Menu

Dark Mode
Presiden Prabowo Perintahkan Pengawasan Menyeluruh agar Program MBG Tetap Berjalan Pengawasan MBG Diperketat, Presiden Pastikan Tidak Ada Celah untuk Korupsi Presiden Prabowo Pastikan Program MBG Berjalan dengan Pengawasan Dapur yang Maksimal Pemerintah Terus Perluas MBG dan Prabowo Minta Masyarakat Bersabar Pemerintah Targetkan 80 Sekolah Garuda Transformasi Terbangun pada 2029 Pemerintah Gandeng PTN Bangun Ekosistem Sekolah Garuda

Berita

Optimisme Masyarakat: Ekonomi Indonesia Tetap Terjaga Kuat

badge-check


					Optimisme Masyarakat: Ekonomi Indonesia Tetap Terjaga Kuat Perbesar

Jakarta – Optimisme masyarakat terhadap ekonomi Indonesia pada Maret 2026 tetap terjaga kuat, didukung oleh Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) sebesar 122,9, yang berada di zona optimistis (di atas 100).

Keyakinan ini didorong oleh persepsi positif terhadap kondisi ekonomi saat ini (IKE 115,4) dan ekspektasi yang kuat (IEK 130,4) untuk enam bulan ke depan, meskipun ada kehati-hatian terhadap ketidakpastian lapangan kerja.

Proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama tahun 2026 mencapai 5,5 – 5,6 persen. Pertumbuhan ekonomi kuartal I/2026 didorong oleh sektor pertanian dan konsumsi rumah tangga yang masih kuat.

Pemerintah optimistis ekonomi nasional bisa tumbuh sebesar 5,5 persen di tahun 2026. Direktur Jenderal Strategi Ekonomi Dan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu di Jakarta, Kamis (9/4) menyebut ada sejumlah faktor yang mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, salah satunya ditopang oleh sektor pertanian.

Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa keyakinan masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional masih terjaga pada level yang kuat.

Hasil Survei Konsumen Bank Indonesia pada periode Maret 2026 menunjukkan angka tetap berada di zona optimis.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia Ramdan Denny Prakoso menegaskan bahwa optimisme ini terlihat dari angka Indeks Keyakinan Konsumen atau IKK yang berada jauh di atas ambang batas 100.

Survei Konsumen Bank Indonesia pada Maret 2026 mengindikasikan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap kuat. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen Maret 2026 yang berada pada level optimis sebesar 122,9, ujar Ramdan Denny Prakoso dalam keterangan tertulisnya di Jakarta (10/4/2026).

Kekuatan keyakinan konsumen tersebut ditopang oleh dua faktor utama, yaitu penilaian terhadap kondisi ekonomi saat ini serta ekspektasi masyarakat untuk jangka waktu 6 bulan mendatang.

Tetap kuatnya keyakinan konsumen pada Maret 2026 dipengaruhi oleh keyakinan pada kondisi ekonomi saat ini dan 6 bulan ke depan, tuturnya.

Ekonom Universitas Paramadina Wijayanto Samirin menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 masih berpotensi berada di atas proyeksi Bank Dunia, meskipun sulit menembus level lima persen di tengah ketidakpastian global saat ini.

“Saya rasa Indonesia akan tumbuh di atas proyeksi World Bank, tetapi sulit untuk bisa tembus lima persen,” kata.

Lebih lanjut Wijayanto menerangkan pertumbuhan ekonomi pada 2026 sangat bergantung pada konsumsi domestik di tengah terbatasnya dorongan dari komponen lain seperti proyeksi investasi yang cenderung landai, belanja pemerintah yang terbatas, serta kinerja ekspor yang diperkirakan tidak mengalami lonjakan signifikan.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pengawasan MBG Diperketat, Presiden Pastikan Tidak Ada Celah untuk Korupsi

15 July 2026 - 09:57

Presiden Prabowo Perintahkan Pengawasan Menyeluruh agar Program MBG Tetap Berjalan

15 July 2026 - 09:57

Pemerintah Gandeng PTN Bangun Ekosistem Sekolah Garuda

15 July 2026 - 09:57

Pemerintah Targetkan 80 Sekolah Garuda Transformasi Terbangun pada 2029

15 July 2026 - 09:57

Implementasi B50 Diproyeksikan Serap 2,1 Juta Tenaga Kerja

15 July 2026 - 09:57

Trending on Berita