Menu

Dark Mode
Presiden Prabowo Perintahkan Pengawasan Menyeluruh agar Program MBG Tetap Berjalan Pengawasan MBG Diperketat, Presiden Pastikan Tidak Ada Celah untuk Korupsi Presiden Prabowo Pastikan Program MBG Berjalan dengan Pengawasan Dapur yang Maksimal Pemerintah Terus Perluas MBG dan Prabowo Minta Masyarakat Bersabar Pemerintah Targetkan 80 Sekolah Garuda Transformasi Terbangun pada 2029 Pemerintah Gandeng PTN Bangun Ekosistem Sekolah Garuda

Berita

Pemerintah dan Industri Perkuat Akses Pendidikan di Papua

badge-check


					Pemerintah dan Industri Perkuat Akses Pendidikan di Papua Perbesar

PAPUA – Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di Papua terus menunjukkan perkembangan positif melalui penguatan kebijakan afirmatif dan kolaborasi lintas sektor. Pemerintah bersama pemangku kepentingan pendidikan dan industri kini semakin fokus memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus meningkatkan relevansinya dengan kebutuhan dunia kerja.
Salah satu langkah konkret dilakukan melalui alokasi kuota beasiswa afirmasi pendidikan tinggi tahun 2026 bagi Provinsi Papua Barat sebanyak 700 orang. Kebijakan tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen dalam membuka kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda Papua untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Sekretaris Dinas Pendidikan Papua Barat, Sudjanti Kamat, menyampaikan bahwa pelaksanaan program tahun ini dilakukan lebih awal untuk menyesuaikan dengan jadwal seleksi nasional masuk perguruan tinggi.
“Penyesuaian ini bertujuan memberikan kepastian bagi peserta serta memastikan proses seleksi berjalan lebih efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.
Selain memperluas akses, pemerintah juga menyiapkan pembekalan bagi calon penerima beasiswa sebelum memasuki dunia perkuliahan. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kesiapan akademik dan kemampuan adaptasi mahasiswa.
“Kami ingin memastikan mahasiswa tidak hanya diterima, tetapi juga mampu menyelesaikan studi dengan baik,” kata Sudjanti.
Dukungan pembiayaan program berasal dari pemerintah pusat dan diperkuat oleh pemerintah daerah melalui dana otonomi khusus. Setiap mahasiswa penerima beasiswa juga memperoleh bantuan tambahan guna menunjang kebutuhan akademik selama menempuh pendidikan. Skema ini diharapkan mampu menjamin keberlanjutan studi mahasiswa hingga tuntas.
Di sisi lain, penguatan pendidikan di Papua juga didorong melalui kerja sama antara perguruan tinggi dan sektor industri. Universitas Cenderawasih menjalin kemitraan strategis dengan PT Freeport Indonesia dalam rangka membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Rektor Universitas Cenderawasih, Prof. Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, menilai kolaborasi tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Papua.
“Sinergi ini merupakan komitmen nyata untuk menghasilkan lulusan yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.
Sementara itu, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, menekankan pentingnya keselarasan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri.
“Kerja sama ini memungkinkan terciptanya SDM yang kompeten sesuai kebutuhan industri tanpa mengabaikan standar akademik,” katanya.
Dengan berbagai langkah strategis tersebut, pendidikan di Papua terus bergerak maju dan menjadi fondasi kuat dalam menciptakan generasi unggul yang berdaya saing.*

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pengawasan MBG Diperketat, Presiden Pastikan Tidak Ada Celah untuk Korupsi

15 July 2026 - 09:57

Presiden Prabowo Perintahkan Pengawasan Menyeluruh agar Program MBG Tetap Berjalan

15 July 2026 - 09:57

Pemerintah Gandeng PTN Bangun Ekosistem Sekolah Garuda

15 July 2026 - 09:57

Pemerintah Targetkan 80 Sekolah Garuda Transformasi Terbangun pada 2029

15 July 2026 - 09:57

Implementasi B50 Diproyeksikan Serap 2,1 Juta Tenaga Kerja

15 July 2026 - 09:57

Trending on Berita