Menu

Dark Mode
Penegakan Hukum Karhutla Jadi Bukti Negara Tidak Kompromi Negara Hadir Melawan Karhutla Lewat Sanksi dan Pidana Tegas Izin Perusahaan Dibekukan, Pemerintah Tegas Tangani Kasus Karhutla Penegakan Hukum Karhutla Diperkuat, Korporasi Nakal Disanksi Tegas Berantas Korupsi Pendidikan, Pemerintah Selamatkan Masa Depan Generasi Bangsa   Pemerintah Perkuat Integritas Pendidikan Demi Menjaga Meritokrasi  

Berita

Koperasi Merah Putih Lakukan Ekspansi Unit Usaha Dukung Gentengisasi Nasional

badge-check


					Koperasi Merah Putih Lakukan Ekspansi Unit Usaha Dukung Gentengisasi Nasional Perbesar

Jakarta – Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) terus menunjukkan peran strategisnya sebagai motor penggerak ekonomi rakyat dengan melakukan ekspansi unit usaha ke sektor produksi genteng berbahan tanah liat. Langkah ini menjadi bentuk konkret dukungan terhadap program gentengisasi nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi desa berbasis potensi lokal.

Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono menegaskan bahwa Kopdes Merah Putih siap mengambil peran sebagai ujung tombak produksi genteng, terutama di daerah yang memiliki ketersediaan bahan baku tanah liat dan tradisi kerajinan yang telah berkembang. Menurutnya, ekspansi ini tidak hanya mendukung kebijakan nasional, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat desa.

“Iya bisa (produksi genteng), kita pokoknya Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih bisa, siap bikin genteng, apa susahnya? Ini justru peluang besar bagi koperasi untuk tumbuh dan menyejahterakan anggotanya,” ujar Ferry Juliantono.

Ferry menyampaikan hal tersebut usai penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Koperasi dan Serikat Petani Indonesia (SPI) tentang penguatan Kopdes Merah Putih di Jakarta. Ia menilai, produksi genteng dapat menjadi unit usaha unggulan koperasi desa karena berbasis kebutuhan nasional sekaligus memanfaatkan potensi yang sudah ada di daerah.

“Koperasi tidak harus selalu mulai dari nol. Kita bisa bermitra dengan perajin genteng yang sudah ada, lalu koperasi hadir untuk memperbesar skala produksi, memperkuat permodalan, dan memperluas pemasaran,” kata Ferry.

Melalui pola kemitraan tersebut, Kopdes Merah Putih diharapkan mampu menjadi agregator dan distributor, sehingga produk genteng lokal dapat dipasarkan secara lebih luas melalui jaringan koperasi di berbagai wilayah. Strategi ini dinilai efektif dalam memperkuat industri kecil berbasis masyarakat serta menciptakan lapangan kerja baru di desa.

Ferry juga menegaskan bahwa produksi genteng bukan hal baru bagi masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, Kopdes Merah Putih memiliki peluang besar untuk mengoptimalkan potensi tersebut sebagai bagian dari transformasi ekonomi desa yang berkelanjutan. “Genteng itu sudah lama diproduksi di daerah-daerah. Koperasi tinggal mengorganisasi dan memperkuatnya,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menyampaikan gagasan gentengisasi nasional sebagai gerakan besar untuk menggantikan atap seng dengan genteng tanah liat. Menurut Presiden, selain memperindah wajah Indonesia, penggunaan genteng juga meningkatkan kenyamanan hunian masyarakat.

“Saya ingin semua atap Indonesia pakai genteng. Proyeknya adalah proyek gentengisasi seluruh Indonesia, dan koperasi desa akan menjadi tulang punggungnya,” ujar Prabowo.

Dengan dukungan kebijakan pemerintah dan kesiapan Kopdes Merah Putih melakukan ekspansi unit usaha, program gentengisasi nasional diyakini tidak hanya memperkuat sektor perumahan, tetapi juga menjadi momentum kebangkitan ekonomi desa dan koperasi sebagai pilar utama pembangunan nasional.

Facebook Comments Box

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Izin Perusahaan Dibekukan, Pemerintah Tegas Tangani Kasus Karhutla

28 August 2026 - 22:34

Penegakan Hukum Karhutla Diperkuat, Korporasi Nakal Disanksi Tegas

28 August 2026 - 22:34

Korupsi Ditindak Tegas, Integritas Kampus Jadi Prioritas

28 August 2026 - 22:34

Pemerintah Perkuat Pemberantasan Korupsi di Sektor Pendidikan

28 August 2026 - 22:34

Debottlenecking Ekonomi Dipercepat, Pemerintah Kawal Kepastian Usaha

28 August 2026 - 22:34

Trending on Berita