Menu

Dark Mode
Hilirisasi Riset 2026 Diperkuat untuk Ketahanan Energi, Kesehatan, dan Pangan Hilirisasi Riset dan Jalan Baru Menjadikan Kampus sebagai Mesin Inovasi Nasional Dari Laboratorium ke Industri: Momentum Hilirisasi Riset Indonesia CKG Diperkuat dengan Deteksi Kusta di Faskes Dasar Pemerintah Dorong Hilirisasi Riset Tahap II untuk Percepat Inovasi Siap Industri Pemerintah Integrasikan Skrining Kusta dalam CKG untuk Kejar Eliminasi 2030

Berita

Pemerintah Terus Monitor Kualitas Layanan Jamaah Haji Jelang Ibadah Puncak

badge-check


					Pemerintah Terus Monitor Kualitas Layanan Jamaah Haji Jelang Ibadah Puncak Perbesar

Jakarta — Pemerintah terus menunjukkan komitmen kuat dalam memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji Indonesia. Melalui Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Kementerian Agama Republik Indonesia melakukan pengawasan intensif terhadap layanan jemaah di kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), Arab Saudi.

Sekretaris Utama BPJPH, Muhammad Aqil Irham, menegaskan bahwa pengawasan ini merupakan bentuk kerja nyata dan sinergi lintas kementerian/lembaga dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025. Fokus pengawasan mencakup pemenuhan konsumsi halal dan aman, serta pengecekan fasilitas pendukung seperti sanitasi, tempat tidur, dapur, dan pendingin ruangan.

“Hari ini kita melaksanakan pemantauan di Armuzna bersama Ditjen PHU, Badan Penyelenggara Haji, dan unsur K/L lainnya sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan layanan terbaik bagi jemaah,” ujar Aqil Irham.

Fasilitas-fasilitas yang ditinjau disiapkan oleh syarikah—lembaga resmi yang ditunjuk Pemerintah Arab Saudi—yang menghadirkan nuansa khas Indonesia. Misalnya, dekorasi berbahan anyaman bambu dan rotan, serta tata ruang yang menyejukkan di tengah cuaca panas, menciptakan kenyamanan psikologis bagi jemaah.

“Upaya syarikah ini sangat positif. Konsep layanan yang bersih, indah, dan ramah budaya akan membantu jemaah merasa lebih tenang dan nyaman,” tambah Aqil. Ia juga menegaskan bahwa pada Rabu dini hari, BPJPH akan kembali melakukan pengawasan ketat pada dapur penyedia konsumsi untuk memastikan penerapan standar halal dan keamanan pangan berjalan sesuai ketentuan.

Pengawasan ini tidak hanya memastikan aspek teknis layanan, tetapi juga menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap keselamatan dan kenyamanan jemaah selama menjalankan ibadah haji. Pemerintah berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pihak Arab Saudi dan stakeholder terkait agar seluruh proses penyelenggaraan haji berlangsung lancar dan bebas hambatan.

Sementara itu, Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, menekankan pentingnya kualitas layanan haji sebagai bagian dari amanah konstitusional. Dalam berbagai kesempatan, beliau menegaskan bahwa penyelenggaraan haji harus dijalankan secara profesional, transparan, dan akuntabel demi kemaslahatan jemaah.

Pemerintah berkomitmen penuh agar seluruh tahapan ibadah haji berjalan aman, nyaman, dan khusyuk. Kehadiran negara di setiap titik layanan adalah bukti nyata bahwa negara melayani rakyat hingga ke Tanah Suci.

[edRW]

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Hilirisasi Riset 2026 Diperkuat untuk Ketahanan Energi, Kesehatan, dan Pangan

18 July 2026 - 23:21

CKG Diperkuat dengan Deteksi Kusta di Faskes Dasar

18 July 2026 - 23:21

Pemerintah Dorong Hilirisasi Riset Tahap II untuk Percepat Inovasi Siap Industri

18 July 2026 - 23:21

Pemerintah Integrasikan Skrining Kusta dalam CKG untuk Kejar Eliminasi 2030

18 July 2026 - 23:21

Presiden Prabowo Perkuat Perlindungan Nelayan lewat BBM Khusus dan Cold Storage

18 July 2026 - 23:20

Trending on Berita