Menu

Dark Mode
Pemerintah Hadir Membenahi DTSEN agar Bantu Negara Tidak Salah Sasaran Pemutakhiran DTSEN Bukti Pemerintah Serius Membangun Keadilan Sosial DTSEN Dibenahi, Warga Layak Bansos Bisa Ajukan Koreksi Data Pemerintah Buka Akses Koreksi Data Desil agar Bansos Tepat Sasaran Kampung Nelayan Merah Putih Memuliakan Masyarakat Pesisir Kampung Nelayan Merah Putih: Negara Hadir Angkat Hidup Warga Pesisir

Berita

Pemerintah Bangun Ekosistem Keuangan Inklusif Lewat Koperasi Desa Merah Putih

badge-check


					Pemerintah Bangun Ekosistem Keuangan Inklusif Lewat Koperasi Desa Merah Putih Perbesar

Jakarta – Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dian Ediana Rae, menyampaikan bahwa pemerintah menyiapkan skema pendanaan yang mendorong pemerataan akses pembiayaan dan penguatan ekonomi rakyat.

“RPOJK tentang Pemberian Kemudahan Akses Pembiayaan Kepada UMKM yang sedang kami siapkan, memberikan fleksibilitas bagi bank dalam melakukan analisis kelayakan berdasarkan profil risiko masing-masing,” ujar Dian dalam keterangan tertulis.

Skema ini juga mendorong insentif non-regulatif agar penyaluran kredit ke sektor UMKM, termasuk Koperasi Desa Merah Putih, agar dapat lebih maksimal dan berkelanjutan.

Penyaluran kredit kepada Koperasi Desa Merah Putih dapat dikategorikan sebagai pembiayaan kepada UMKM, selama tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku serta memperhatikan prinsip tata kelola yang baik.

“Kami mendorong bank menyusun model bisnis dan risk assessment khusus untuk pembiayaan koperasi desa, Kolaborasi ini merupakan kunci untuk membangun ekosistem ekonomi desa yang inklusif dan berdaya saing ” tegas Dian.

Ia juga menekankan bahwa kehadiran Kopdes Merah Putih merupakan peluang penting untuk memperkuat ekosistem keuangan mikro desa. Koperasi Desa dapat berperan sebagai agregator ekonomi desa, sementara BPR menjalankan fungsi intermediasi berbasis mikro dan lokal.

Lebih lanjut, OJK menyambut positif peluncuran 92 Kopdes sebagai proyek percontohan nasional. Dian optimis bahwa kolaborasi strategis antara Kopdes Merah Putih dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) akan menciptakan sinergi yang saling melengkapi dalam memperkuat sektor keuangan rakyat.

Sementara itu, Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi, menyampaikan bahwa penetapan Kopdes Merah Putih sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) menjadi tonggak penting dalam transformasi ekonomi berbasis koperasi.

“Kopdes Merah Putih bukan sekadar program pemberdayaan, tetapi dirancang sebagai ekosistem usaha yang memiliki dampak sosial besar dan berkelanjutan,” kata Budi.

Dengan status PSN, program ini mendapat dukungan lintas kementerian, kemudahan regulasi, dan percepatan realisasi anggaran. Budi menambahkan bahwa keberadaan koperasi modern di setiap desa akan membuka jutaan lapangan kerja baru serta mempersempit ketimpangan ekonomi antarwilayah.

Program Kopdes Merah Putih didesain menjadi pusat aktivitas ekonomi desa, mulai dari pembiayaan usaha, pelatihan kewirausahaan, hingga pengelolaan hasil produksi lokal. Pemerintah menargetkan pembentukan ribuan Kopdes aktif dalam lima tahun mendatang sebagai motor utama ekonomi rakyat desa.

Koperasi Desa Merah Putih diharapkan menjadi lokomotif baru pembangunan ekonomi berbasis desa. Skema pendanaan yang inklusif, regulasi yang fleksibel, serta penguatan kapasitas koperasi secara berkelanjutan, menjadi fondasi dari transformasi ekonomi rakyat menuju kemandirian.

[w.R]

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

DTSEN Dibenahi, Warga Layak Bansos Bisa Ajukan Koreksi Data

5 September 2026 - 14:27

Pemerintah Buka Akses Koreksi Data Desil agar Bansos Tepat Sasaran

5 September 2026 - 14:27

Presiden Percepat Kampung Nelayan Merah Putih untuk Angkat Ekonomi Pesisir

5 September 2026 - 14:27

Kampung Nelayan Merah Putih Diperkuat, Bantuan Kapal Mulai Didistribusikan

5 September 2026 - 14:27

Rumah Subsidi Tenor 40 Tahun Disiapkan untuk Ringankan Cicilan MBR

5 September 2026 - 14:27

Trending on Berita