Menu ✖

Dark Mode
Dari Deteksi Dini hingga Penyuluhan, Pemerintah Perkuat Pencegahan Karhutla Pemerintah Percepat Penanganan Karhutla melalui Pemadaman Terpadu dan Inovasi Teknologi Bantuan Karhutla Diperkuat, Pemerintah Prioritaskan Perlindungan Masyarakat Terdampak Kabut Asap Ketegasan Hukum Karhutla Sebagai Bukti Nyata Negara Hadir Melindungi Warga Perkuat Pencegahan Karhutla, Pemerintah Siapkan Badan Restorasi Gambut dan Mangrove yang Lebih Fleksibel Pemerintah Pastikan Penanganan Karhutla Dipercepat, Enam Provinsi Jadi Fokus

Berita

Masyarakat Diimbau Jaga Stabilitas Keamanan Jelang Reuni 212

badge-check


					Masyarakat Diimbau Jaga Stabilitas Keamanan Jelang Reuni 212 Perbesar

JAKARTA – Menjelang mencuatnya isu penyelenggaraan reuni kelompok 212, masyarakat kembali diajak menjaga stabilitas keamanan serta tidak mudah terpengaruh ajakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Kegiatan publik tetap diperbolehkan selama berlangsung sesuai aturan dan tidak menimbulkan kegaduhan di ruang sosial.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan bahwa Pemprov DKI mendukung kegiatan warga selama berlangsung tertib dan damai. “Kami menghormati pelaksanaan Reuni Akbar 212, tetapi kami mengimbau agar seluruh peserta menjaga ketenangan, ketertiban, dan kenyamanan publik. Silaturahim dan doa bersama dapat berjalan baik bila semua pihak saling menjaga,” ujarnya.

Ajakan ini disampaikan seiring meningkatnya percakapan publik terkait kegiatan tersebut. Pemerintah berharap masyarakat mengedepankan sikap tenang dan mempertimbangkan ulang ajakan yang berpotensi memicu kerumunan besar, terutama bila berisiko disusupi isu provokatif.

Sebelumnya, Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), Ace Hasan Syadzily, juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap maraknya provokasi di ruang digital. Ia menekankan bahwa derasnya arus informasi di media sosial kerap dimanfaatkan berbagai pihak untuk menimbulkan kegaduhan. “Pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap derasnya arus informasi di era media sosial,” ucapnya beberapa waktu lalu.

Ace menilai keberadaan aktor-aktor yang tidak menginginkan Indonesia terus maju perlu menjadi perhatian bersama. Ia menyebut ruang digital kerap dijadikan sarana memancing emosi publik. “Banyak pihak yang tidak menginginkan Indonesia maju, (mereka) memanfaatkan ruang digital untuk menyebarkan provokasi,” ungkap Ace.

Pemerintah mengimbau masyarakat tetap jernih menyikapi informasi yang berseliweran, terutama yang mengarah pada ajakan berkumpul dengan narasi provokatif. Masyarakat diharapkan mengutamakan ketenangan dan menjaga suasana kota agar tetap kondusif. Selain itu, aparat bersama pemerintah daerah memastikan aktivitas warga berjalan normal tanpa gangguan, termasuk dari ajakan-ajakan yang dapat mengganggu kestabilan sosial.

Dengan kewaspadaan bersama, pemerintah berharap masyarakat tidak mudah diarahkan oleh narasi yang tidak bertanggung jawab dan mengutamakan ketertiban demi kenyamanan seluruh warga Jakarta. *

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dari Deteksi Dini hingga Penyuluhan, Pemerintah Perkuat Pencegahan Karhutla

15 October 2026 - 00:00

Hot Spot Nasional Turun, Bukti Nyata Kerja Keras Pemerintah Mengendalikan Karhutla

15 October 2026 - 00:00

Pemerintah Gerak Cepat Bantu Korban Karhutla, Perkuat Pemadaman dan Salurkan Bantuan

15 October 2026 - 00:00

Presiden Intruksikan 70 Ribu Personel Gabungan Percepat Pemadaman Karhutla

15 October 2026 - 00:00

Inovasi Teknologi dan Sinergitas Lintas Instansi Dukung Percepatan Penanganan Karhutla

15 October 2026 - 00:00

Trending on Berita