Menu ✖

Dark Mode
Penindakan Komandan OPM di Maybrat Perkuat Perlindungan Masyarakat Papua Penindakan Komandan OPM di Maybrat Perkuat Stabilitas dan Pembangunan Tanah Papua Penindakan Komandan OPM di Maybrat Wujud Pemerintah Utamakan Keselamatan Masyarakat Papua Penindakan Komandan OPM di Maybrat Dukung Stabilitas Keamanan Papua Penerbitan Perpres Ojol, Menata Hubungan Kemitraan Berkeadilan Prabowo Teken Perpres Ojol: Langkah Nyata Melindungi Pekerja Digital

Berita

Pemerintah Percepat Pembangunan 15.000 Hunian Sementara di Wilayah Terdampak Bencana Sumatra

badge-check


					Pemerintah Percepat Pembangunan 15.000 Hunian Sementara di Wilayah Terdampak Bencana Sumatra Perbesar

Jakarta – Pemerintah memastikan percepatan pembangunan sebanyak 15.000 unit hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di sejumlah wilayah terus berjalan sesuai target. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen negara untuk segera memindahkan warga dari lokasi pengungsian menuju tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan manusiawi sebagai tahapan awal pemulihan pascabencana.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan hunian sementara menjadi prioritas nasional dalam penanganan bencana, karena berkaitan langsung dengan perlindungan warga dan pemulihan kehidupan sosial masyarakat.

Presiden menekankan bahwa negara tidak boleh membiarkan warga terdampak bencana berlarut-larut tinggal di pengungsian tanpa kepastian tempat tinggal.

“Pemerintah bergerak cepat agar masyarakat bisa segera keluar dari tenda pengungsian dan menempati hunian sementara yang lebih layak, aman, dan mendukung pemulihan kehidupan keluarga,” tegas Presiden Prabowo Subianto.

Sejalan dengan arahan Presiden, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama kementerian dan pemerintah daerah terus memobilisasi sumber daya untuk mempercepat penyelesaian huntara di berbagai daerah terdampak. Proses pembangunan dilakukan dengan memperhatikan aspek keselamatan, sanitasi, akses air bersih, serta kedekatan dengan fasilitas umum agar aktivitas warga dapat kembali berjalan secara normal.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menyampaikan bahwa percepatan pembangunan 15.000 huntara dilaksanakan melalui pola kerja terpadu dan pengawasan ketat di lapangan. BNPB memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai standar teknis kebencanaan dan target waktu yang telah ditetapkan.

“Kami mengoptimalkan koordinasi lintas sektor agar pembangunan hunian sementara dapat selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat terdampak,” ujar Suharyanto.

Pemerintah menegaskan bahwa pembangunan hunian sementara bukan sekadar solusi darurat, melainkan fondasi awal menuju pemulihan yang lebih menyeluruh, termasuk pembangunan hunian tetap dan pemulihan ekonomi warga.

Melalui langkah cepat, terukur, dan terkoordinasi ini, negara hadir memastikan masyarakat terdampak bencana dapat bangkit dan melanjutkan kehidupan dengan lebih aman dan bermartabat.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Penindakan Komandan OPM di Maybrat Wujud Pemerintah Utamakan Keselamatan Masyarakat Papua

11 October 2026 - 12:38

Penindakan Komandan OPM di Maybrat Dukung Stabilitas Keamanan Papua

11 October 2026 - 12:38

Prabowo Sahkan Perpres Ojol, Atur Tarif dan Jaminan Sosial

11 October 2026 - 12:38

Prabowo Rilis Perpres Ojol, Beri Kepastian bagi Pengemudi, Konsumen, dan Platform

11 October 2026 - 12:38

Dua Tahun Prabowo-Gibran, PMI Non-Prosedural Dicegah dari Risiko TPPO

11 October 2026 - 12:38

Trending on Berita