Menu

Dark Mode
HUT ke-81 RI Dijaga Aman, Masyarakat Diimbau Utamakan Informasi Terverifikasi HUT RI Dipastikan Aman, Publik Diminta Tak Terprovokasi Rayakan Dengan Gembira, Bersama Menjaga Kondusivitas Hari Kemerdekaan Keamanan Nasional Terjaga Menjelang Perayaan HUT RI Kinerja Danantara Dinilai Makin Positif, Berhasil Kelola Aset Negara secara Produktif Danantara Tunjukkan Kinerja Positif sebagai Mesin Investasi Strategis Negara

Berita

Penguatan Infrastruktur Satelit Dukung Resiliensi Media Nasional

badge-check


					Penguatan Infrastruktur Satelit Dukung Resiliensi Media Nasional Perbesar

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat fondasi kedaulatan digital nasional melalui pengembangan ekosistem satelit sebagai infrastruktur strategis yang menopang konektivitas, ketahanan informasi, dan resiliensi media di seluruh Indonesia. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi nasional untuk memastikan layanan komunikasi dan penyebaran informasi tetap berjalan andal, termasuk di wilayah terdepan, terluar, tertinggal (3T), daerah perbatasan, maupun saat terjadi kondisi darurat.

Di tengah pesatnya transformasi digital dan meningkatnya ancaman terhadap ruang siber, pemerintah menilai penguatan infrastruktur satelit tidak hanya berkaitan dengan penyediaan akses internet, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menjaga kedaulatan informasi serta memperkuat ekosistem media nasional. Kehadiran infrastruktur satelit yang semakin modern diharapkan mampu mendukung pemerataan akses komunikasi, memperkuat layanan publik, sekaligus menjaga ketahanan informasi nasional.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa pengoperasian Satelit Nusantara Lima merupakan tonggak penting dalam memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang berdaulat di bidang digital dan teknologi antariksa.

“Dengan Satelit Nusantara Lima, Indonesia menunjukkan bahwa kita tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu memperkuat kedaulatan digital melalui infrastruktur strategis yang dibangun untuk kepentingan nasional,” ujar Meutya.

Pemerintah juga terus mengombinasikan pembangunan satelit dengan jaringan serat optik, BTS, dan teknologi Low Earth Orbit (LEO) guna memperluas konektivitas nasional secara lebih merata.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Angga Raka Prabowo, menegaskan bahwa pengelolaan infrastruktur digital, termasuk spektrum frekuensi radio dan satelit, menjadi fondasi penting dalam menjaga daya saing bangsa di era digital.

“Frekuensi radio dan infrastruktur digital merupakan aset strategis yang menopang komunikasi, layanan publik, serta perkembangan teknologi nasional. Pengelolaannya menjadi bagian penting dari upaya memperkuat kedaulatan digital Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, pakar transformasi digital dari Universitas Indonesia, Firman Kurniawan, menilai penguatan infrastruktur satelit akan memberikan dampak positif terhadap keberlanjutan ekosistem media dan penyebaran informasi yang lebih merata.

“Resiliensi media di era digital sangat bergantung pada infrastruktur komunikasi yang kuat. Semakin andal konektivitas nasional, semakin besar pula kemampuan media dalam menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” katanya.*

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

HUT ke-81 RI Dijaga Aman, Masyarakat Diimbau Utamakan Informasi Terverifikasi

15 August 2026 - 22:37

HUT RI Dipastikan Aman, Publik Diminta Tak Terprovokasi

15 August 2026 - 22:37

Kinerja Danantara Dinilai Makin Positif, Berhasil Kelola Aset Negara secara Produktif

15 August 2026 - 22:36

Danantara Tunjukkan Kinerja Positif sebagai Mesin Investasi Strategis Negara

15 August 2026 - 22:36

Presiden Prabowo Dorong Percepatan B50 dan Persiapan Mandatori Bioetanol

15 August 2026 - 22:36

Trending on Berita