Menu ✖

Dark Mode
Program MBG Menjadi Fondasi Strategis Generasi Emas dan Pemerataan Ekonomi Nasional Peningkatan Kualitas MBG sebagai Investasi Gizi dan Pendidikan Karakter Anak Indonesia Mengapresiasi Pembenahan Tata Kelola MBG untuk Pelayanan yang Lebih Baik Dua Tahun Prabowo-Gibran, Perluasan MBG Perkuat Pemerataan Gizi di Papua Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG Perluas Jangkauan hingga Papua Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemerintah Perluas Akses Gizi di Papua melalui MBG

Berita

Perbaikan Iklim Usaha Jadi Pilar Kuat Stabilitas Investasi Indonesia

badge-check


					Perbaikan Iklim Usaha Jadi Pilar Kuat Stabilitas Investasi Indonesia Perbesar

Jakarta — Pemerintah Indonesia semakin memperkuat komitmen untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif, yang dinilai sebagai pilar utama dalam menjaga stabilitas investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional di tengah tantangan global.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat, 12/2/2026. Menurut Purbaya, pemerintah telah membentuk task force debottlenecking untuk secara aktif menghilangkan hambatan-hambatan administratif dan birokrasi yang selama ini dirasakan pelaku usaha.

“Saya yakin kalau setahun ini kami jalankan terus setiap minggu ada meeting, akhir tahun saya akan menghilangkan hampir semua debottlenecking yang ada di dunia bisnis kita,” ujar Purbaya.

Langkah ini dianggap penting untuk mempercepat masuknya investasi, baik di pasar modal maupun investasi asing langsung, sekaligus memperkuat nilai tukar rupiah dan mendorong ekspansi sektor industri nasional.

Purbaya menegaskan bahwa sinkronisasi data, aturan, dan fakta di lapangan menjadi kunci implementasi kebijakan ini.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menambahkan bahwa perbaikan iklim usaha akan membantu Indonesia mencapai target pertumbuhan ekonomi hingga 8% dalam lima tahun mendatang melalui peningkatan produktivitas dan kesiapan tenaga kerja kompeten.

Upaya perbaikan iklim bisnis ini juga mendapat dukungan mantan Menteri Keuangan Chatib Basri. “Kemudahan perizinan dan investasi harus dipercepat,” ujarnya.

Menurut Chatib, deregulasi ekonomi akan membantu industri manufaktur, menciptakan lapangan kerja formal yang layak, dan meningkatkan permintaan.

Jika permintaan meningkat, kebijakan moneter yang ditempuh Bank Indonesia juga diyakini akan memberi efek positif terhadap perekonomian.

Pakar ekonomi menilai bahwa momentum perbaikan iklim usaha bukan hanya akan mengatasi tantangan pasar keuangan, tetapi juga memperluas basis investasi domestik dan asing untuk masa depan. Dengan langkah-langkah reformasi yang bertahap dan terkoordinasi, Indonesia diyakini mampu mentransformasikan tekanan pasar menjadi peluang pertumbuhan berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG Perluas Jangkauan hingga Papua

8 October 2026 - 06:41

BGN Perbaharui PKS dengan Mitra Pengelola Dapur SPPG Demi Perbaikan Tata Kelola

8 October 2026 - 06:41

BGN Hadirkan 13 SPPG Baru untuk Perluas Jangkauan MBG di Papua

8 October 2026 - 06:41

Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG Jadi Bukti Program Prioritas Berorientasi Rakyat

8 October 2026 - 06:41

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemerintah Perluas Akses Gizi di Papua melalui MBG

8 October 2026 - 06:41

Trending on Berita