Menu

Dark Mode
Penegakan Hukum Karhutla Jadi Bukti Negara Tidak Kompromi Negara Hadir Melawan Karhutla Lewat Sanksi dan Pidana Tegas Izin Perusahaan Dibekukan, Pemerintah Tegas Tangani Kasus Karhutla Penegakan Hukum Karhutla Diperkuat, Korporasi Nakal Disanksi Tegas Berantas Korupsi Pendidikan, Pemerintah Selamatkan Masa Depan Generasi Bangsa   Pemerintah Perkuat Integritas Pendidikan Demi Menjaga Meritokrasi  

Berita

Pemerintah Posisikan Kopdes Merah Putih sebagai Pusat Ekonomi Desa dan Hub Distribusi Nasional

badge-check


					Pemerintah Posisikan Kopdes Merah Putih sebagai Pusat Ekonomi Desa dan Hub Distribusi Nasional Perbesar

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan melalui pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diposisikan sebagai pusat layanan ekonomi desa terintegrasi sekaligus hub distribusi nasional untuk memperkuat produk lokal dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan nasional inklusif.

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengatakan bahwa koperasi desa diposisikan sebagai pusat layanan ekonomi yang lengkap dan dekat dengan masyarakat, sehingga sinergi dengan Hipmi Yogyakarta diperlukan untuk memperkuat keberadaan Kopdes Merah Putih.

“Koperasi desa menjadi pusat layanan ekonomi yang lengkap dan dekat dengan masyarakat. Oleh karena itu, kami mengajak Hipmi Yogyakarta bersinergi untuk memperkuat keberadaan Kopdes Merah Putih,” kata Ferry dalam acara Forum Bisnis Daerah 2026 yang diselenggarakan DPD Hipmi DI Yogyakarta.

Menurutnya, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dirancang sebagai pusat layanan ekonomi yang lengkap, mulai dari penyediaan kebutuhan pokok, layanan kesehatan, pembiayaan, pergudangan, hingga pengelolaan potensi lokal.

“Bersama Hipmi, kita akan kurasi produk-produk lokal Yogyakarta dan merek-merek lokal lainnya, agar bisa secepatnya mengisi barang-barang di Kopdes Merah Putih,” ujar Menkop Ferry.

Ferry juga menyatakan pemerintah berperan sebagai regulator dan fasilitator pengembangan koperasi modern. Kopdes Merah Putih dirancang memotong rantai pasok yang panjang agar nilai tambah ekonomi kembali kepada produsen dan masyarakat desa secara berkelanjutan.

“Dengan menghadirkan Koperasi Hub dan Kopdes Merah Putih sebagai simpul penghubung, distribusi menjadi lebih efisien, harga lebih terjangkau, dan kesejahteraan pelaku usaha rakyat meningkat,” ungkap Ferry.

Ferry juga menilai pentingnya kolaborasi lintas sektor dengan pelaku usaha muda, UMKM, dan mitra strategis agar Kopdes Merah Putih adaptif terhadap perkembangan zaman dan mampu memanfaatkan teknologi digital.

“Melalui dukungan kebijakan pemerintah dan kolaborasi dengan generasi muda, Kopdes Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi desa yang modern, inklusif, dan berkelanjutan,” kata Ferry.

Penguatan Kopdes Merah Putih, tambah Ferry, diawali pemetaan potensi lokal, optimalisasi menjadi ekonomi produktif, serta berperan sebagai hub yang menyerap produksi, mengelola distribusi, dan menjalankan hilirisasi bernilai tambah bagi masyarakat.

Dengan penguatan peran Kopdes Merah Putih sebagai pusat layanan ekonomi dan hub distribusi nasional, pemerintah optimistis kesejahteraan masyarakat desa akan meningkat secara merata, sekaligus memperkokoh fondasi ekonomi nasional berbasis kerakyatan. [-RWA]

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Izin Perusahaan Dibekukan, Pemerintah Tegas Tangani Kasus Karhutla

28 August 2026 - 22:34

Penegakan Hukum Karhutla Diperkuat, Korporasi Nakal Disanksi Tegas

28 August 2026 - 22:34

Korupsi Ditindak Tegas, Integritas Kampus Jadi Prioritas

28 August 2026 - 22:34

Pemerintah Perkuat Pemberantasan Korupsi di Sektor Pendidikan

28 August 2026 - 22:34

Debottlenecking Ekonomi Dipercepat, Pemerintah Kawal Kepastian Usaha

28 August 2026 - 22:34

Trending on Berita