Menu ✖

Dark Mode
Tokoh Papua Ingatkan Masyarakat Waspadai Provokasi ULMWP Mengapresiasi Pembenahan Tata Kelola MBG untuk Pelayanan yang Lebih Baik_x000D_ Peningkatan Kualitas MBG sebagai Investasi Gizi dan Pendidikan Karakter Anak Indonesia_x000D__x000D_ Program MBG Menjadi Fondasi Strategis Generasi Emas dan Pemerataan Ekonomi Nasional_x000D_ Dua Tahun Prabowo-Gibran, Perluasan MBG Perkuat Pemerataan Gizi di Papua_x000D__x000D_ Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG Perluas Jangkauan hingga Papua_x000D_

Berita

Penyaluran KPR FLPP Awal Tahun Menguat, Akses Rumah Subsidi Kian Luas

badge-check


					Penyaluran KPR FLPP Awal Tahun Menguat, Akses Rumah Subsidi Kian Luas Perbesar

Jakarta – Penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) mengawali tahun 2026 dengan tren menguat. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencatat realisasi penyaluran KPR Sejahtera FLPP mencapai 6.749 unit sepanjang periode 1–31 Januari 2026, mempertegas perannya sebagai motor utama pembiayaan rumah subsidi nasional.

Kinerja positif di awal tahun ini dinilai menjadi sinyal kuat bahwa akses Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) terhadap rumah subsidi semakin terbuka. Dengan realisasi yang solid sejak Januari, penyerapan kuota FLPP diproyeksikan bergerak lebih cepat, seiring tingginya kebutuhan hunian layak dan terjangkau di berbagai daerah.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu menyampaikan, tren pertumbuhan tersebut melanjutkan konsistensi perseroan sepanjang 2025. Tahun lalu, BTN tercatat menyalurkan KPR Sejahtera FLPP sebanyak 192.208 unit, memperkuat posisinya sebagai penyalur utama program perumahan subsidi pemerintah.

“Kami berkomitmen untuk terus memperluas akses pembiayaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah sebagai bagian dari peran BTN sebagai mitra strategis pemerintah,” kata Nixon.

Pada 2026, pemerintah menetapkan kuota nasional FLPP sebesar 350.000 unit. Dari total tersebut, BTN memperoleh alokasi sebanyak 172.000 unit atau hampir separuh dari kuota nasional. Alokasi besar ini diharapkan dapat mendorong percepatan realisasi pembiayaan sejak awal tahun, sehingga semakin banyak keluarga MBR yang dapat segera memiliki rumah pertama.

BTN menegaskan kesiapan untuk mengoptimalkan kuota tersebut melalui penguatan kolaborasi dengan pemerintah, BP Tapera, serta mitra pengembang di berbagai wilayah. Selain itu, perseroan juga mendorong transformasi digital dan optimalisasi jaringan distribusi agar proses pengajuan hingga akad kredit berjalan lebih cepat dan efisien.

“Transformasi digital dan optimalisasi jaringan distribusi akan terus kami dorong agar proses pembiayaan semakin cepat, transparan, dan tepat sasaran,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan rilis BP Tapera, realisasi penyaluran KPR Sejahtera FLPP secara nasional pada periode 1–31 Januari 2026 mencapai 7.312 unit dengan nilai pembiayaan sebesar Rp912,4 miliar.

Penguatan realisasi di awal tahun mencerminkan keberlanjutan program perumahan subsidi sebagai instrumen strategis pemerintah dalam memperkecil backlog perumahan. Dengan kuota yang besar, dukungan likuiditas yang terjaga, serta sinergi antar-pemangku kepentingan, akses rumah subsidi diproyeksikan kian luas sepanjang 2026. #

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tokoh Papua Ingatkan Masyarakat Waspadai Provokasi ULMWP

8 October 2026 - 05:27

Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG Perluas Jangkauan hingga Papua_x000D_

8 October 2026 - 05:27

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemerintah Perluas Akses Gizi di Papua melalui MBG

8 October 2026 - 05:27

Pemerintah Perkuat Pengawasan Anggaran Tingkatkan Integritas Program MBG

8 October 2026 - 05:27

Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG Jadi Bukti Program Prioritas Berorientasi Rakyat

8 October 2026 - 05:27

Trending on Berita