Menu ✖

Dark Mode
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemerintah Tegas Kawal Kualitas Layanan MBG Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Pemerintah Tegas Benahi Tata Kelola MBG Ketegasan Prabowo-Gibran Selama Dua Tahun dalam Program MBG Jelang Dua Tahun Prabowo-Gibran: MBG Semakin Aman, Layak, dan Tegas Diawasi Ekonomi RI Optimis, Ketahanan Domestik Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi RI Tangguh, Keyakinan Konsumen Tetap Optimis

Berita

Pemerintah Perkuat Transparansi dan Jaga Kualitas Menu MBG

badge-check


					Pemerintah Perkuat Transparansi dan Jaga Kualitas Menu MBG Perbesar

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memastikan setiap menu yang disajikan memenuhi standar kualitas, keamanan pangan, dan kecukupan gizi. Seiring perluasan program, pemerintah juga menempatkan transparansi dan akuntabilitas sebagai bagian penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pelaksanaan MBG.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, menegaskan kualitas makanan menjadi prioritas utama. Setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) diwajibkan mengikuti standar yang telah ditetapkan, mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, hingga distribusi makanan kepada penerima manfaat.

“Program MBG harus menghadirkan makanan yang bergizi, aman, dan berkualitas. Tidak boleh ada kompromi terhadap standar yang telah ditetapkan karena ini menyangkut kesehatan generasi penerus bangsa,” ujar Sudaryono.

Menurutnya, pemerintah juga terus meningkatkan pengawasan operasional SPPG sekaligus memperkuat tata kelola program agar semakin transparan dan akuntabel. Evaluasi terhadap pelaksanaan MBG dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan seluruh layanan berjalan sesuai standar dan terus mengalami peningkatan.

Transparansi menjadi elemen penting dalam penguatan MBG. Keterbukaan mengenai standar pelayanan, pengawasan, serta evaluasi pelaksanaan dapat membantu masyarakat memahami bagaimana program dijalankan sekaligus memperkuat partisipasi publik dalam mengawal kualitas layanan.

Selain aspek gizi, MBG juga diarahkan untuk memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Sudaryono menegaskan seluruh SPPG wajib menyerap bahan pangan sesuai Harga Acuan Pemerintah (HAP), sehingga petani, peternak, nelayan, dan pelaku UMKM memperoleh kepastian pasar.

“SPPG harus membeli bahan pangan sesuai harga acuan pemerintah. Dengan begitu, petani mendapatkan harga yang layak, sementara masyarakat tetap memperoleh manfaat dari stabilitas pasokan dan harga pangan,” katanya.

Dukungan terhadap penguatan kualitas MBG juga disampaikan Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono. Usai meninjau SPPG di Sidoarjo, ia menekankan pentingnya menjaga kebersihan dapur, proses pengolahan, serta penyimpanan bahan baku.

“MBG harus menjamin kesehatan anak-anak Indonesia. Karena itu, standar keamanan pangan wajib diterapkan secara konsisten di seluruh SPPG,” ujar Bambang Haryo.

Dengan penguatan standar, pengawasan, dan transparansi, MBG diharapkan semakin mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus menjadi investasi jangka panjang dalam membangun generasi Indonesia yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemerintah Tegas Kawal Kualitas Layanan MBG

14 October 2026 - 09:30

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Pemerintah Tegas Benahi Tata Kelola MBG

14 October 2026 - 09:30

Ekonomi RI Optimis, Ketahanan Domestik Jadi Penopang Pertumbuhan

14 October 2026 - 09:30

Ekonomi RI Tangguh, Keyakinan Konsumen Tetap Optimis

14 October 2026 - 09:30

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Lapangan Kerja Tumbuh seiring Investasi Strategis

14 October 2026 - 09:30

Trending on Berita