Menu

Dark Mode
PFII: Instrumen Kedaulatan Ekonomi Pemerintah Tegaskan PFII Tetap Kawal Transparansi dan Aturan Antipencucian Uang Investor Global Sambut Positif Rencana Pengembangan PFII di Indonesia PFII Jadi Wajah Baru Pusat Keuangan Indonesia Pemerintah Pastikan Pembangunan Koperasi Merah Putih Terus Dikoreksi dan Dipercepat Pemerintah Tertibkan Lokasi Koperasi Merah Putih Lebih Tepat Guna

Berita

Pemerintah Pastikan Sembako Tersedia dan Terjangkau Jelang Lebaran

badge-check


					Pemerintah Pastikan Sembako Tersedia dan Terjangkau Jelang Lebaran Perbesar

JAKARTA — Pemerintah bergerak aktif memastikan ketersediaan dan keterjangkauan bahan kebutuhan pokok (sembako) menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H. Berbagai langkah konkret diambil, mulai dari pemantauan lapangan, operasi pasar, hingga koordinasi lintas kementerian dan daerah, demi menjaga daya beli masyarakat selama Ramadan hingga puncak Lebaran.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya telah memanggil Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan ke Istana Kepresidenan untuk membahas kesiapan pangan nasional. Usai pertemuan tersebut, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa arahan Presiden sangat jelas, yakni memastikan ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok bagi masyarakat.

“Saya diperintah untuk keliling memastikan pangan berjalan dengan baik. Dan tentu sembako, puasa dan Lebaran ini harus tersedia, terjangkau, dan harga tidak boleh naik,” tegasnya.

Menko Pangan juga mengungkapkan langkah konkret yang telah dijalankan di lapangan.

“Saya mengurusi pangan, bagaimana Lebaran itu ketersediaan terjaga dan harga tetap terjangkau,” kata Zulkifli Hasan.

Ia menambahkan sudah meminta jajarannya untuk berkeliling ke daerah-daerah, menemui bupati dan wali kota agar menggelar bazar atau operasi pasar. Pemerintah daerah, lanjutnya, juga diberi ruang memanfaatkan Dana Belanja Tidak Terduga untuk subsidi transportasi distribusi maupun subsidi harga langsung.

Di tingkat kementerian teknis, Menteri Perdagangan Budi Santoso memastikan pemantauan berjalan intensif di berbagai wilayah.

“Kemendag terus memantau di lapangan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan pasokan bapok tetap tersedia dan harga terkendali. Kami ingin masyarakat dapat menjalani Ramadan dan Lebaran dengan tenang karena kebutuhan pokok tersedia dengan harga yang wajar,” ujarnya.

Kemendag juga memaksimalkan Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) yang memantau harga harian secara langsung di 550 pasar pada 514 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.

Di daerah, respons serupa ditunjukkan dengan masif. Pemerintah Kota Semarang menargetkan 240 operasi pasar hingga akhir Ramadan melalui Gerakan Pangan Murah Serentak, dengan menyalurkan beras, bawang putih, gula pasir, minyak goreng, dan telur ayam ras kepada warga dengan harga terjangkau.

Di Sidoarjo, Bupati Subandi turun langsung sidak ke ritel modern bersama Forkopimda.

“Secara umum, ketersediaan bahan pangan di Sidoarjo dalam kondisi aman dan mencukupi. Harga sembako juga terpantau stabil tanpa ada kenaikan signifikan,” ujarnya.

Kemendag juga mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying, karena ketersediaan stok secara nasional dalam kondisi aman. Dengan sinergi kuat antara pusat dan daerah, pemerintah optimistis Lebaran 1447 H dapat dirayakan masyarakat dengan tenang dan penuh kebahagiaan.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Tegaskan PFII Tetap Kawal Transparansi dan Aturan Antipencucian Uang

22 August 2026 - 00:14

Investor Global Sambut Positif Rencana Pengembangan PFII di Indonesia

22 August 2026 - 00:14

Pemerintah Pastikan Pembangunan Koperasi Merah Putih Terus Dikoreksi dan Dipercepat

22 August 2026 - 00:14

Pemerintah Tertibkan Lokasi Koperasi Merah Putih Lebih Tepat Guna

22 August 2026 - 00:14

Pemerintah Perkuat Satgas Karhutla untuk Lindungi Layanan Dasar Masyarakat

22 August 2026 - 00:14

Trending on Berita