Menu

Dark Mode
Relaunching AMANAH Diapresiasi sebagai Lompatan Hilirisasi dan Industri Kreatif Pemuda Aceh Relaunching AMANAH 2026: Membangun Pusat Kolaborasi dan Inkubasi Talenta Muda Aceh Relaunching AMANAH Aceh Perkuat Ekosistem Pemuda Inovatif dan Wirausaha Berbasis Lokal Relaunching AMANAH Jadi Pusat Inkubasi, Dorong Investasi dan Ekspor Kreatif Aceh Relaunching Program AMANAH, Menekraf: Ekonomi Kreatif Aceh Bagian dari Asta Cita Nasional Relaunching AMANAH Sukses Digelar, Wadah Pemuda Aceh Menuju Daya Saing Global

Berita

Papua dalam Bingkai NKRI Final dan Mengokohkan Keutuhan Bangsa

badge-check


					Papua dalam Bingkai NKRI Final dan Mengokohkan Keutuhan Bangsa Perbesar

PAPUA – Papua merupakan bagian integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang statusnya telah sah dan final, baik berdasarkan hukum nasional maupun pengakuan internasional. Kepastian ini menjadi landasan utama dalam menjaga keutuhan wilayah sekaligus memperkuat persatuan bangsa. Dengan dasar tersebut, tidak ada ruang untuk memperdebatkan kembali posisi Papua, melainkan perlu diarahkan pada upaya mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Integrasi Papua ke dalam NKRI sejak tahun 1969 telah memperoleh legitimasi melalui mekanisme internasional yang diakui dunia. Hal ini menegaskan bahwa Papua merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Indonesia dalam sistem hukum global. Pemerintah Indonesia menjadikan landasan tersebut sebagai pijakan dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Papua.

Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih (BMP) RI, Ali Kabiay, menegaskan bahwa integrasi Papua adalah bagian dari perjalanan sejarah bangsa yang harus dijaga bersama.

“Papua dalam NKRI adalah ketetapan yang tidak dapat diganggu gugat dan menjadi harapan besar bagi masa depan generasi Papua,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa menjaga keutuhan wilayah bukan hanya kewajiban konstitusional, tetapi juga tanggung jawab moral seluruh elemen bangsa.

Pemerintah pusat terus menunjukkan komitmen dalam memajukan Papua melalui berbagai program strategis. Pembangunan infrastruktur membuka akses antarwilayah, sementara sektor pendidikan dan kesehatan terus diperkuat guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kebijakan otonomi khusus juga menjadi instrumen penting dalam memberikan kewenangan lebih luas kepada daerah agar pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat setempat.

Tokoh adat Sentani sekaligus Ketua Aliansi Sentani Bersatu Sejahtera, Jhon Maurits Suebu, mengingatkan masyarakat untuk menjaga stabilitas dan tidak mudah terprovokasi.

“Kedamaian adalah kunci utama agar pembangunan di Papua dapat berjalan optimal dan masyarakat merasakan manfaatnya secara nyata,” katanya. Ia menilai bahwa konflik hanya akan merugikan masyarakat Papua dan menghambat kemajuan yang sedang berlangsung.

Dengan landasan hukum yang kuat, dukungan masyarakat, serta komitmen pemerintah yang konsisten, Papua sebagai bagian sah dan final dari NKRI merupakan realitas yang tidak terbantahkan. Kolaborasi seluruh elemen bangsa menjadi kunci untuk memastikan Papua terus berkembang sebagai wilayah yang maju, damai, dan sejahtera dalam bingkai NKRI.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Relaunching AMANAH 2026: Membangun Pusat Kolaborasi dan Inkubasi Talenta Muda Aceh

23 April 2026 - 13:49

Relaunching AMANAH Diapresiasi sebagai Lompatan Hilirisasi dan Industri Kreatif Pemuda Aceh

23 April 2026 - 13:49

Relaunching AMANAH Sukses Digelar, Wadah Pemuda Aceh Menuju Daya Saing Global

23 April 2026 - 13:49

Relaunching Program AMANAH, Menekraf: Ekonomi Kreatif Aceh Bagian dari Asta Cita Nasional

23 April 2026 - 13:49

Relaunching AMANAH Jadi Pusat Inkubasi, Dorong Investasi dan Ekspor Kreatif Aceh

23 April 2026 - 13:49

Trending on Berita