Menu

Dark Mode
Sertifikasi Rumah MBR Gratis dan Harapan Baru Kepastian Hunian Rakyat Kecil Sertifikasi Rumah MBR Gratis sebagai Terobosan Melindungi Aset Masyarakat Kecil MBR Dapat Kabar Baik, Pemerintah Gratiskan Sertifikat Rumah Pemerintah Gratiskan Sertifikasi Rumah MBR untuk Perkuat Kepastian Hukum Hunian Menjadikan KUR Lebih Dekat dengan Rakyat Lewat Koperasi Merah Putih KUR dan Koperasi Merah Putih: Jalan Baru Memperkuat Ekonomi Desa

Berita

Penyaluran KUR Akan Diperluas Lewat Koperasi Merah Putih

badge-check


					Penyaluran KUR Akan Diperluas Lewat Koperasi Merah Putih Perbesar

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai pusat layanan ekonomi masyarakat desa. Upaya tersebut ditandai dengan dibukanya akses pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi koperasi yang tergabung dalam program tersebut.

“Insya Allah pada 21 Juli nanti seluruh pembentukan sudah selesai. Kemudian mulai 22 Juli, kopdes/kel merah putih sudah bisa mengakses pendanaan melalui KUR dari Bank Himbara,” kata Wakil Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono.

Kebijakan tersebut menjadi langkah awal pemerintah dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha di perdesaan melalui koperasi. Kehadiran KDKMP sebagai mitra penyalur diharapkan dapat mempermudah pelaku usaha mikro dan kecil memperoleh modal kerja maupun pembiayaan usaha produktif. Dengan akses pembiayaan yang semakin dekat dengan masyarakat, aktivitas ekonomi desa diyakini akan tumbuh lebih cepat dan berkelanjutan.

Ke depan, KDKMP akan berperan sebagai mitra perbankan dalam penyaluran KUR melalui skema channeling sehingga layanan pembiayaan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat. Pemerintah menilai koperasi memiliki posisi strategis karena berada dekat dengan masyarakat dan memahami kebutuhan ekonomi di tingkat desa maupun kelurahan.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan bahwa KDKMP akan menjadi kanal distribusi berbagai program pemerintah, termasuk KUR.

“Seluruh program dari pemerintah pusat termasuk di dalamnya BLT, bansos, bantuan pangan dan lain-lain nanti akan disalurkan melalui KDKMP. Dan penyaluran skema channeling KUR pun juga akan dilaksanakan di KDKMP,” ujar Ferry Juliantono dalam acara Best Cooperatives Sustainability Performance Award 2026 di Jakarta.

Selain menyalurkan KUR, KDKMP juga akan melayani pembiayaan Mekaar dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bagi pelaku usaha ultramikro. KDKMP turut dikembangkan sebagai outlet layanan perbankan, khususnya bagi bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Di sisi lain, pemerintah tengah menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) untuk mengatur distribusi barang bersubsidi melalui KDKMP. Komoditas seperti LPG 3 kilogram, pupuk bersubsidi, Minyakita, dan beras akan disalurkan melalui koperasi guna memastikan distribusi yang lebih efektif dan tepat sasaran..

“Nah ini insyaallah akan dalam waktu dekat dikeluarkan Peraturan Presiden untuk membahas tentang distribusi barang-barang bersubsidi,” kata Ferry.

Penguatan fungsi KDKMP merupakan bagian dari strategi pemerintah menjadikan koperasi sebagai penggerak ekonomi desa. Melalui akses pembiayaan, penyaluran bantuan, distribusi barang bersubsidi, dan layanan perbankan, Koperasi Merah Putih diharapkan dapat memperkuat perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

MBR Dapat Kabar Baik, Pemerintah Gratiskan Sertifikat Rumah

20 July 2026 - 05:42

Pemerintah Gratiskan Sertifikasi Rumah MBR untuk Perkuat Kepastian Hukum Hunian

20 July 2026 - 05:42

Pemerintah Siapkan KDKMP sebagai Mitra Penyaluran KUR dan Barang Bersubsidi

20 July 2026 - 05:42

Outlook Stabil, Pemerintah Pastikan Disiplin Fiskal Tetap Terjaga

20 July 2026 - 05:42

Outlook Stabil, Fundamental Ekonomi Indonesia Dinilai Tetap Solid

20 July 2026 - 05:42

Trending on Berita