Menu ✖

Dark Mode
Jaga Keamanan Papua, Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat Dukung Pembangunan Tokoh Papua Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terpengaruh Narasi ULMWP Sumpah Pemuda 2026, Tokoh Adat Ajak Pemuda Papua Jaga Persatuan dan Kesatuan Sumpah Pemuda 2026, Generasi Muda Kawal Pembangunan dan Jaga Persatuan Bangsa Sumpah Pemuda ke-98, Pemerintah Optimalkan Pendidikan dan Pemberdayaan Pemuda Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Generasi Muda Diajak Jaga Persatuan dan Hindari Provokasi

Berita

Pemerintah Pastikan Dampak Ekonomi Bencana Alam Masih Terkendali

badge-check


					Pemerintah Pastikan Dampak Ekonomi Bencana Alam Masih Terkendali Perbesar

JAKARTA — Pemerintah memastikan rangkaian bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia belum memberikan tekanan signifikan terhadap perekonomian nasional.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai dampak bencana terhadap pertumbuhan ekonomi nasional masih relatif terbatas.

“Dari ekonomi harusnya sih ada gangguan sedikit. Tapi enggak akan sampai memperlambat ekonomi secara signifikan,” ujarnya.

Optimisme tersebut diperkuat dengan komitmen pemerintah untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi pada paruh kedua tahun ini.

“Masih (sesuai target), malah kita genjot triwulan ketiga dan keempat ini,” kata Purbaya.

Ia juga memastikan pemerintah memiliki ruang untuk memberikan dukungan fiskal apabila kebutuhan penanganan bencana meningkat.

“Dari kebutuhan anggaran, kita lihat sesuai dengan kebutuhan. Asal tidak ngarang kebutuhannya. Jadi pasti kalau untuk bencana treatment-nya beda,” tegasnya.

Purbaya menambahkan bahwa pemerintah akan mengupayakan dukungan secara maksimal untuk mengurangi beban masyarakat terdampak.

Gangguan ekonomi akibat gempa bumi, erupsi gunung, hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dinilai masih dalam batas wajar dan tidak melumpuhkan perekonomian total.

Pemerintah telah menyiapkan alokasi dana sebesar Rp5 triliun untuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), di luar dana siap pakai BNPB yang hampir mencapai Rp1 triliun.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pemerintah terus memperkuat kesiapan menghadapi potensi El Nino sekaligus memantau dampak erupsi gunung berapi terhadap masyarakat dan kegiatan ekonomi. Langkah tersebut mencakup keberlanjutan bantuan pangan serta pemantauan aktivitas masyarakat dan sektor logistik.

“Tadi kita bahas terkait dengan kesiapan untuk menghadapi El Nino dan antara lain juga terkait dengan program-program bantuan yang disiapkan untuk tahun ini,” ujar Airlangga.

Pemerintah juga mencermati wilayah terdampak erupsi yang berpotensi mengalami penurunan aktivitas ekonomi sementara. Karena itu, penguatan bantuan pangan, kelancaran distribusi, perlindungan masyarakat, serta pemantauan rantai pasok menjadi bagian penting dalam menjaga daya tahan ekonomi daerah.

Dengan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, pemerintah memastikan penanganan bencana tidak berhenti pada aspek tanggap darurat, tetapi dilanjutkan dengan pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat.

Strategi tersebut diharapkan mampu menjaga konsumsi, distribusi barang, serta kegiatan usaha tetap bergerak sehingga dampak bencana terhadap perekonomian nasional tetap terkendali.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jaga Keamanan Papua, Sinergi TNI-Polri dan Masyarakat Dukung Pembangunan

27 October 2026 - 03:24

Tokoh Papua Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terpengaruh Narasi ULMWP

27 October 2026 - 03:24

Sumpah Pemuda 2026, Tokoh Adat Ajak Pemuda Papua Jaga Persatuan dan Kesatuan

27 October 2026 - 03:24

Sumpah Pemuda 2026, Generasi Muda Kawal Pembangunan dan Jaga Persatuan Bangsa

27 October 2026 - 03:24

Sumpah Pemuda ke-98, Pemerintah Optimalkan Pendidikan dan Pemberdayaan Pemuda

27 October 2026 - 03:24

Trending on Berita