Menu

Dark Mode
Klarifikasi Budi Arie Redam Spekulasi, Masyarakat Didorong Jaga Persatuan Budi Arie Klarifikasi Soal Dinamika Politik dan Ajak Masyarakat Jaga Stabilitas Budi Arie Luruskan Polemik Percepatan Dinamika Politik, Ajak Masyarakat Jaga Stabilitas Budi Arie Minta Maaf Polemik Percepatan Pemilu, Stabilitas Politik Jadi Prioritas Waspada Provokasi, Jangan Biarkan Demonstrasi Anarkis Merusak Persatuan Bangsa Waspada Provokasi Demonstrasi, Kawal RUU Perampasan Aset secara Bermartabat

Rillis

Pemerintah Fokus Tata Kelola Baru Tingkatkan Kualitas Program MBG

badge-check


					Pemerintah Fokus Tata Kelola Baru Tingkatkan Kualitas Program MBG Perbesar

Jakarta – Pemerintah terus memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai langkah strategis untuk memastikan manfaat program ini dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh masyarakat. Penguatan ini ditandai dengan mulai diimplementasikannya Peraturan Presiden No. 115/2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG, sebuah regulasi baru yang menjadi dasar penyempurnaan koordinasi lintas kementerian dan lembaga.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa implementasi Perpres tersebut menjadi momentum penting dalam penguatan tata kelola program.

“Kami menyelesaikan rapat perdana atas lahirnya atau kick off implementasi Perpres No. 115/2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Program MBG yang ditetapkan Bapak Presiden pada 17 November 2025, menyusul Keppres sebelumnya yang Menko Pangan diminta sebagai Ketua Tim Koordinasi antar kementerian/lembaga,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa koordinasi yang lebih solid akan menjadi kunci dalam memastikan distribusi gizi berlangsung tepat sasaran.

Dalam upaya memperkuat efektivitas pelaksanaan di lapangan, pemerintah juga mendorong peningkatan kapasitas Badan Gizi Nasional (BGN). Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Rini Widyantini, menjelaskan bahwa BGN akan diperkuat melalui penambahan Unit Pelaksana Teknis, yaitu Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) di berbagai daerah.

“Penguatan kelembagaan KPPG merupakan isu strategis yang perlu segera dilaksanakan, mengingat KPPG merupakan ujung tombak BGN dalam pelayanan dan distribusi MBG di daerah,” ujarnya.

Rini menambahkan bahwa tata kelola baru MBG juga didukung oleh percepatan digitalisasi layanan. Pemerintah tengah menyusun arsitektur data MBG menggunakan pendekatan by name by address untuk memastikan ketepatan sasaran penerima manfaat.

“Data jadi fondasi utama. Arsitektur digital MBG akan mengandalkan integrasi data penduduk dan geospasial dari berbagai instansi,” tegasnya.

Integrasi ini turut melibatkan Kementerian Komunikasi dan Digital, Bappenas, serta BSSN, sebagai bagian dari penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan program Satu Data Indonesia.

Penguatan kelembagaan, tata kelola, dan sistem data ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk memperkuat program MBG sebagai fondasi peningkatan gizi nasional. Pemerintah juga menyiapkan proses bisnis lintas sektor agar seluruh instansi bekerja secara selaras dalam mendukung keberhasilan program.

Dengan arah kebijakan yang lebih kokoh, struktur kelembagaan yang lebih kuat, dan sistem digital yang terintegrasi, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan generasi bangsa, sekaligus memperkuat komitmen pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pengamat: Koperasi Desa Merah Putih Hidupkan Kembali Semangat Ekonomi Gotong Royong

17 March 2026 - 06:28

Kopdes Merah Putih Perkuat Ekonomi Desa Melalui Tata Kelola Transparan dan Partisipatif

17 March 2026 - 06:27

Presiden Instruksikan Percepatan Pemulihan dan Relokasi Korban Bencana Sumatera

15 December 2025 - 13:30

Pemerintah Siapkan Dana Darurat Tambahan untuk Tangani Bencana di Sumatera

15 December 2025 - 13:30

Presiden Prabowo Pastikan Hunian Sementara Korban Bencana Sumatera Selesai Secepat Mungkin

15 December 2025 - 13:30

Trending on Rillis