Menu ✖

Dark Mode
Prabowo Perkuat Bantuan Pangan dan Subsidi Upah bagi Kelompok Rentan Pemerintah Gelontorkan Bantuan Pangan dan Subsidi Upah Kuartal IV Prabowo Memilih Bantuan Pangan dan Subsidi Upah untuk Memastikan Rakyat Tetap Bertahan   Bantuan Pangan dan Subsidi Upah: Sinyal Kuat Pemerintah Tidak Membiarkan Rakyat Sendiri   Sertifikasi Halal MBG Didorong untuk Seluruh Dapur SPPG Pemerintah Siapkan Regulasi Teknis Sertifikasi Halal MBG

Berita

Pemerintah Perkuat Kopdes Merah Putih untuk Bangun Ekonomi Kampung Papua

badge-check


					Pemerintah Perkuat Kopdes Merah Putih untuk Bangun Ekonomi Kampung Papua Perbesar

Papua – Pemerintah terus memperkuat kemandirian ekonomi kampung di Papua melalui pengembangan Koperasi Desa Merah Putih. Program prioritas nasional tersebut diharapkan mampu memperluas akses usaha masyarakat, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga di berbagai wilayah Papua.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Papua Barat, Legius Wanimbo, mengatakan sekitar Rp194,1 miliar atau 58,03 persen dari total alokasi Dana Desa 2026 sebesar Rp334,5 miliar akan diarahkan untuk mendukung pembentukan dan penguatan Koperasi Desa Merah Putih.

“Sekitar 58,03 persen Dana Desa 2026 diarahkan untuk mendukung pembentukan dan penguatan Koperasi Desa Merah Putih,” ujar Legius.

Menurutnya, anggaran tersebut digunakan untuk memperkuat kelembagaan koperasi, penyediaan modal usaha, pembangunan sarana pendukung, hingga pengembangan layanan logistik desa.

Program itu juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan dan memperluas pemasaran produk unggulan kampung agar memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan.

“Dana itu juga termasuk pengembangan layanan logistik desa, penguatan ketahanan pagan, dan pemasaran produk unggulan desa atau kampung,” ujar Legius.

Ia menambahkan setiap kampung memperoleh Dana Desa dengan besaran berbeda karena disesuaikan dengan sejumlah indikator, seperti jumlah penduduk, tingkat kemiskinan, luas wilayah, kondisi geografis, dan kinerja pemerintah kampung.

Karena itu, pemerintah kampung diminta menyiapkan pengelolaan koperasi secara profesional agar program berjalan efektif dan akuntabel.

Sebelumnya, Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menegaskan koperasi menjadi bagian penting dalam membangun rantai ekonomi masyarakat dari tingkat kampung. Menurutnya, program tersebut merupakan strategi pemerintah untuk memperkuat ekonomi rakyat melalui pengelolaan hasil pertanian dan perkebunan secara terpadu.

“Semua program strategis nasional yang diberikan oleh Bapak Presiden Prabowo itu cuma-cuma, syaratnya tanah. Tanah dikasih gratis untuk dibangun. Jadi tanah tetap milik masyarakat,” kata Fakhiri.

Ia juga mengajak masyarakat meningkatkan produksi komoditas unggulan agar koperasi mampu menjadi pusat distribusi hasil panen sekaligus menggerakkan ekonomi keluarga.

“Tanamlah kelapa banyak-banyak. Nanti di sini mungkin urus mangga, di bawah pisang, di bawah lagi jambu. Supaya koperasi ini hidup dan ekonomi keluarga bisa jalan,” imbuhnya. ***

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Prabowo Perkuat Bantuan Pangan dan Subsidi Upah bagi Kelompok Rentan

2 October 2026 - 22:26

Pemerintah Gelontorkan Bantuan Pangan dan Subsidi Upah Kuartal IV

2 October 2026 - 22:26

Sertifikasi Halal MBG Didorong untuk Seluruh Dapur SPPG

2 October 2026 - 22:25

Pemerintah Siapkan Regulasi Teknis Sertifikasi Halal MBG

2 October 2026 - 22:25

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Integritas Pemerintahan Dinilai Makin Menguat

2 October 2026 - 22:25

Trending on Berita