Menu ✖

Dark Mode
Program MBG Menjadi Fondasi Strategis Generasi Emas dan Pemerataan Ekonomi Nasional Peningkatan Kualitas MBG sebagai Investasi Gizi dan Pendidikan Karakter Anak Indonesia Mengapresiasi Pembenahan Tata Kelola MBG untuk Pelayanan yang Lebih Baik Dua Tahun Prabowo-Gibran, Perluasan MBG Perkuat Pemerataan Gizi di Papua Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG Perluas Jangkauan hingga Papua Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemerintah Perluas Akses Gizi di Papua melalui MBG

Opini

Pemerintah Perkuat Swasembada Protein melalui Hilirisasi Ayam Terintegrasi

badge-check


					Pemerintah Perkuat Swasembada Protein melalui Hilirisasi Ayam Terintegrasi Perbesar

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat agenda swasembada protein nasional melalui pengembangan hilirisasi ayam terintegrasi dari hulu hingga hilir. Program ini dirancang untuk memastikan ketersediaan daging ayam dan telur yang aman, berkelanjutan, serta merata di seluruh wilayah Indonesia, sekaligus memperkuat posisi peternak rakyat dalam rantai nilai industri perunggasan nasional.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Agung Suganda, mengatakan pemerintah mulai mengimplementasikan hilirisasi ayam terintegrasi di enam daerah strategis. Langkah ini menjadi bagian dari upaya sistematis untuk meningkatkan nilai tambah sektor peternakan sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan nasional.

“Pemerintah memperkuat fondasi swasembada protein nasional melalui pengembangan hilirisasi ayam terintegrasi dari hulu hingga hilir di enam daerah,” kata Agung.

Menurutnya, program tersebut dirancang untuk menjamin ketersediaan suplai daging ayam dan telur yang berkelanjutan, aman, dan berpihak pada peternak rakyat. Hilirisasi ini diharapkan mampu menciptakan pemerataan produksi antarwilayah serta menekan disparitas harga.

“Hilirisasi ayam terintegrasi ini untuk memastikan swasembada protein berjalan berkelanjutan, merata, dan berpihak pada peternak rakyat,” tambahnya.

Ia menjelaskan, ekosistem hilirisasi yang dibangun mencakup penguatan pembibitan ayam dari hulu, mulai dari Grand Parent Stock (GPS), Parent Stock (PS), hingga Final Stock (FS). Pihaknya juga mendorong pengembangan pakan berbasis bahan baku dalam negeri, peningkatan kesehatan hewan, pembangunan Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU), pengolahan daging dan telur, hingga penguatan sistem logistik dan pemasaran.

“Kementan mendukung penuh program hilirisasi sebagai instrumen stabilisasi harga dan kepastian stok daging ayam serta telur,” jelasnya.

Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI), Telisa Aulia Falianty, menilai program hilirisasi peternakan ayam sebagai langkah strategis yang harus dirancang secara cermat agar berkelanjutan. Menurutnya, ayam dan telur merupakan sumber protein yang memiliki tingkat konsumsi tinggi secara nasional.

“Ayam dan telor adalah sumber protein penting dan dibutuhkan besar secara nasional. Program ini tentunya akan mendukung swasembada protein nasional,” ujar Telisa.

Sementara itu, Direktur Strategy & Sustainability PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) PalmCo, Ugun Untaryo, menyampaikan pihaknya telah menyiapkan lahan poultry di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, untuk mendukung hilirisasi ayam terintegrasi. Lahan ini difokuskan pada pembangunan fasilitas Parent Stock yang terdiri dari 14 kandang modern berteknologi tinggi dengan sistem closed house.

“PTPN IV PalmCo mengambil peran vital dalam groundbreaking proyek hilirisasi ayam terintegrasi yang dilaksanakan di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur beberapa waktu lalu,” ucap Ugun.

Ia menjelaskan, fasilitas ini dirancang untuk menampung hingga 140.000 ekor indukan ayam dan ditargetkan mampu memproduksi sekitar 10 juta day old chick (DOC) per tahun.

“Kehadiran fasilitas ini krusial untuk memutus ketergantungan pasokan dari Pulau Jawa, sehingga harga daging ayam di luar Jawa lebih kompetitif dan inflasi daerah dapat terkendali,” pungkasnya.

Dengan penguatan hilirisasi ayam terintegrasi, Indonesia menapaki jalur yang semakin kokoh menuju swasembada protein nasional. Langkah strategis tersebut menegaskan kehadiran negara dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus mendorong pemerataan kesejahteraan secara berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Program MBG Menjadi Fondasi Strategis Generasi Emas dan Pemerataan Ekonomi Nasional

8 October 2026 - 06:41

Peningkatan Kualitas MBG sebagai Investasi Gizi dan Pendidikan Karakter Anak Indonesia

8 October 2026 - 06:41

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Perluasan MBG Perkuat Pemerataan Gizi di Papua

8 October 2026 - 06:41

Mengapresiasi Pembenahan Tata Kelola MBG untuk Pelayanan yang Lebih Baik

8 October 2026 - 06:41

Penindakan Terorisme Cepat dan Terukur Menjadi Benteng Keamanan Nasional

8 October 2026 - 06:40

Trending on Opini