Menu ✖

Dark Mode
Program MBG Menjadi Fondasi Strategis Generasi Emas dan Pemerataan Ekonomi Nasional Peningkatan Kualitas MBG sebagai Investasi Gizi dan Pendidikan Karakter Anak Indonesia Mengapresiasi Pembenahan Tata Kelola MBG untuk Pelayanan yang Lebih Baik Dua Tahun Prabowo-Gibran, Perluasan MBG Perkuat Pemerataan Gizi di Papua Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG Perluas Jangkauan hingga Papua Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemerintah Perluas Akses Gizi di Papua melalui MBG

Berita

Narasi Indonesia Gelap Tidak Mewakili Semangat Buruh dan Rakyat

badge-check


					Narasi Indonesia Gelap Tidak Mewakili Semangat Buruh dan Rakyat Perbesar

Jakarta – Saat momentum Hari Buruh Internasional, para pimpinan serikat dan konfederasi buruh mengadakan pertemuan dengan sejumlah pejabat negara. Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Ketua Umum KSPSI Jumhur Hidayat, Presiden KSPI Said Iqbal, Presiden KSPSI Andi Gani, serta Ketua KSBSI Elly Rosita Silaban.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dalam sambutannya mengungkapkan rasa terima kasih atas kebersamaan para pimpinan serikat buruh yang hadir dalam acara silaturahmi. Ia menyatakan bahwa salah satu peran DPR adalah menjembatani aspirasi, dan pertemuan ini bertujuan untuk menyatukan suara antara pekerja dan pemerintah agar tetap kompak.

Dasco menekankan bahwa pekerja, pemerintah, dan DPR perlu tetap bersatu untuk menghadapi tantangan ekonomi global yang ada.

“Kita harus memiliki tekad yang sama, bahwa apapun yang mengancam kelangsungan ekonomi dan kehidupan negara, buruh, pekerja, dan pemerintah harus bersatu untuk menghadapinya, agar Indonesia bisa menjadi lebih cerah,” ujar Dasco.

Ia juga menyatakan bahwa Indonesia memiliki prospek yang sangat baik di masa depan berkat kekayaan alam yang dimiliki serta sumber daya manusia yang sebenarnya memiliki potensi besar.

Dasco juga menekankan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan upah buruh hingga 10 persen dalam waktu dekat.

“Kita berdoa agar upah pekerja dapat dinaikkan secara bertahap, dan dalam waktu dekat, kenaikannya bisa mencapai 10 persen. Ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kita,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Marsudi Syuhud, menyampaikan pandangannya mengenai narasi pesimisme yang beredar.

“Narasi pesimisme seperti ‘Indonesia gelap’ muncul ketika ekspektasi masyarakat tidak sejalan dengan realitas, terutama ketika menghadapi tekanan ekonomi atau penurunan pendapatan,” ujar Marsudi.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara harapan dan kenyataan dalam mengelola sumber daya yang terbatas.

Marsudi juga menyoroti pentingnya optimisme dalam membangun negara.

“Pendekatan ini sejalan dengan ajaran agama yang menekankan pentingnya membangun dengan semangat optimisme dan kebersamaan, bukan dengan rasa takut atau saling menyalahkan,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa kritik harus disampaikan secara terbuka dan bertanggung jawab agar tidak menimbulkan perpecahan, tetapi menciptakan semangat bersama untuk membangun bangsa.

Marsudi menekankan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh narasi negatif, melainkan untuk melihat peluang dan upaya yang telah dilakukan pemerintah dalam menjaga kelancaran pembangunan nasional.

[edRW]

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG Perluas Jangkauan hingga Papua

8 October 2026 - 06:41

BGN Perbaharui PKS dengan Mitra Pengelola Dapur SPPG Demi Perbaikan Tata Kelola

8 October 2026 - 06:41

Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG Jadi Bukti Program Prioritas Berorientasi Rakyat

8 October 2026 - 06:41

BGN Hadirkan 13 SPPG Baru untuk Perluas Jangkauan MBG di Papua

8 October 2026 - 06:41

Pemerintah Perkuat Pengawasan Anggaran Tingkatkan Integritas Program MBG

8 October 2026 - 06:41

Trending on Berita