Menu ✖

Dark Mode
Koreksi IHSG Bukan Cerminan Pelemahan Fundamental Ekonomi Nasional Sentimen MSCI Jadi Momentum Pembenahan Pasar Modal dan Penguatan IHSG Fundamental Ekonomi Kuat, Tekanan IHSG akibat Sentimen MSCI Hanya Sementara Usulan MSCI Belum Final, Investor Diimbau Tenang Sikapi Fluktuasi IHSG Karhutla Ditekan, Pengawasan Perusahaan di Lahan Gambut Diperketat Karhutla Ditekan lewat Modifikasi Cuaca dan Penguatan Pengawasan Hutan

Berita

Pemerintah Ajak Semua Pihak Kawal Demokrasi Damai Pasca PSU

badge-check


					Pemerintah Ajak Semua Pihak Kawal Demokrasi Damai Pasca PSU Perbesar

Jakarta – Pemerintah bersama penyelenggara pemilu menegaskan pentingnya menjaga iklim demokrasi yang damai pasca pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di sejumlah daerah. Pengalaman panjang yang dialami Kabupaten Mahakam Ulu menjadi cermin betapa partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk memastikan proses demokrasi berjalan jujur, adil, dan transparan.

Ketua Bawaslu Mahakam Ulu, Saaludin, menyampaikan bahwa pengalaman PSU hingga Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahulu harus menjadi pembelajaran bersama.
“Pada pemilihan lalu, kita mengalami proses terpanjang. Tiga tim Mahakam Ulu harus menjalani PSU, bahkan sampai PHPU hingga dua kali,” ujarnya di Kantor Bupati Mahulu.

Menurutnya, meski jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Mahakam Ulu relatif kecil, sekitar 27 ribu jiwa, dinamika penyelenggaraan pemilu di wilayah perbatasan tetap kompleks. Saaludin menegaskan bahwa PSU yang telah terjadi seharusnya menjadi yang terakhir.

“Alhamdulillah kita bisa lewati dengan baik. Bahkan Pak Asisten I selalu mengingatkan, cukup ini PSU yang pertama dan terakhir. Dan benar, PSU yang kemarin itulah yang terakhir,” jelasnya.

Ia menambahkan, meskipun proses PSU hingga PHPU melelahkan, pengalaman tersebut memberikan hikmah tersendiri karena Mahakam Ulu mendapat perhatian langsung dari pimpinan nasional.

“Waktu PSU kemarin, pimpinan penyelenggara pusat datang langsung ke sini. KPU RI juga hadir, dan itu menjadi pengalaman berharga bagi Mahakam Ulu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Saaludin menegaskan bahwa dinamika demokrasi di Mahakam Ulu bukan sekadar cobaan, melainkan juga pembelajaran nasional yang bisa menjadi rujukan bagi daerah lain. “Persoalan yang sempat diperdebatkan di MK memang berat, tapi ada hikmahnya. Kita bisa belajar dari pengalaman itu, bahkan daerah lain juga bisa menjadikannya rujukan,” imbuhnya.

Pemerintah menilai partisipasi aktif masyarakat dalam mengawal proses pemilu adalah kunci menjaga demokrasi damai pasca PSU. Dukungan penuh terhadap Bawaslu dan KPU diharapkan terus menguat sehingga pelaksanaan pemilu berikutnya berjalan lebih baik tanpa mengulang pengalaman serupa.

Dengan komitmen bersama seluruh elemen bangsa, demokrasi Indonesia diyakini mampu semakin matang dan kokoh. Ajakan untuk mengawal jalannya demokrasi damai pasca PSU menjadi pesan penting agar masyarakat tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga pengawal tegaknya proses demokrasi yang berkualitas.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Koreksi IHSG Bukan Cerminan Pelemahan Fundamental Ekonomi Nasional

20 October 2026 - 01:15

Sentimen MSCI Jadi Momentum Pembenahan Pasar Modal dan Penguatan IHSG

20 October 2026 - 01:14

Fundamental Ekonomi Kuat, Tekanan IHSG akibat Sentimen MSCI Hanya Sementara

20 October 2026 - 01:14

Usulan MSCI Belum Final, Investor Diimbau Tenang Sikapi Fluktuasi IHSG

20 October 2026 - 01:14

Karhutla Ditekan, Pengawasan Perusahaan di Lahan Gambut Diperketat

20 October 2026 - 01:14

Trending on Berita