dan keanekaragaman hayati.

Selain agenda konservasi, kunjungan Presiden Prabowo ke Inggris juga membawa pesan penting terkait investasi dan kerja sama jangka panjang. Pertemuan dengan Raja Charles III dipandang sebagai simbol kuat komitmen Indonesia dalam menjaga keanekaragaman hayati, sementara pembahasan kerja sama di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia mencerminkan investasi strategis untuk masa depan bangsa.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menambahkan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari lawatan Presiden Prabowo ke Inggris dan Swiss untuk menghadiri sejumlah agenda penting di tingkat internasional.

“Pada Minggu siang ini, Presiden Prabowo Subianto berangkat ke Inggris dan Swiss untuk mengikuti beberapa agenda pertemuan,” ujar Teddy.

Ia menegaskan bahwa Presiden juga melakukan audiensi dengan Raja Charles III, dengan pelestarian lingkungan sebagai salah satu topik utama pembahasan.

“Presiden juga bertemu Raja Charles III dengan agenda pembahasan terkait pelestarian alam dan lingkungan, termasuk konservasi gajah, bersama sejumlah tokoh filantropi dunia,” kata Teddy.

Melalui kunjungan ini, pemerintah menegaskan komitmen Indonesia untuk aktif mengambil peran dalam isu global, sekaligus memastikan kepentingan nasional di bidang lingkungan, investasi, dan pembangunan berkelanjutan terus diperjuangkan di panggung internasional.

[edRW]

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Siapkan Reskilling bagi Pekerja Terdampak PHK

14 July 2026 - 00:57

Reskilling dan Upskilling Disiapkan untuk Pekerja Terdampak PHK

14 July 2026 - 00:57

Pemerintah Bentuk Tim Khusus BGN-KPK untuk Benahi Sistem Program MBG

14 July 2026 - 00:57

Percepat Perbaikan Program MBG Pemerintah Perkuat Koordinasi BGN-KPK

14 July 2026 - 00:57

Resiliensi Media, Ketahanan Siber Diperkuat, dari Talenta Digital hingga Kerja Sama Regional

14 July 2026 - 00:57

Trending on Berita