Menu ✖

Dark Mode
Program MBG Menjadi Fondasi Strategis Generasi Emas dan Pemerataan Ekonomi Nasional Peningkatan Kualitas MBG sebagai Investasi Gizi dan Pendidikan Karakter Anak Indonesia Mengapresiasi Pembenahan Tata Kelola MBG untuk Pelayanan yang Lebih Baik Dua Tahun Prabowo-Gibran, Perluasan MBG Perkuat Pemerataan Gizi di Papua Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG Perluas Jangkauan hingga Papua Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemerintah Perluas Akses Gizi di Papua melalui MBG

Berita

Masuk Board of Peace, Indonesia Tawarkan Model Diplomasi Baru

badge-check


					Masuk Board of Peace, Indonesia Tawarkan Model Diplomasi Baru Perbesar

Jakarta, – Keterlibatan Indonesia dalam forum Board of Peace (BoP) menandai babak baru diplomasi Tanah Air di panggung internasional. Pemerintah menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar simbolik, melainkan bentuk konkret penguatan peran Indonesia dalam mendorong perdamaian dunia, khususnya terkait isu Palestina.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyebut keikutsertaan Indonesia dalam BoP sebagai sejarah baru dalam diplomasi RI. Menurutnya, selama ini Indonesia konsisten mendukung kemerdekaan Palestina melalui jalur diplomasi formal seperti penyampaian sikap di forum internasional, namun ruang keterlibatan langsung masih terbatas.

“Ini sejarah baru maksudnya sebelum-sebelumnya kita melakukan pendekatan terhadap sikap kita untuk kemerdekaan Palestina dengan cara tentu setiap ada aksi serangan kita mengecam, di PBB kita mengecam. Tapi sulit sekali kita masuk dan terlibat aktif sebagaimana yang diamanahkan oleh konstitusi,” kata Meutya.

Ia menegaskan bahwa kini Indonesia tidak hanya menyuarakan sikap, tetapi juga terlibat aktif dalam upaya stabilisasi dan misi kemanusiaan. Indonesia bahkan akan mengirimkan 8.000 pasukan perdamaian serta ditunjuk sebagai wakil komandan dalam misi International Stabilization Force (ISF). Penunjukan ini menunjukkan tingginya kepercayaan komunitas internasional terhadap profesionalisme dan rekam jejak Indonesia dalam misi perdamaian.

“Berarti untuk hal-hal giat kemanusiaan yang dilakukan oleh tentara-tentara tidak hanya Indonesia tapi banyak negara di sana, kita punya say atau komando yang cukup kuat,” ujarnya.

Keterlibatan ini dinilai sebagai lompatan besar dalam praktik diplomasi Indonesia. Jika sebelumnya Indonesia lebih banyak memainkan peran normatif melalui pernyataan politik dan dukungan moral, kini Indonesia memasuki fase diplomasi partisipatif yang lebih konkret dan operasional.

“Saya rasa ini yang membuat kita kemarin cukup lega, bangga, melihat hasil dari pertemuan pertama BoP yang kemarin diselenggarakan di Amerika,” lanjut Meutya.

Menurutnya, Indonesia tidak bisa lagi sekadar menjadi penonton dalam dinamika geopolitik global. Peran aktif dalam BoP menjadi bukti bahwa Indonesia siap mengambil tanggung jawab lebih besar dalam menjaga stabilitas dan perdamaian internasional.

“It’s a big step dan sudah saatnya,” tuturnya.

Langkah ini sekaligus mencerminkan implementasi amanat konstitusi yang menegaskan bahwa Indonesia ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Dengan masuknya Indonesia ke dalam Board of Peace dan peran strategis di ISF, Indonesia menawarkan model diplomasi baru—diplomasi yang tidak hanya bersuara lantang, tetapi juga hadir langsung di lapangan, membawa solusi, dan memperkuat posisi sebagai kekuatan penyeimbang yang kredibel di kancah global.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dua Tahun Prabowo-Gibran, MBG Perluas Jangkauan hingga Papua

8 October 2026 - 06:41

Pemerintah Perkuat Pengawasan Anggaran Tingkatkan Integritas Program MBG

8 October 2026 - 06:41

BGN Hadirkan 13 SPPG Baru untuk Perluas Jangkauan MBG di Papua

8 October 2026 - 06:41

BGN Perbaharui PKS dengan Mitra Pengelola Dapur SPPG Demi Perbaikan Tata Kelola

8 October 2026 - 06:41

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pemerintah Perluas Akses Gizi di Papua melalui MBG

8 October 2026 - 06:41

Trending on Berita