Menu

Dark Mode
Investasi 2027 Dipatok Rp2.322 Triliun, Pemerintah Dorong Hilirisasi hingga Industri Lokal Ekonom: Investasi Manufaktur hingga Pariwisata Bisa Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Investasi Produktif dan Hilirisasi Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Nasional Ekonom: Investasi Nasional Perkuat Pertumbuhan Ekonomi dan Hilirisasi Investasi Gerakkan Industri Lokal dan UMKM, Ekonomi Daerah Makin Produktif Investasi 2027 Didorong Perkuat Hilirisasi dan Industri Lokal

Berita

Pemulihan Penyintas Gempa NTT Dikebut, Negara Jaga Hak Dasar Penyintas

badge-check


					Pemulihan Penyintas Gempa NTT Dikebut, Negara Jaga Hak Dasar Penyintas Perbesar

Jakarta – Pemulihan kehidupan para penyintas gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus dikebut melalui penanganan terpadu. Negara memastikan hak dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi, mulai dari kebutuhan pangan, tempat tinggal sementara, layanan kesehatan, hingga dukungan psikososial, sekaligus memperkuat pemulihan menuju tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.

Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono mengatakan seluruh sumber daya lintas kementerian dan lembaga dikerahkan untuk mempercepat penanganan darurat serta pemulihan masyarakat terdampak. Langkah tersebut merupakan tindak lanjut atas instruksi Presiden Prabowo Subianto agar koordinasi dan pembagian tugas antarlembaga berjalan efektif.

“Seluruh kekuatan dikerahkan bersama untuk mempercepat penanganan dan memastikan kebutuhan dasar para penyintas dapat terpenuhi dengan baik,” ujar Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono.

Pemenuhan kebutuhan dasar menjadi fokus utama melalui penyediaan pangan, tenda, pakaian, dan selimut. Bersamaan dengan itu, pemulihan akses jalan dan jembatan yang terdampak longsor, jaringan listrik, serta komunikasi terus dipercepat guna mendukung kelancaran distribusi bantuan dan aktivitas masyarakat.

Menurut Agus Jabo Priyono, ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, BNPB, Tagana, dan relawan telah dimobilisasi untuk menjangkau masyarakat terdampak, termasuk pengungsi di wilayah terpencil dan pulau-pulau terluar.

“Tidak boleh ada masyarakat terdampak yang terlewat dari jangkauan. Seluruh unsur bergerak agar bantuan dapat tiba secara cepat dan merata,” kata Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono.

Kementerian Sosial juga menyiapkan anggaran Rp14 miliar untuk kebutuhan logistik dan sarana pengungsian serta mengoperasikan tujuh dapur umum di sejumlah kabupaten terdampak. Tim psikososial turut diterjunkan untuk memberikan pendampingan bagi para penyintas.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi mengatakan penanganan gempa tidak berhenti setelah masa tanggap darurat. Pemerintah akan melanjutkan pemulihan secara bertahap melalui rehabilitasi dan rekonstruksi untuk membangun kembali infrastruktur, fasilitas, layanan, dan kehidupan masyarakat.

“Pemulihan akan terus dilanjutkan secara bertahap, tidak hanya memperbaiki fasilitas dan layanan terdampak, tetapi juga membangun kembali kehidupan masyarakat dengan lebih baik dan berkelanjutan,” ujar Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Menurut Prasetyo, Presiden Prabowo Subianto sejak hari pertama telah menginstruksikan agar bantuan disalurkan cepat, terarah, dan merata. Sejak 15 hingga 24 Agustus 2026, pemerintah telah menyalurkan berbagai bantuan pangan, air mineral, obat-obatan, tenda, selimut, matras, peralatan komunikasi, serta dua unit rumah sakit lapangan sebagai wujud komitmen negara menjaga hak dasar dan mempercepat pemulihan penyintas. (*)

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Investasi 2027 Dipatok Rp2.322 Triliun, Pemerintah Dorong Hilirisasi hingga Industri Lokal

24 September 2026 - 05:36

Ekonom: Investasi Manufaktur hingga Pariwisata Bisa Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi

24 September 2026 - 05:36

Investasi Produktif dan Hilirisasi Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Nasional

24 September 2026 - 05:36

Ekonom: Investasi Nasional Perkuat Pertumbuhan Ekonomi dan Hilirisasi

24 September 2026 - 05:36

Investasi Gerakkan Industri Lokal dan UMKM, Ekonomi Daerah Makin Produktif

24 September 2026 - 05:36

Trending on Berita